Bulan: Maret 2012

PKS Siap Dikeluarkan Dari Koalisi

Medan, LasserNews.wordpress.com

Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq menegaskan bahwa PKS siap dalam setiap kondisi baik dalam koalisi maupun diluar koalisi. PKS siap demi kejayaan bangsa, demikian ungkap Luthfi Hasan Ishaaq dalam pidato politiknya pada penutupan Mukernas PKS tahun 2012 di Medan, Rabu (28/03) malam.

“PKS tidak akan memulai berseberangan, tapi jika kerja keras kita untuk kejayaan bangsa telah mengusik mereka maka kita siap untuk tidak bersama lagi,” ungkap Luthfi.

Hadir dalam penutupan Mukernas tersebut, Plt Gubsu Gatot Pudjo Nugroho dan para pengurus PKS se-Indonesia lainnya.

Menurut Luthfi, keputusan PKS bergabung dalam pemerintahan tidaklah berbuah manis dalam arti justru respon masyarakat lebih baik saat PKS tidak berkoalisi. Jadei PKS harus tetap solid dan bersama rakyat untuk kejayaan bangsa yang berkeadilan dan sejahtera.

Jadi seluruh kader mesti mempersiapkan diri dari cemoohan pihak lain sebab mereka tidak tau dan tidaklah paham seperti apa kebersamaan yang terjalin selama ini. Jadi tetaplah bekerja keras dan biarkan masyarakat yang menilainya, ujar Luthfi. (SR)

Target Operasional Kuala Namu Molor Hingga Tahun 2013

Medan, LasserNews.wordpress.com

Rencana target operasional Bandara Udara Kuala Namu Internasional tergeser hingga ke pertengahan tahun 2013 mendatang sebab masih terhalang oleh beberapa masalah yang yang cukup serius terutama masalah pembebasan lahan dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Deputi Bidang Ekonomi Sekretariat Wakil Presiden (SESWAPRES) RI, Tirta Hidayat PhD mengatakan bahwa masalah utama yang menjadi kendala percepatan proyek Bandara Kuala Namu adalah masalah tanah yang hingga kini masih terus dalam proses dan tahap final pembebasan yang melibatkan seluruh instansi terkait dari jajaran pemerintah pusat maupun daerah (provinsi dan kabupaten) setempat.

Bahwa masalah yang menonjol sebagai kendala utama dalam proyek pembangunan Bandara Kuala Namu ini adalah masalah lahan yang semula dikuasai beberapa BUMN dan masyarakat. Hingga saat ini porsi pembebasan masih mencapai 65 persen sehingga operasional bandara ini baru bisa efektif kira-kira Maret atau Mei 2013 mendatang, demikian kata Tirta Hidayat kepada pers di Medan, Kamis (29/03) di aula lantai 25 Hotel Swissbell Medan dalam rapat intensif dengan para pejabat terkait dari sejumlah instansi pusat serta daerah (provinsi dan kabupaten) dengan Tim SESWAPRES RI dari Jakarta.

Rapat tertutup dan terbatas ini dihadiri oleh Bupati Serdang Bedagai Ir T Erry Nuradi, Staf Ahli Gubsu Ir Alexius Purba, Pejabat BPN Pusat Jaffar Siddik Rowland, Arief Heryanto dari Dirjen Kereta Api Dephub, Bambang Sumarsono dari Ditjen Bea dan Cukai, Bambang Widodo dari Ditjen Imigrasi, Timbul Tursandi dari Kementerian BUMN, Kepala Satker Proyek Bandara Kuala Namu Ir Dervin Sinaga, pejabat BPN Deli Serdang Ali Ritonga, serta utusan dari BUMN seperti Pertamina, PLN dan perusahaan swasta (perkebunan) yang terkait dengan proses pembebasan lahan sekitar Kuala Namu seperti PT London Sumatera.(SR)

Lagi, PRT Dianiaya di Medan

Medan, LasserNews.wordpress.com

Kembali Medan dikejutkan dengan cerita pilu dari dua orang PRT asal Jawa Barat yang dianiaya oleh majikannya yang kali ini dari kalangan Tionghoa.

Diantara demo penolakan kenaikan BBM, dua orang PRT Kuraini (18) dan Nisa (17) melaporkan majikan Tionghoa ke SPK (Sentra Pengaduan Kepolisian) yang telah menyiksa dan menganiaya mereka dan bahkan sudah setahun tidak menerima gaji.

Karena berasal dari keluarga yang tidak mampu dan juga tidak tamat pendidikan sekolah dasar maka kedua sahabat itu menerima tawaran sebagai PRT di Medan dari seorang wanita yang mereka sapa Bu Nanik. Niat mereka adalah untuk membantu perekonomian keluarganya masing-masing.

Mereka diberangkatkan dari salah satu yayasan di Jakarta dan di Medan mereka ditempatkan di Graha Sunggal, Jalan Sunggal Medan milik pasangan Tionghoa Beny Chandra dan Lili Wikimiyati. Oleh majikan mereka ditawarkan gaji RTp 500 ribu/bulan masing-masing. Dan diperlakukan dengan sangat baik oleh majikan dan anak-anaknya.

Namun itu hanyalah berlangsung sebulan saja dan selanjutnya mereka kerap mendapatkan aniaya dan siksaan seperti dipukuli oleh sang majikan dan anak-anaknya bahkan sering dituduh mencuri padahal mereka tidak ada mencuri.

“Kadang-kadang kami hanya dikasi makan sehari sekali bahkan terkadang tidak dikasi makan,” ujar Nisa.

Bahkan kepala mereka sering dibenturkan ke didinding jika sedikit saja berbuat salah. Terakhir keduanya disuruh tidut digarasi mobil tanpa alas dan selimut.

Akhirnya, Rabu (28/03) sekira pukul 19.00 WIB keduanya berhasil melarikan diri keluar dari lantai II dan mereka hanya berputar-putar sebab tidak tau keadaan kota Medan.

Beruntung seorang pedagang mau menolong mereka dan diarahkan untuk melaporkan majikannya ke Mapolresta Medan. (NN)

Uhuuuyy!!! BBM Batal Naik!

Medan, LasserNews.wordpress.com

Kebijakan pemerintahan SBY-Boediono untuk menaikkan kenaikan BBM hanyalah lebih untuk mementingkan kepentingan-kepentingan partai dan golongannya saja sangatlah menyengsarakan rakyat Indonesia. SBY dianggap gagal memimpin Indonesia.

Banyak rakyat yang sengsara jika BBM dinaikkan sebab akan merembet pada kenaikan harga berbagai hal seperti : kenaikan sembako, biaya transportasi dan berbagai kebutuhan lainnya termasuk sandang dan bahan-bahan bangunan.
Jika semua naik namun gaji tetap atau tidak naik maka sang istrilah yang kelabakan untuk keuangan rumahtangga. Dan jalan paling mudah adalah memangkas kualitas dan kuantitas makanan di dalam rumah tangga. Belum lagi kebutuhan yang lainnya.

Secara otomastis makanan akan berkurang jumlah dan kualitasnya dan anaklah yang akan terkena dampak terburuk apalagi jika ada balita di dalam rumahtangga tersebut. Asupan gizi yang dibutuhkan tentunya tidak akan tercapai. Dan ini bisa menambah angka penderita gizi buruk di Indonesia.

Jika kebijakan seperti ini yang diambil pemerintahan SBY-Boediono kesejahteraan rakyat seperti apa yang diinginkan pemerintah sebenarnya? Inilah sebenarnya pemicu demo anti kenaikan BBM yang semakin hari semakin marak dan berakhir dengan anarkis. Bahkan perlawanan rakyat anti kenaikan BBM semakin luas dengan merusak berbagai fasilitas.

Setelah melalui hasil pemungutan suara (voting) dalam rapat paripurna DPR RI yang dipimpin Ketuanya Marzuki Alie, Jum’at (30/03) akhirnya pemerintah membatalkan untuk menaikkan harga BBM.

Sementara itu fraksi-fraksi koalisi pemerintahan juga terus menyampaikan usul variasi usul yang cukup beragam dalam klausul pasal 7 ayat 6a yang berbunyi, dalam hal harga rata-rata minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Oil Price/ICP) dalam kurun waktu berjalan mengalami kenaikan atau penurunan lebih dari 15 persen dari ICP yang diasumsikan dalam APBN Perubahan Tahun Anggaran 2012. Bahwa pemerintah berwenang melakukan penyesuaian harga BBM bersubsidi dan kebijakan pendukungnya. Dengan catatan di pasal penjelasan ini kenaikan dan penurunan yang terjadi adalah dalam kurun waktu enam bulan.

Namun ketiga fraksi oposisi yakni F-PDIP, F-Gerindra dan F-Hanura dengan tegas menolak dimasukkannya ayat tambahan tersebut. Menurut ketiga fraksi koalisi tersebut Bahwa ayat tambahan tersebut adalah “pasal siluman” yang berupa siasat saja untuk tetap menaikkan harga BBM 6(enam) bulan kemudian. (SR)

Benarkah Golkar Tolak Kenaikan BBM?

Jakarta, LasserNews.wordpress.com

Cukup mengejutkan! Kamis (29/03) tadi malam Partai Golkar secara resmi mengeluarkan sikap politiknya terkait rencana pemerintah menaikkan BBM.

Menurut Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham dalam konferensi pers di kantor DPP Partai Golkar Jakarta bahwa untuk saat ini tidak perlu menaikkan BBM.

Namun Partai Golkar menyerahkan kepada pemerintah untuk mengambil kebijakannya. Partai Golkar melalui fraksinya di DPR akan tetap mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak sejalan dengan kepentingan rakyat.

Menurut Marham, Partai Golkar tetap mempertahankan subsidi energi sebesar Rp 225 triliun dalam APBN 2012.

Badan Anggaran DPR juga mengajukan dua opsi subsidi energi. Opsi pertama, subsidi energi sebesar 225 triliun dengan rincian subsidi BBM senilai Rp 137 triliun, subsidi listrik 65 triliun dan cadangan risiko fiskal energi Rp 23 triliun.

Opsi kedua kedua yakni subsidi energi sebesar Rp 266 triliun dengan rincian subsidi BBM Rp 178 triliun, subsidi listrik Rp 65 triliun dan cadangan resiko fiskal energi Rp 23 triliun.

Pemerintah cenderung memilih opsi dengan konsekwensi menaikkan harga BBM sebesar Rp 1.500,- namun keputusan naik atau tidak akan diputuskan dalam rapat paripurna DPR. (irrv)

Ir H Riadil Akhir Lubis MSi : Pra Musrenbang Sebagai Evaluasi Pembangunan Provsu Yang Telah Terlaksana dan Belum Terlaksana

Medan, LasserNews.wordpress.com

Pra Musyawarah Rencana Pembangunan Sumut diadakan di Hotel Tiara Medan, Rabu (28/3) dan Kamis, (29/3) oleh Bappeda Sumut. Dalam Pra Musrenbang ini menurut Ketua Bappeda Sumut, H Riadil Akhir Lubis mengatakan bahwa disini para pimpinan SKPD Sumut dan Ketua Bappeda Kabupaten/kota berdiskusi dan untuk memaparkan evaluasi pembangunan di Sumut tahun 2010 – 2012 dan untuk menyusun strategi pembangunan Provinsi Sumut tahun 2013.


H.RIADIL AKHIR LUBIS

Materi pemaparan rencana kerja pemerintah tahun 2013 merupakan prioritas nasional dan isu strategis nasional. RKPD 2013 merupakan tahun terakhir pelaksanaan RPJMD Provsu 2009 – 2013. Seluruh SKPD Provsu agar mengevaluasi program/kegiatan yang belum terlaksana dan target kinerja yang telah dan belum tercapai di akhir tahun 2013.

Dalam acara ini akan direncanakan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provsu yang akan diadakan pada tanggal 2 April – 5 April 2012 di Tiara Convention Hall Jalan Cut Meutiah Medan.

Sementara thema Musrenbang ini adalah “Mewujudkan Kemandirian Masyarakat Sumut Melalui Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi.”

Perencanaan pembangunan menurut UU No 25 tahun 2004 adalah suatu proses untuk menentukan tindakan masa depan yang tepat, melalui urutan pilihan dengan memperhitungkan sumber daya yang tersedia.(SR)

M. Roem : Dinas Pertanian Bekerja Sama Dengan Kepolisian Antisipasi Penyelewengan Pupuk

Medan, LasserNews.wordpress.com

Untuk mencegah penyelewengan pupuk bersubsidi meski pengamanan sudah diperketat dengan mengubah warna pupuk menjadi pink, Dinas Pertanian Sumut menggandeng Kepolisian untuk ikut mengawasinya.

Peningkatan pengawasan itu dimaksudkan untuk menjagaproduksi padi petani menyusul target yang cukup dari pemerintahan pusat yakni sebesar 4,207 juta ton Gabah Kering Panen (GKP).

“Bahwa peningkatan pengawasan termasuk bekerja sama dengan Poldasu dilakukan untuk mencegah atau menekan penyelewengan pupuk bersudsidi yang merugikan pemerintah dan petani,” uangkap Dinas Pertanian Sumut M Roem di Medan (26/03).

Dikatakannya bahwa beban target produksi dari pemerintah pusat sebesar 4,207 juta ton GKP naik cukup besar dari target 2011 sebesar 3,659 juta ton dengan dengan angka realisasi 3,607 juta ton GKP.

Sebenarnya awal target 2012 hanya 3,765 juta ton GKP tetapi dengan alasan potensi Sumut cukup besar dan dijadikannya Sumut sebagai salah satu lumbung nasional, ujarnya.

Selain membuka areal baru, Dinas Pertanian Sumut berupaya meningkatkan produktivitas panen yang lebih tinggi dari 47,74 kwintal per hektare pada 2011 melalui penggunaan benih unggul dan menjaga pemupukan yang tepat. “Dan diharapkan penyaluran pupuk bersubsidi harus benar-benar dijaga agar sampai ke tangan petani,” tegasnya.

Pemerintah berharap Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk area yang relatif murah Rp 1600 per kilogram dengan warna yang ditukar menjadi pink dan pengawasan ketat diharapkan dapat membantu petani meningkatkan produksi dan produktivitas hasil tanamannya. (SR)

Sonny Firdaus : Semoga Muncul Master-master Baru di Dunia Percasi

Medan, LasserNews.wordpress.com

Rapat tertutup para pengurus Percasi Kota Medan setelah acara pelantikan Percasi Kota Medan periode 2012 – 2016, 28 Februari 2012 yang lalu di Gedung PWI Medan, diadakan di Kampus STIE Jalan Perbaungan Medan, 26 Maret 2012.

Rapat ini adalah untuk membahas progran kerja Pengurus Percasi periode 2912 – 2016 nantinya. Juga diwacanakan dari KONI Kota Medan untuk mengadakan Turnamen Catur Terbuka dengan bantuan dana dari KONI. Juga untuk penyerahan SK Pengusrus Kota Percasi Medan periode 2012 – 2016.

Menurut Sonny Firdaus, Ketua Pengurus Kota  Percasi Medan mengatakan bahwa  dirinya adalah orang baru di bidang Percasi tapi sudah lama mengenal catur. “Saya berharap dengan adanya even ini akan muncul nama-nama baru sebagai Master-master Percasi Kota Medan dan juga diharapkan adanya pemain-pemain junior baru yang berasal dari tingkat SMP dan SMU. Ketua dan para Pengurus Percasi Kota Medan juga telah membagi-bagikan catur sebanyak 1000 set kepada sekolah-sekolah yang memiliki murid-muridnya dapat mengasah kemampuannya di bidang percaturan.”(SR)

5 (Lima) Alasan Partai Demokrat Menaikkan BBM

Jakarta, LasserNews.wordpress.com

Partai Demokrat (PD) mendukung rencana pemerintah SBY menaikkan BBM. Menurut Husni Thamrin dalam jumpa pers Demokrat Pilih Kembalikan Subsidi ke Rakyat di Warung Daun, Jl  Cikini Raya Jakarta, Minggu (25/03).

Pertama adalah kebijakan kepada rakyat kecil karena menurut survei bahwa konsumsi BBM oleh kalangan menengah ke atas 10 kali lebih banyak dibandingkan rakyat miskin. Yang menikmati subsidi BBM adalah kalangan menengah ke atas padahal semestinya subsidi diberikan langsung kepada masyarakat, bukan subsidi harga BBM.

Kedua, kebijakan ini akan membuat kita berhemat sebab BBM merupakan sumber energi yang tak terbarukan dan akan habis dalam jangka waktu tertentu.

Ketiga, adalah pengalihan dana subsidi bisa digunakan untuk membangun infrastruktur dan pendidikan. Jadi pengalihan subsidi tersebut bisa digunakan untuk membiayai pembangunan.

Keempat adalah untuk mengurangi penyelundupan. Bahwa harga minyak kita relatif rendah dibandingkan dengan negara lain karena sering diselundupkan dan dijual ke negara lain.

Kelima adalah untuk memudahkan pemerintah selanjutnya karena dengan pengurangan subsidi BBM saat ini anggaran untuk pemerintah selanjutnya tidak akan terl;alu mengalami ketimpangan.

DPR dan pemerintah saat ini masih menggodok besaran kenaikan harga BBM. Rapat Menkeu dan Banggar DPR molor berjam-jam dan akan dilanjutkan kembali. Pemerintah mengusulkan BBM bersubsidi naik Rp 1500,-/liter karena APBNM tidak mampu menanggung kenaikan harga minyak dunia.

Sementara DPR terkesan menyerahkan pada pemerintah tentang kebijakan tersebut agar citranya tidak semakin turun. (irr)

Ramses Simbolon : Gerindra Tolak Kenaikan BBM

Medan, LasserNews,wordpress.com

Kenaikan BBM juga mendapat respon dari Partai Gerindra. Dengan adanya kenaikan BBM maka daya beli masyarakat akan menurun sebab kenaikan BBM selalu memicu naiknya harga sejumlah bahan pokok dan kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Ketua DPD Gerindra Sumut Ir Ramses Simbolon MSa mengatakan kenaikan BBM bukanlah solusi untuk menekan beban subsidi di APBN. Jadi sebagai partai pejuang maka ada lima alasan Partai Gerindra menolak kenaikan BBM, Kamis (22/03).

Pertama, kenaikan harga BBM hanya akan semakin mempersulit kehidupan rakyat. Kedua, pemerintah semestinya melakukan evaluasi atas produksi minyak dan gas nasional yang terus menerus menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Turunnya produksi minyak dan gas akibat kurangnya eksplorasi dan eksploitasi yang sudah ada. Jika produksi nasional naik dan impor turun maka harga akan terjangkau meski pun harga minyak dunia naik.

Ketiga, semestinya pemerintah menghemat anggaran untuk belanja pegawai yang terus meningkat sementara subsidi BBM turun drastis. Jika dikalkulasi dengan tepat dapat menghemat APBN tanpa perlu menaikkan harga BBM. Keempat, pemerintah mesti memikirkan energi alternatif yang terbaru seperti biodiesel dan bioetanul. Seterusnya penggunaan panas bumi untuk jangka menengah dan panjang. Kelima, jangan penghitungan harga BBM tergantung pada mekanisme pasar tapi sesuai konstitusi sebab negara ini bukan negara kapitalis, demikian ungkap Ramses.

Rencana pemberian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat sebagai kompensasi kenaikan BBM bagi masyarakat kecil bukanlah suatu solusi. Dengan naiknya BBM harga bahan pokok juga pasti naik.

Anggot DPC Gerindra juga akan turun ke jalan bersama rakyat menolak kenaikan BBM di DPRD Medan maupun DPRDSU sebelum kenaikan BBM yang ditetapkan 1 April 2012. (SR)