Iming-iming Jadi Anak Angkat Malah Diperbudak Selama Lebih 20 Tahun

Medan, LasserNews.wordpress.com

Akibat perlakuan kasar dan seringnya dianiaya oleh majikannya Sri Purwati alias Butet (30 tahun) nekad melarikan diri dari rumah majikannya di Jalan Brigjend Katamso G. Datuk, Kampung Baru Medan. Setelah melaporkan majikannya ke Mapolsekta Kota Medan, yang didampingi Kepling setempat 08 Februari 2012 lalu, Naomi dibawa ke rumah Aman  milik lembaga di bawah naungan Biro Pemberdayaan Perempuan Sumut sejak 10 Februari 2012 didampingi Rina Sitompul SH, Koordinator Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Anak Daerah Sumut.

Sri Purwati akan dijadikan anak angkat demikian kata manis P Mangaraja Siregar SH dan istrinya saat akan membawa Sri Purwati di usia 9 tahun ke rumah mereka saat itu. Boro-boro mau dijadikan anak angkat malah perlakuan kasar dan siksaan yang sering didapat  Sri Purwati sejak tinggal di rumah majikannya. Semua pekerjaan rumah tangga seperti mencuci, menggosok pakaian, memasak serta membersihkan rumah menjadi pekerjaannya sehari-hari. Bahkan bisa dikatakan Sri Purwasih telah diperbudak oleh majikannya tanpa gaji, makan dijatah dan dilarang bergaul dengan tetangga selama lebih dari 20 tahun.

Kasus ini adalah kasus perbudakan yang pertama kali di Sumut yang ditangani Rina Sitompul SH dan diharapkan kepada pihak kepolisian dapat menjerat sang majikan dengan pasal berlapis. Termasuk mengubah identitas diri Sri Purwati secara keseluruhannya. Ini bisa dilihat dari Kartu Keluarga P Mangaraja Siregar SH yang membuat nama Sri Purwati menjadi Sri Purwasih Naomi dengan status pembantu. “Kasus ini adalah mutlak pelanggaran HAM dan sangat tidak berperikemanusiaan,” tegas Rina Sitompul.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s