Aksi Mahasiswa Menolak Kenaikan BBM Berakhir Kisruh

Medan, LasserNews.wordpress.com

Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Jaringan Mahasiswa Intelektual Sumut (Jaminsu) melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan BBM di depan kantor DPRDSU, Jalan Imam Bonjol Medan, Selasa (20/03).

Dalam orasinya BEM dan Jaminsu menghimbau agar wakil rakyat tersebut jangan hanya diam tapi berteriaklah agar mau menyuarakan himbauan mereka kepada pemerintah. Jangan hanya menerima kebijakan pemerintah untuk menaikkan BBM. Mereka menghimbau agar anggota DPDRSU tersebut mau menemui mereka yang sedang berunjukrasa. Mahasiswa dalam orasi tidak mau kalau hanya satu atau dua orang anggota Dewan saja yang menemui mereka sebab hal tersebut masih diragukan sampainya himbauan mereka kepada pemerintah.

Dan dihari Rabu (21/03) setelah para mahasiswa yang mengaku tergabung dari Front Mahasiswa Sumatera Utara membawa massa yang lebih besar lagi yang terdiri dari FMN, SMI Cabang Medan, HMI FISIP USU, FORMADAS, GEMA PRODEM, PEMA FISIP USU, FAMUD, BARMAS UMSU, BARSDEM, KDAS, KAM ITM, KAM UNIMED, PEMA FARMASI USU. Mereka berorasi dan berteriak yel-yel menolak kenaikan BBM dan mengecam kebijakan pemerintahan SBY-Boediono di depan gedung Dewan. Beberapa anggota Dewan yang menemui mereka ditolak sehingga disepakati empat perwakilan untuk masuk ke gedung Dewan untuk menyaksikan langsung pengiriman pernyataan sikap mereka melalui faksimile DPRDSU.

Namun karena terlalu lama terjadi aksi saling dorong antara mahasiswa dan polisi sehingga pintu gerbang roboh dan hamper menimpa seorang polisi. Melihat hal tersebut polisi menyerang balik mahasiswa yang memukul dan mendorong mahasiswa. Lalu terjadi lemparan batu dari mahasiswa dan polis, lalu polisi menyemprotkan gas airmata kepada mahasiswa dari mabil water canon yang memang sudah disediakan jika terjadi aksi kekerasan. Mahasiswa memang bubar tetapi tetap melakukan aksi lempar batu dan salah satunya mengenai Kanit Shabara Polresta Medan, KomPol Benny K Saragih sehingga kepalanya terluka.

Akibat hal tersebut puluhan polisi berkendaraan sepeda motor langsung diturunkan untuk mengejar para pengunjukrasa dan berhasil menangkap 37 orang mahasiswa dan diamankan ke Polresta Medan Jalan HM Said. Mereka dikenakan pasal perusakan dan penganiayaan. (SR)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s