Uhuuuyy!!! BBM Batal Naik!

Medan, LasserNews.wordpress.com

Kebijakan pemerintahan SBY-Boediono untuk menaikkan kenaikan BBM hanyalah lebih untuk mementingkan kepentingan-kepentingan partai dan golongannya saja sangatlah menyengsarakan rakyat Indonesia. SBY dianggap gagal memimpin Indonesia.

Banyak rakyat yang sengsara jika BBM dinaikkan sebab akan merembet pada kenaikan harga berbagai hal seperti : kenaikan sembako, biaya transportasi dan berbagai kebutuhan lainnya termasuk sandang dan bahan-bahan bangunan.
Jika semua naik namun gaji tetap atau tidak naik maka sang istrilah yang kelabakan untuk keuangan rumahtangga. Dan jalan paling mudah adalah memangkas kualitas dan kuantitas makanan di dalam rumah tangga. Belum lagi kebutuhan yang lainnya.

Secara otomastis makanan akan berkurang jumlah dan kualitasnya dan anaklah yang akan terkena dampak terburuk apalagi jika ada balita di dalam rumahtangga tersebut. Asupan gizi yang dibutuhkan tentunya tidak akan tercapai. Dan ini bisa menambah angka penderita gizi buruk di Indonesia.

Jika kebijakan seperti ini yang diambil pemerintahan SBY-Boediono kesejahteraan rakyat seperti apa yang diinginkan pemerintah sebenarnya? Inilah sebenarnya pemicu demo anti kenaikan BBM yang semakin hari semakin marak dan berakhir dengan anarkis. Bahkan perlawanan rakyat anti kenaikan BBM semakin luas dengan merusak berbagai fasilitas.

Setelah melalui hasil pemungutan suara (voting) dalam rapat paripurna DPR RI yang dipimpin Ketuanya Marzuki Alie, Jum’at (30/03) akhirnya pemerintah membatalkan untuk menaikkan harga BBM.

Sementara itu fraksi-fraksi koalisi pemerintahan juga terus menyampaikan usul variasi usul yang cukup beragam dalam klausul pasal 7 ayat 6a yang berbunyi, dalam hal harga rata-rata minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Oil Price/ICP) dalam kurun waktu berjalan mengalami kenaikan atau penurunan lebih dari 15 persen dari ICP yang diasumsikan dalam APBN Perubahan Tahun Anggaran 2012. Bahwa pemerintah berwenang melakukan penyesuaian harga BBM bersubsidi dan kebijakan pendukungnya. Dengan catatan di pasal penjelasan ini kenaikan dan penurunan yang terjadi adalah dalam kurun waktu enam bulan.

Namun ketiga fraksi oposisi yakni F-PDIP, F-Gerindra dan F-Hanura dengan tegas menolak dimasukkannya ayat tambahan tersebut. Menurut ketiga fraksi koalisi tersebut Bahwa ayat tambahan tersebut adalah “pasal siluman” yang berupa siasat saja untuk tetap menaikkan harga BBM 6(enam) bulan kemudian. (SR)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s