Dinas TRTB Terpaksa Bongkar 9 Unit Ruko

Medan, LasserNews.wordpress.com

Karena terbukti tidak memiliki Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB), Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) terpaksa membongkar 9 unit rumah toko (ruko) di Jalan Rahayu Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung.

Pembongkaran roko tersebut dipimpin Kabid Pemanfaatan dan Tata Ruang, Drs Ali Tohar MSi didampingi Kasi Pengawasan, Darwin.

“Bangunan itu terpaksa dibongkar karena terbukti tidak memiliki SIMB. Ini berarti si pemilik bangunan melanggar Perda No 9 Tahun 2002 tentang retribusi Izin Mendirikan Bangunan,” tegas Ali Tohar, Kamis (22/03).

Pemilik bangunan sebenarnya telah diberikan surat peringatan terkait pelanggaran yang telah dilakukan sampai tiga kali dilayangkan namun tidak diindahkan. Itulah sebabnya dilakukan pembongkaran secara paksa.Untuk melakukan pembongkaran, pegawai Dinas TRTB dibantu sejumlah personil dari Satpol PP, Polsek dan Koramil setempat.

Proses pembongkaran berjalan dengan aman dan lancar karena pemilik maupun pengawas bangunan tidak berusaha mencegah. Tim membongkar didinding bangunan berlantai dua tersebut dengan menggunakan martil besar.

Setelah selesai dibongkar, pekerja diminta tidak melanjutkan pembangunan kembali sebelum memilki SIMB.

Kemudian selanjutnya tim bergerak menuju Jalan Pertiwi, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung. Di tempat itu Ali Tohar memerintahkan anggotanya untuk membongkar bangunan pagar sepanjang lebih kurang 48 meter. Pembongkaran dilakukan karena tinggi pagar sekitar 3 meter, dipasang dengan kawat berduri dan keadaan tertutup.

“Sesuai ketentuan yang berlaku, tinggi pagar tidak boleh melebihi 1,25 m dan harus terbuka,” jelasnya.

Proses pembongkaran sempat terganggu sebab seorang pria yang diperkirakan pemilik bangunan pagar menolak dilakukan pembongkaran. Sebab sebelumnya pagar miliknya pernah dirubuhkan Dinas TRTB karena dibangun melebihi ketentuan yang telah ditetapkan. Begitu pembongkaran hendak dilakukan kembali, pria itu bersikukuh menghalanginya.

Namun Ali Tohar tetap memerintahkan anggotanya untuk mengukur ketinggian pagar. Setelah diukur ketinggiannya pas 1.25 meter barulah dibongkar bagian atasnya.

Pemiliknya diingatkan untuk segera mematuhi ketentuan tersebut jika tetap dibangun dengan ketinggian 3 meter maka akan tetap dibongkar kembali, tegasnya. (irrv)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s