Bulan: April 2012

Persediaan Beras Meningkat Namun Konsumsi Beras Menurun

Medan, LasserNews.wordpress.com

Kepala BKP (Badan Ketahanan Pangan) Sumut, Ir Setyo Purwadi mengatakan bahwa program diversifikasi pangan yang digalakkan menghasilkan tingkat konsumsi beras di Sumatera Utara mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir ini sekitar 1,89 persen per tahun.

Selanjutnya Setyo Purwadi mengatakan bahwa dengan berkurangnya konsumsi beras dimasyarakat maka ketahanan pangan akan terwujud. “Satu diantara program kami adalah menurunkan konsumsi beras dan ini upaya peningkatan ketersediaan bahan pangan melalui kebijakan intensifikasi, ekstensifikasi pengembangan cadangan pangan dan diversifikasi bahan pangan,” ujarnya.

Purwadi menguraikan bahwa konsumsi beras masyarakat Sumut tahun 2009 berkisar 139,50 kg per kapita per tahun. Ditahun 2010 mengalami penurunan menjadi 136,85 kg per kapita per tahun. Berdasarkan analisis situasi pangan ditahu 2011 kembali menunjukkan penurunan denagn kisaran 134,24 per kapita per tahun.

Untuk kembali mendapatkan penurunan konsumsi beras ditahun ini, pihaknya akan melakukan upaya sosialisasi peningkatan konsumsi bahan pangan non beras serta membangkitkan kearifan lokal di Sumut. Seperti mengkonsumsi umbi-umbian sebelum makan nasi yang disebut denagn istilah ‘manggadong’ (memakan ubi), kentang, sayuran dan bahan pangan lainnya.

Diharapkan tepat ditahun 2013 pola pangan harapan di Sumut dapat meningkat menjadi 93 dari kondisi tahun 2010 sebesar 78,7. Dan upaya yang dilakukan antara lain melalui percepatan penganekaragaman konsumsi pangan. Langkah lainnya yang akan dilakukan BKP Sumut adalah ketersediaan beras di Sumut juga mengalami peningkatan yakni dari 2,063 juta ton pada tahun 2010 menjadi 3,085 juta ton pada tahun 2012.

Kondisi ini memberikan dampak positif pada peningkatan cadangan beras di Sumut dalam upaya mempertahankan surplus beras. (SR)..

Iklan

Kuasa Hukum RS Colombia Asia Tuding Anggota DPRD Arogan

Medan, LasserNews.wordpress.com

Kuasa hukum PT Nusatama Medicalindo atau RS Columbia Asia menuding bahwa anggota DPRD Sumut arogan dan tidak menghargai mitra kerjanya. Hal tersebut dikatakannya usai penundaan rapat dengar pendapat gabungan Komisi B, Komisi C dan Komisi E DPRD Sumut di gedung dewan, Rabu (11/04).

Rapat dengan Perusahaan Modal Asing (PMA) tersebut tadinyan adalah untuk mempertanyakan issue yang berkembang di media seperti pelanggaran UU kepemilikan PMA, pengemplangan pajak, hingga keikutsertaan akademi kebidanan yang tidak terdaftar sebagai PMA.

Namun anggota dewan merasa kecewa sebab jajaran direksi perusahaan tidak hadir dan hanya mengirimkan humas dan kuasa hukumnya saja. Lembaga DPR merasa dilecehkan dan rapat pun ditunda dan dijadwalkan kembali bulan depan dalam Badan Musyawarah (Banmus).

Rapat bahkan sempat ‘memanas’ sebab pihak PT Nusatama Medicalindo merasa tidak dihargai bahkan menurut Julheri DPRD terkesan mengusir mereka dan ada ungkapan jika gedung dewan agak mencekam sebab anggota dewan membentak-bentak mereka.

“Hari ini DPRD Sumut menunjukkan kearogansian kekuasaannya. Dan karena kami jelas dilindungi oleh UU sebagai advokat jadi boleh beracara dalam ligitasi dan non ligitasi. Tindakan yang dilakukan para anggota DPRD Sumut terhadap kami yang juga seakan-akan mengusir dari ruangan saya pikir adalah bentuk tindakan yang mempertontonkan arogansi kekuasaan,” ujar Julheri.

Julheri berharap kejadian tersebut adalah proses pembelajaran bagi semua pihak termasuk anggota DPRD Sumut dan pihaknya juga. Apalagi sebabgai masyarakat Sumut dirinya juga memberi kontribusi terhadap pembangunan anggota dewan juga. “Saya juga membayar pajak penghasilan yang dikumpulkan untuk membangun kantor ini.”

Lembaga DPR juga membuat UU tentang advokat dan harus menghargai UU itu. Julheri kemungkinan akan menyurati lembaga profesi tersebut untuk lebih melakukan kajian terhadap UU itu agar semua pihak dapat menghargai UU tersebut. Sangat mengecewakan jika pendapat DPRD menyatakan tidak ada aspek hukumnya dan hal tersebut sangat menyedihkan bagi kita yang berlatar belakang pendidikan hukum.

Ketua Komisi B DPRD Sumut, Tengku Dirkansyah mengatakan rapat ditunda karena kehadiran perusahaan yang belum sesuai dengan yang diharapkan. Yang diharapkan tidaklah diwakili namun didamping oleh kuasa hukumnya dan mereka hadir di sini. Dicky sangat memahami jika PT Nusatama merasa keadaan mencekam sebab psikologis mereka yang sudah beberapa kali diundang oleh DPRD Sumut seperti Komisi A, Komisi C dan Komisi E juga. Dan jika dikatakan membentak tidaklah betul karena hanya suara saja yang keras khas Sumut, ungkapnya. (SR)

Kapoldasu Sumut : Propamkan AKBP Yustan Alpiani

Medan, LasserNews.wordpress.com

Menurut Kabid Humas Poldasu, Kombes Raden Heru Prakoso dan Kasubdit Pengelola Informasi AKBP MP Nainggolan, Kapoldasu merespon agar kedua wartawan yang dipanggil paksa dan diinterogasi selama 3 jam oleh Polres Asahan pada dua wartawan untuk mempropamkan AKBP Yustan Alpiani.

Kemudian ditegaskan MP Nainggolan di ruang kerjanya bahwa laporan kedua wartawan dan juga masyarakat yang merasa dirugikan oknum Polri pasti akan ditangani sesuai prosedur Propam.

“Jika merasa dirugikan atas perbuatan Kapolres Asahan segera laporkan ke Propam. Itu merupakan hak setiap warga negara. Nanti akan diproses,” kata Nainggolan.

Juga dikatakan Nainggolan dia sudah menghubungi Kapolres AKBP Yustan Alpiani menanyakan kenapa sampai memanggil dan memeriksa wartawan pemberi ionformasi adanya pengangkut kayu. Jawaban Yustan bahwa pihaknya cuma ingin mengetahui apakah ada temuan baru soal kayu tersebut.

Terpisah disebutkan kalau tindakan interogasi dan panggil paksa apalagi mempertemukan kedua wartawan dengan pengusaha kayu tidak dapat ditolerir berbagai elemen masyarakat. Tindakan polisi tersebut dapat mengancam nyawa si pemberi informasi (wartawan/masyarakat). Soalnya dikhawatirkan si pengusaha kayu akan menyimpan dendam dan mengenali wajah kedua wartawan tersebut.

“Berarti ini namanya oknum polisi mau menyelamatkan diri dan dugaan kelancaran setoran illegal namun mengorbankan narasumber. Undang-undang Perlindungan saksi juga ada. Wartawan sudah dipanggil paksa dan diinterogasi lalu dipertemukan pula dengan orang yang dicurigai berbuat kriminal. Legal atau illegal kayu yang diangkut truk sesuai yang dilaporkan masyarakat atau wartawan yang menentukan adalah penyidik Polri. Bisa saja dikatakan legal karena dicurigai ada sesuatu,” kata aktifis hukum Sumut, Mulkan SH di Medan.

Hal senada dikemukakan masyarakat Kabupaten Asahan dan berbagai elemen yang meminta agar Kapoldasu meninjau ulang jabatan AKBP Yustan Alpiani sebagai Kapolres. Sebab tindakan yang tidak profesional Kapolres dan jajarannya dikhawatirkan akan menjadikan Asahan tidak kondusif ke depannya.

Pemanggilan paksa dan interogasi serta mempertemukan (konfrontier) wartawan dengan si pengusaha adalah bentuk pengekangan serta intimidasi jurnalis/warga. Diduga agar jurnalis dan elemen masyarakat lainnya jangan melakukan pengawasan atau kontrol sosial soal maraknya perambahan hutan, judi, penyelundupan di perairan Asahan, penimbunan BBM maupun pencurian CPO dan lainnya di Asahan, emikian menurut LSM Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara) Asahan, Hendra SP. (ds)

HUT ke-5 Nostalgia Fan’s Club Lagu “Cinta” di Medan

Medan, LasserNews.wordpress.com

Ballroom Grand Aston Hotel Medan, Jum’at malam Sabtu (13/04) terlihat meriah dengan hadirnya artis-artis ibukota penyanyi lagu cinta ditahun 1980-an dan tahun 1990-an dalam merayakan HUT ke-5 Nostalgia Fan’s Club Lagu “Cinta”.

Para pengunjung dari Merdeka Walk pun tampak berdatangan untuk melihat acara tersebut. Tembang-tembang lawas bernuansa cinta ditahun 1980-an dan tahun 1990-an pun terdengar menarik dan indah dinyanyikan kembali oleh penyanyi-penyanyi artis ibukota tersebut dan acara dipandu oleh presenter Helmy Yahya.

Tampak penyanyi-penyanyi ibukota tahun 1980-an dan tahun 1990-an yang hadir Sandro Tobing, Mus Mujiono, Tetty Manurung, Vonny Sumlang, Rita Sibutar-butar, Ermi Kullit, Norma Yunita, Ronny Sianturi dan lainnya. Ada juga penyanyi Annisa Bahar dan Syaiful Jamil yang juga tampak turut memeriahkan acara tersebut.

Plt Gubsu, Gatot Pudjo Nugroho juga didaulat untuk ikut menyanyikan sebuah lagu tahun 1990-an dan tampak cukup menghayati lagu tersebut.

Juga mantan Walikota Medan, Abdillah juga turut menyanyikan lagu dalam acara tersebut.

Syaiful Jamil pun dengan penampilannya yang atraktif ikut menyumbangkan lagu Terajana yang dibawakannya dengan diiringi seorang penonton wanita yang didaulatnya untuk menemaninya bergoyang.

Menurut Ruslan, salah seorang undangan mengatakan bahwa acara ini sangatlah menarik dan mengingat kembali nostalgia lagu-lagu cinta di era tahun 1980-an dan tahun 1990-an. Seakan mengingat masa lalu, ujarnya sambil bertepuk tangan memberikan applusan atas suara merdu Rita Sibutar-butar. (SR)

Jenazah Kebakaran Toko Elektronik Medan Dikremasi

Medan, LasserNews.wordpress.com

Ketujuh jenazah korban kebakaran yang terjadi di toko elektronik Brayan Jaya Jl. Kol Yos Sudarso No 141/2231, Selasa (10/04) lalu selesai dikremasi, Jum’at (13/04).

Sehari sebelumnya, Yu Ai Mei dan Yu Ai Thin/Julia telah dikremasi di krematorium Jl Le Ing Marga Ong Tanjung Morawa, Kamis (12/04).

Lalu lima jenazah yang lain, Ng Tjie Lung (83), Yu Ai Fang/Ana (39), Chelsy (15), Chelson (13), Chester diberangkatkan dari Balai Persemayaman Tanjung Mulia Hilir Jl K.L Yos Sudarso Km 7,4 No 09 Tanjung Mulia Medan Deli menuju tempat kremasi menggunakan dua mobil jenazah.

Suasana haru tampak menyelimuti keluarga korban dan beberapa kerabat masih meneteskan air mata. Dan rencananya abu kelima jenazah ini akan diletakkan di Vihara yang berada di Daerah Kebun Durian setelah dikremasi. Tentang ruko yang terbakar menurut pihak keluarga belum memikirkan kelanjutannya apakah akan dibangun kembali atau tidak. (NN)

Tiket Tujuan Medan-Aceh Habis Terjual Pascagempa

Medan, LasserNews.wordpress.com

Pascagempa tektonik yang mengguncang Aceh, Rabu (11/04) kemarin membuat penjualan tiket pesawat beberapa maskapai penerbangan di kota Medan dengan tujuan Medan-Lhokseumawe dan Medan_Simeulue habis terjual.

Menurut informasi bahwa penjualan tiket habis terjual sejak beberapa jam gempa terjadi. Tiket habis terjual karena banyaknya penumpang yang ingin melihat keadaan kota Lhokseumawe pascagempa.

Demikian dikatakan Andriani, staf King’s Travel Medan bahwa pada hari Rabu kemarin tiket pesawat habis terjual apalagi untuk rute Medan-Simeulue. Namun dua hari setelahnya tiket tidak terjual habis melainkan hanya ada peningkatan penjualan saja.

Harga tiket juga dikatakan naik dari biasanya. Harga tiket Medan-Simeulue hanya berkisar Rp 420.000 sebelum gempa namun pascagempa harga menjadi Rp 730.000. Dan diprediksi Sabtu harga tiket kembali normal. (SR)

Diduga Cemburu Anggota Genk Motor Tikam Mata Anak SMP

Medan, LasserNews.wordpress.com

Anggota genk motor menambah catatan kebutalan anggotanya yang diduga karena cemburu, Prana Ramadhan (14) menjadi korban karena melerai temannya yang bertikai, Sabtu (14/0-4) karena dicemburui anggota genk motor.

Prana Ramadhan, siswa SMPN 14 Medan ini terpaksa harus menjalani perawatan intensif di RSU dr Pirngadi Medan, Sabtu malam.

Menurut informasi bahwa kejadian itu dialami Ramadhan saat berlangsung acara kegiatan pentas seni terbuka di SMPN 14 Medan sehingga siswa dari sekolah lain pun turut meramaikan acara tersebut.

Beberapa jam setelah acara berlangsung muncul seorang remaja yang belakangan diketahui warga Pasar II Medan Perjuangan, pacar dari salah satu siswi di sekolah tersebut. Kemudian terjadi pertikaian antara remaja tersebut dengan siswa SMPN 14 Medan. Ramadhan yang mencoba melerai akhirnya malah menjadi korban amukan si pelaku yang dilanda amarah karena cemburu. Mata kiri Ramadhan ditusuk obeng hingga kelopak matanya robek.

Kejadian tersebut tentu saja membuat seluruh pelajar dan guru berikut staf-staf sekolah SMPN 14 Medan geger apalagi setelah melihat darah segar yang mengucur dari kelopak matanya. Dan si pelaku langsung melarikan diri begitu melihat korban tidak berdaya.

Pihak sekolah maupun pelajar dan guru mengaku sudah mengetahui identitas pelaku yang diketahui bukanlah siswa dari SMPN 14 Medan melainkan siswa sekolah lain.

Semula Ramadhan menolak untuk dibawa ke rumah sakit namun malam harinya karena tidak tahan menahankan sakit akhirnya Ramadhan meminta dibawa ke rumah sakit juga. Dan bersama beberapa teman dan didampingi pihak sekolah akhirnya Ramadhan dibawa ke RSU dr Pirngadi Medan dan segera ditangani oleh tim medis.

Menurut dokter luka yang dialami Ramadhan tidak begitu parah dan tidak dirawat inap hanya berobat jalan, ujar dokter yang menangani Ramadhan.

Pelaku diduga anggota genk motor adalah menurut sejumlah teman-teman Ramadhan. Dan mereka berencana untuk mencari si pelaku tersebut. (irrv)