Bulan: April 2012

Perkawinan Bahagia Dan Sehat Dengan Filosofi Tantra

Perkawinan yang lebih sehat dan bahagia bisa diwujudkan dengan filosofi Tantra yang merupakan konsep Hindu dan Buddhist dari zaman kuno. Namun tujuan menciptakan rasa koneksi dalam meningkatkan hubungan tidak ada hubungannya dengan seks. Konsep ini benar-benar efektif setelah melalui beberapa pembuktian studi.

Lakukan Hal-hal yang Mengatakan “Saya Mencintaimu” Lebih Keras Dibandingkan Kata-kata
Salah satu definisi cinta dalam Tantra adalah rasa senang yang intens yang antara lain terdiri dari mendengarkan. Jika anda tanya pada suami bagaimana pekerjaan dan keadaan di tempat kerjanya hari ini dan dia memberikan jawaban, jangan hanya dengarkan saja. Sentuh lengannya dan mengangguk untuk menunjukkan kepadanya bahwa anda ingin mendengar lebih.

Petualangan Kecil Yang Menyegarkan Cinta
Studi-studi menunjukkan bahwa petualangan kecil apa saja dapat menstimulir indra pasangan. Cobalah menikmati makanan baru bersama atau dansa bersama atau karaoke bersama. Jadi anda dapat menciptakan jalan baru neural yang memicu produksi dopamine (hormon perhatian) sehingga membantu anda menghargai satu sama lainnya.

Buat Pelukan Lebih Bermakna
Dalam filosofi Tantric, setiap kontak fisik adalah cara untuk bertukar energi yang membuat Anda serasi. Cara mudah untuk dekat dengan pasangan adalah pelukan yang paling sedikit 10 detik (3 kali lebih lama dari pelukan umumnya) di awal dan diujung hari. Studi-studi telah membuktikan khasiat ini. Kadar testosterone yang lebih tinggi membuat pria 3 kali lebih lama untuk merasakan aliran hormon bonding, oxytocin.

Tatap matanya
Ungkapan ‘mata adalah jendela jiwa” adalah berasal dari Tantra. Saling menatap ke mata satu sama lain selama ekstra 1 atau 2 ketukan setiap hari akan menciptakan kembali perasaan jatuh cinta. Alasannya karena para ahli menemukan bahwa kontak mata lama akan menstimulir produksi oxytocin penguat hubungan.

Katakan Hal-hal Yang Baik Yang Anda Pikirkan
Prinsip dasar Tantra adalah menunjukkan penghargaan dan respek satu dengan lainnya. Riset membuktikan bahwa hal ini benar-benar penting. Penghargaan dan respek satu dengan yang lainnya adalah prediktor pertama perkawinan dapat bertahan lama dan bahagia. Cara menunjukkannya mudah: selalu ingat mengucapkan terimakasih – yang sering kita lakukan kepada orang lain tetapi tidak sering kita lakukan kepada kekasih. Hal ini akan menciptakan aliran rasa senang dan akan membanjiri semua area dari hubungan.

Tetap Baik Ketika Kecewa Dan Marah
Tantra mengajarkan pentingnya bersikap baik bahkan ketika sedang marah dan kecewa. Daripada membuka diskusi dengan tuduhan lebih baik dimulai dengan kata-kata yang lebih lembut. Misalkan,”Saya menghargai bantuan kamu dalam hal ini.” Atau ,”Aku bisa memahami kamu tentang masalah ini.” Hal ini akan membuat anda akan lebih dekat dalam sekejab.

Rahudman, Ketua Komisariat APEKSI Wilayah I

Medan, LasserNews.wordpress.com

Wali Kota Medan, Drs H Rahudman Harahap MM didaulat menjadi Ketua Komisariat Wilayah I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) periode 2012-1015 di Hotel Grand Aston Medan, Selasa (10/04) dalam acara Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) I ke-5 APEKSI tahun 2012.

Rahudman memimpin paguyuban yang berisi 24 pemerintahan kota di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau dan Riau Kepulauan. Musyawarah ini juga menjadi forum diskusi yang mendalam terhadap issue strategis yang berkembang terutama dalam rangka memantapkan pelaksanaan otonomi daerah (otda). Dan sesuai dengan thema “Meningkatkan Daya Saing Daerah, Pelayanan Publik untuk Kesejahteraan Rakyat.”

Dalam kata sambutannya Rahudman mengatakan bahwa atas terpilihnya dirinya menjadi ketua dengan seluruh jajaran pengurusnya tentu memiliki konsekuensi sebagai amanah dari segenap anggota APEKSi,khususnya untuk menjalankan dan menggerakkan seluruh program kerja APEKSI dengan lebih baik dimasa mendatang.

Selanjutnya Rahudman mengatakan kalau kepengurusan APEKSI bukanlah ajang untuk mencari popularitas namun sebaliknya adalah memikul tanggung jawab yang besar dalam mengembangkan fungsi dan peran APEKSI sebagai kerangka membangun kapasitas daerah sekaligus untuk melaksanakna otda yang semakin efektif.
Konsekuensi otda berarti semua daerah mempunyai tanggung jawab yang sama untuk meningkatkan daya saing daerah, pelayanan publik serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.(SR)

Karyawan BICT Belawan Kembali Pulih dan Bekerja Lagi

Belawan, LasserNews.wordpress.com

Karyawan Koperasi dan karyawan Belawan Internasional Container Terminal (BICT) di Gabion yang mengalami keracunan, Kamis (22/03) yang lalu sudah kembali bekerja seperti biasa lagi. Semua bekerja seperti tidak ada kejadian apa-apa saat LasserNews berkunjung ke BICT di Gabion, Senin (02/04) untuk melihat keadaan para karyawan.

Hanya kantin tempat catering para karyawan BICT tampak ditutup dan tidak ada yang berjualan disana. Saat dikonfirmasikan kepada Suratman S Sos, Asisten Manejer Hukum dan Humas BICT tentang kantin yang tutup tersebut dikatakan untuk sementara kantin ditutup karena para karyawan merasa trauma untuk makan disana lagi. Jadi untuk sementara para karyawan beli diluar dan sebagian bawa bekal makanan dari rumah.

Menurut Suratman, dari 44 orang karyawan BICT dan karyawan Koperasi yang mengalami keracunan makanan, Kamis (22/03) yang lalu 34 orang diantaranya langsung pulih dan bisa bekerja seperti biasa. 10 orang diantaranya dirawat inap sehari saja dan sudah bisa pulang ke rumah keesokan harinya, Jum’at (23/03). Dan hari Sabtunya mereka sudah bekerja lagi seperti semula.

Saat ditanyakan apa penyebab keracunan tersebut, Suratman menjelaskan kemungkinan karena bahan makanan seperti ikan dan daging dan bumbu yang dibeli dari luar yang menjadi penyebabnya jadi untuk sementara kantin ditutup. Dan tidak diketahui sampai kapan akan mulai berjualan ataupun catering kembali.
Bida jadi untuk berjualan kembali harus melalui tender lagi karena ada banyak orang yang ingin berjualan dan membuat catering disana. (SR)

Rumah Warga Retak-retak Akibat Galian C Ilegal

Lubuk Pakam, LasserNews.wordpress.com

Warga di Desa Lanai Lama, Kecamatan Pantai Labu merasa resah selama hampir empat bulan ini akibat aktifitas galian C ilegal. Semua itu disebabkan truk pengangkut bahan galian C ilegal yang membuat kondisi jalan rusak dan beberapa rumah warga retak-retak.

“Kondisi jalan jadi tak nyaman dilintasi sejak adanya galian C ilegal karena truk pengangkut galian C melintas dari jalan kampung dan jika tidak hujan debu beterbangan dan bila hujan jalan berlumpur,” kata Buna salah seorang warga disana.

Keresahan tersebut sudah pernah dilaporkan kepada aparat desa setempat namun tidak ada realisasinya agar truk pengangkut material galian C ilegal bertonase berat itu dihentikan.

Malah semakin lama kegiatan galian C ilegal semakin menjadi-jadi selain membuat kondisi jalan yang terbuat dari tanah campur batu koral dengan lebar sekitar tiga meter dan panjang sekitar dua kilometer semakin rusak parah. Dan akibat lainnya rumah warga retak-retak.

Karenanya warga disana berharap agar Pemkab Deli Serdang melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menghentikan kegiatan galian C ilegal yang hanyak berjarak sekitar tiga kilometer dari pemukiman mereka.(NN)

Ketahuan Ngutak-ngatik Sepeda Motor, Babak Belur Dihajar Massa

Deli Serdang, LasserNews.wordpress.com

Saat sedang asik mengutak-ngatik stop kontak dan mencuri sepeda motor yang sedang diparkir, 2 pencuri babak belur dihajar massa, Sabtu (31/03) pukul 07.30 WIB di Dusun Segitiga Desa Aras Kabu Kecamatan Beringin.

Kedua pria tersebut, KL (50) warga Jalan Bersama Gang SMA Kecamatan Percut Sei Tuan dan ESP (38) warga Gang Seroja Helvetia Medan diserahkan ke Polsek Beringin Resort Deli Serdang.

Menurut informasi yang diperoleh sebelumnya seorang polisi berpangkat bintang bertugas di Polres Deli Serdang, Jimmi Tarigan (34) warga Desa Bangun Sari Kecamatan Tanjung Morawa mengendarai sepeda motor Honda Vario melintas di Jalan Lubuk Pakam-Batang Kuis. Setibanya di Dusun Segitiga Desa Aras Kabu Kecamatan Beringin karena lelah sehabis piket beristirahat dan memarkirkan sepeda motornya dipinggir jalan dan tidur di gubuk yang ada dipinggir jalan.

Melihat sepeda motor yang diparkir, 2 tersangka yang sebelumnya mengendarai Xeon langsung mendekati sepeda motor yang sedang parkir dan mengutak-atik kunci kontak dengan kunci T.

Saat hendak dibawa kabur sepeda motor tidak dapat distater. Disaat sibuk mengutak-ngatik kunci, warga sekitar curiga dan meneriaki maling. Tanpa dikomando puluhan warga langsung menghajar 2 pria tersebut hingga babak belur.

Untunglah seorang polisi yang bertugas di Polsek Beringin melintas dan langsung mengamankan kedua pencuri tersebut dari amukan massa. Mendengar ada keributan Jimmi Tarigan pun terbangun.Selanjutnya kedua polisi tersebut menyerahklan kedua tersangka ke Mapolsek Beringin. (NN)

Dinas TRTB Terpaksa Bongkar 9 Unit Ruko

Medan, LasserNews.wordpress.com

Karena terbukti tidak memiliki Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB), Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) terpaksa membongkar 9 unit rumah toko (ruko) di Jalan Rahayu Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung.

Pembongkaran roko tersebut dipimpin Kabid Pemanfaatan dan Tata Ruang, Drs Ali Tohar MSi didampingi Kasi Pengawasan, Darwin.

“Bangunan itu terpaksa dibongkar karena terbukti tidak memiliki SIMB. Ini berarti si pemilik bangunan melanggar Perda No 9 Tahun 2002 tentang retribusi Izin Mendirikan Bangunan,” tegas Ali Tohar, Kamis (22/03).

Pemilik bangunan sebenarnya telah diberikan surat peringatan terkait pelanggaran yang telah dilakukan sampai tiga kali dilayangkan namun tidak diindahkan. Itulah sebabnya dilakukan pembongkaran secara paksa.Untuk melakukan pembongkaran, pegawai Dinas TRTB dibantu sejumlah personil dari Satpol PP, Polsek dan Koramil setempat.

Proses pembongkaran berjalan dengan aman dan lancar karena pemilik maupun pengawas bangunan tidak berusaha mencegah. Tim membongkar didinding bangunan berlantai dua tersebut dengan menggunakan martil besar.

Setelah selesai dibongkar, pekerja diminta tidak melanjutkan pembangunan kembali sebelum memilki SIMB.

Kemudian selanjutnya tim bergerak menuju Jalan Pertiwi, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung. Di tempat itu Ali Tohar memerintahkan anggotanya untuk membongkar bangunan pagar sepanjang lebih kurang 48 meter. Pembongkaran dilakukan karena tinggi pagar sekitar 3 meter, dipasang dengan kawat berduri dan keadaan tertutup.

“Sesuai ketentuan yang berlaku, tinggi pagar tidak boleh melebihi 1,25 m dan harus terbuka,” jelasnya.

Proses pembongkaran sempat terganggu sebab seorang pria yang diperkirakan pemilik bangunan pagar menolak dilakukan pembongkaran. Sebab sebelumnya pagar miliknya pernah dirubuhkan Dinas TRTB karena dibangun melebihi ketentuan yang telah ditetapkan. Begitu pembongkaran hendak dilakukan kembali, pria itu bersikukuh menghalanginya.

Namun Ali Tohar tetap memerintahkan anggotanya untuk mengukur ketinggian pagar. Setelah diukur ketinggiannya pas 1.25 meter barulah dibongkar bagian atasnya.

Pemiliknya diingatkan untuk segera mematuhi ketentuan tersebut jika tetap dibangun dengan ketinggian 3 meter maka akan tetap dibongkar kembali, tegasnya. (irrv)