Bulan: Juni 2012

Sosialisasi Peraturan Keimigrasian dan Fasilitas Keimigrasian Bagi Para Pelajar Asing di Medan

Medan, LasserNews.wordpress.com

Bertempat di Grand Aston City Hall, Selasa (26/06) berlangsung acara Sosialisasi dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan dengan tema “Kerjasama Antar Instansi di Bidang Pengawasan Orang Asing Berupa Sosialisasi Peraturan Keimigrasian dan Fasilitas Keimigrasian Bagi Pelajar Asing Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan Tahun Anggaran 2012.”

Acara tersebut dihadiri Kepala Divisi Kantor Imigrasi Medan, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan Freemantee Aruan, Kabid Kanim Kelas I Khusus Medan, Kasi Kanim Kelas Khusus I Medan, para staf Kelas I Khusus Medan, para mahasiswa USU dan para mahasiswa asing dari Unimed dan IAIN yang mayoritas berasal dari Malaysia.

Saat ditanyakan kepada Freemante Aruan tujuan mengadakan acara ini, Freemante mengatakan adalah agar mahasiswa asing lebih mengetahui prosedur-prosedur keimigrasian sehingga mereka tidak diombang-ambingkan dengan perpanjangan izin tinggal, visa belajar sebab para mahasiswa ini pasti relatif lama tinggalnya di Indonesia.

Selanjutnya Freemantee dalam sosialisasi ini mengulas keimigrasian dari sisi keilmuan keimigrasian saja karena hampir seluruh yang hadir adalah para mahasiswa. (SR)

Kacab PDAM Tuasan Tidak Responsif Keluhan Pelanggan

Medan, LasserNews.wordpress.com

Kinerja Kepala Cabang PDAM Tirtanadi Tuasan dikritik oleh masyarakat karena tidak responsif menanggapi keluhan pelanggan. Distribusi air ke pelanggan masih sangat buruk dan pelayanan yang tidak maksimal. Keluhan lainnya adalah air mengalir disaat malam hari atau saat orang tidak butuh air.

Beberapa waktu yang lalu para pelanggan beramai-ramai datang ke kantor PDAM Tirtanadi Cabang Tuasan namun tidak ditanggapi dengan semestinya. Tidak ada pimpinan yang menemui pelanggan hanya staff saja yang menemui warga dan berdalih bahwa buruknya distribusi air ke pelanggan bukan tanggung jawab mereka melainkan tanggung jawab PDAM Tirtanadi kantor pusat Jalan SM Raja Medan.

Namun berdasarkan informasi ada perlakuan yang berbeda didapat dari developer di kawasan Tuasan bahwa beberapa pemukiman baru yang dibangun developer mendapat pasokan air yang memuaskan. Dikatakan oleh seorang pekerja bahwa pihaknya memberikan ‘uang tambahan’ kepada pihak PDAM Tirtanadi Tuasan sehingga air lancar.

Ketua Komisi D DPRD Sumut, Ir H Chaidir Ritonga MM menilai bahwa Direksi PDAM Tirtanadi harus merespon semua permasalahan yang ada menyangkut pelayanan BUMD tersebut. Politisi partai Golkar tersebut mengakui keluhan masyarakat khususnya soal pelayanan air memang marak akhir-akhir ini.

Chaidir mengatakan bahwa harusnya pihak PDAM Tirtanadi merespon setiap keluhan masyarakat terkait masalah pelayanan apalagi air merupakan masalah yang menyangkut khalayak hidup orang banyak. Artinya pihak manajemen jangan sekali-sekali mengabaikan permasalahan sekecil apapun yang terkait dengan pelayanan. (SR)

Bansos Pemrovsu Disunat Untuk Infaq Politik Partai Tertentu

Medan, LasserNews.wordpress.com

Lembaga Penyalur Aspirasi Rakyat (Lempar) berunjukrasa di depan Kantor Gubernur Sumut Jalan P Diponegoro, Kamis (21/06) meneriakkan pemotongan aliran dana bantuan sosial (Bansos) Pemprovsu sebesar 40-60 persen yang diduga untuk infaq politik partai tertentu. Untuk itu Lempar meminta pengusutan kasus tidak hanya mengarah kepada mafia proposal, tetapi juga kepada oknum di partai yang meminta dana tersebut sebagai infaq politik.

“Karena itu kami mendesak pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut untuk membongkar motif ini,” ucap Basri Sinaga, koordinator aksi Lempar.

Plt Gubsu Gatot Pudjonugroho juga diminta untuk diperiksa Kejatisu karena dilah orang yang opaling bertanggungjawab dalam kasus ini, ucap Sinaga. Delapan pejabat Pemprovsu sudah menjadi tersangka yaitu pembantu Bendahara Bansos Biro Binkemsos Ahmad Faisal, pembantu Bendahara Bansos di Biro Umum Subandi, Bendahara Bansos di Biro Umum Binkemsos Syawaluddin, pembantu Bendahara Bansos di Biro Perekonomian Ummi Kalsum, Kabiro Binkemsos Shakira Zandy, Kabiro Perekonomian Bangun Oloan Harahap, Bendahara Pengeluaran Pembantu di Biro Umum Lisanuddin.

Aspirasi massa Lempar diterima Plt Kabid Biro Hukum Pemprovsu M Nadeak dan menjelaskan akan membawa aspirasi massa Lempar kepada pimpinan.

“Kita sependapat agar kasus di Pemprovsu segera dituntaskan dan saya berjanji menyampaikan aspirasi ini kepada Pimpinan,” ujarnya. (SR)

Reshuffle 75 Persen Pejabat Pemko Medan Menunggu Hari

Medan, LasserNews.wordpress.com

Walikota Medan, Rahudman Harahap akan melakukan perombakan kabinet (reshuffle) secara besar-besaran tinggal menunggu hari. Sekitar 75 persen jabatan eselon II masuk daftar mutasi.

“Saya ingin ada peningkatan kinerja di Pemko Medan karena itulah perombakan besar-besaran akan dilakukan. Tidak saja sebatas reposisi, mutasi tetapi juga pencopotan sejumlah pejabat dan evaluasi kinerja juga terus dilakukan, ungkap Rahudman, Kamis (21/06) yang saat itu didampingi Wakil Walikota, Dzulmi Eldin, Sekda Kota Medan Syaiful Bahri Lubis, Kabiro Keuangan Irwan Ritonga dan Kabag Humas Budi Hariono yang tengah menerima Panitia Karya Tulis dan Lomba Foto HUT Kota Medan yang ke-422.

Rahudman mengatakan bahwa mutasi 75 persen jabatan eselon II di pemko Medan bukanlah karena pejabat tidak serius bekerja melainkan untuk penyegaran (tour of uty) dan reposisi (tour of area). Dan mutasi ini untuk memaksimalkan kinerja. Memang kami telah memperoleh Adipura tetapi kami tetap ingin kinerja yang lebih maksimal lagi untuk menghasilkan prestasi yang lebih baik, Makanya 75 persen kabinet akan diganti.

Anggota DPRD Medan menyambut baik proses reshuffle itu namun dewan meminta alikota jangan melakukan reshuffle berdasarkan unsur suak atau tidak suka dan diharapkan prosesnya dilakukan dengan basis kinerja dan kompetensi, demikian ungkap Ketua F-PDIP DPRD Medan, Hasyim SE.

Reshuffle ini harus didasari niat untuk mencari sosok Kepala Dinas, Kepala Bagian, dan lainnya berdasarkan pengalaman yang ada dan mampu mendukung visi misi Kota Medan. Sedangkan calon Kepala Dinas yang akan diangkat haruslah sosok yang komnikatif dalambertugas dan dapat meredam masalah agar tidak menjadi polemik.

“Kadis-kadis sekarang ini diajak dialog pun sulit. Kami saja anggota Dewan sulit berkomunikasi apalagi rakyat kecil,” beber Hasyim.

Pejabat-pejabat yang kini kinerjanya mendapat sorotan tajam antara lain Kadis Pariwisata Busral Manan, Kadis Kebersihan Pardamean Siregar, Kadis Dukcapil Darussalam Pohan, Kadispenda Syahrul Harahap, Kadispora Hanas Hasibuan, Kadis Pertanian dan Kelautan wahid, Kadis Kominfo Zulkifli Sitepu, Kadishub Syarif Armansyah Lubis, Kadis P2K Marihot Tampubolon. (SR)

Remaja Pencuri Sepeda Motor Terjaring Operasi Simpatik (Ops)

Medan, LasserNews.wordpress.com

Enam orang remaja yang diduga pencuri sepeda motor terjaring petugas Sat Lantas Polresta Medan yang menggelar Operasi Simpatik (Ops) di Jalan Palang Merah simpang Jlan Imam Bonjol, Kamis (21/06).

Keenam remaja tersebut EJ (15) warga Titipapan, EDP (15) warga Marelan, AF (16) warga Titipapan, AA (19) warga KL Yos Sudarso. Kemudian keenam remaja tersebut diserahkan petugas Sat Lantas ke Mapolsek Medan Kota untuk pengembangan penyelidikan berikut barang bukti sepeda motor hasil curian, Suzuki Satria FU warna putih.

Kepada penyidik Polsek Medan Kota para tersangka mengakui bahwa sepeda motor Suzuku Satria FU itu dicuri dari depan rental Play Station depan RS Hidayah Jlan Besar Delitua sekira pukul 15.00 WIB. Saat itu mereka baru mengambil besi crome untuk sepeda motor di Delitua, lalu singgah bermain di Play Station. Ketika hendak pulang, EJ, salah seorang remaja tersebut mengaku menemukan kunci letter T, kemudian mencolokkannya ke sepeda motor Suzuki Satria yang terparkir di depan rental PS tersebut.

Setelah berhasil menghidupkan mesin sepeda motor itu, EJ menyerahkannnya kepada EDP untuk membawa sepeda motor curian tersebut. Sedangka yang lainnya menaiki sepeda motor masing-masing, yaitu Kawasaki Ninja BK 2417 GGA, Yamaha Mio BK 2322 ACD dan Yamaha Vega R BK 2564 ABJ. Namum karena tidak menggunakan helm mereka terjaring petugas Sat Lantas Polresta Medan yang sedang menggelar Ops Simpatik.

edangkan korban Anjuau Sinaga, (21) mahasiswa Akademi Perawat RS Sembiring asal Simalungun mengatakan bahwa saat itu dia sedang bermain Play Station kemudian makan siang. Ketika hendak pulang dia tidak lagi menemukan motor barunya dan lalu melaporkan kejadian itu ke Polsek Delitua. (irrv)

Benny Sihotang : 27 Pasar Akan Menjadi Pasar Tradisional Modern Tahun 2014

Medan, LassereNews.wordpress.com

Issu-issue dan kejadian-kejadian hangat tentang kondisi PD Pasar akhir-akhir ini yang dilakukan P3TSU (Persatuan Pedagang Pasar Tradisional Sumatera Utara) telah terjadi kesepahaman dan P3TSU sudah menerima semua penjelasan dari pihak PD Pasar, demikian penjelasan Benny Sihotang dikantornya yang terletak di lantai 3 Pasar Petisah dalam konferensi persnya yang didampingi Hosman Manalu, Direktur Pengembangan dan SDM, Senin (18/06).

Benny menjelaskan bahwa PD Pasar Kota Medan mengelola 52 pasar tradional yang ada di kota Medan, dimana 27 pasar telah memiliki gedung atau yang layaknya benar-benar pasar. Sedangkan sisanya adalah pasar yang terbentuk secara alami sehingga dilegalisasi oleh pihak PD Pasar seperti pasar Veteran di Jalan Sutomo pindahan dari Pasar Pagi dibelakang Medan Mall.

Selanjutnya Benny juga memaparkan program-program PD Pasar Kota Medan ke depannya bahwa paling lama di semester satu tahun 2014 27 pasar tersebut sudah menjadi Pasar Tradisional Modern. Dalam arti kata pasar yang benar-benar layak dijadikan temnpat transaksi jual beli yang tidak becek dan tidak berbau seperti pasar di Solo yaitu Pasar Klewer dan beberapa pasar di kota Jakarta.

PD Pasar juag mempunyai program jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Program jangka pendek adalah bahwa sebentar lagi pihak Pemko akan meluncurkan dana PIP (Pusat Investasi Pemerintah) di bawah naungan Departemen Keuangan sebesar 77 M uantuk pembangunan 3 pasar dimana PD Pasar mengharapkan kerjasama investor lokal dalam pembangunannya nanti.

Kemudian Benny menuturkan bahwa PD Pasar memiliki 675 orang karyawan dengan penghasilan PD Pasar yang berkisar Rp 800 juta hingga Rp 900 juta per bulannya terkadang pas-pasan untuk membayar gaji karyawannya tersebut. Bahkan masih ada karywan PD Pasar yang gajinya di bawah Rp 1 juta. Namun untungnya dana di kas PD Pasar masih ada sebesar Rp 2 M. Dan diharapkan nantinya disaat pembayaran THR menjelang lebaran dapat digunakan untuk para karyawannya. (SR)

Malaysia Tertarik Untuk Berinvestasi di Medan

Medan, LasserNews.wordpress.com

Perusahaan Malaysia, Rohas-Echo Industries (REI) BHD tertarik untuk berinvestasi di Medan dan menawarkan kerjasama untuk membangun pabrik pabrik penghasil bahan-bahan konstruksi untuk pembuatan tower listrik dan juga untuk membangun water treatment (pengolahan air).

Perusahaan yang berpusat di Kuala Lumpur ini tertarik untuk berinvestasi dan bekerjasama dengan Kota Medan terungkap setelah Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM didampingi Kepala Bappeda Drs Zukarnain Msi dan Asisten Pemerintahan Drs Daudta P Sinurat menerima audiensi Managing Director REI George B C Sia yang datang bersama anggotanya didampingi Wakil Kadin Kota Medan, Khairul Mahali di Balaikota Medan.

“Kami meras senag wlaupun baru sehari berada di kota Medan. Dan setelah melakukan peninjauan kami tertarik untuk berinvestasi dan bergabung dengan perusahaan yang ada disini untuk bekerja sama dalam berbagai kegiatan. Diantaranya pembangunan pabrik penghasil bahan-bahan konstruksi untuk pembuatan tower listrik dan treatment water,” ujar George.

Untuk pabrik penghasil bahan konstruksi untuk pembangunan tower, George tertarik untuk membangunnya di Medan bagian utara termasuk kawasan KIM. Jika terealisasi maka pabrik ini akan mensuplai seluruh bahan-bahan konstruksi pembuatan tower di seluruh Sumatera sebab selama ini bahan-bahan disuplai dari Pulau Jawa.”jadi kita minta dukungan sepenuhnya dari Bapak Walikota,” harapnya.

Walikota Medan juga menyambut baik keinginan George dan menilaibahwa investasi yang ditawarkan itu merupakan salah satu percepatan pembangunan dan sesuai dengan arahan Menteri Perekonomian Indonesia I r Hatta Rajasa untuk segera memordernisasi Belawan. Dan Sei mangke serta Kuala Tanjung akan dikembangkan namun belum tau kapan dikembangkan dan masih dalam proses.

Walikota berharap agar perusahaan itu mau membangun water treatment di Kota Medan yang lengkap dengan fasilitasnya. Karena menurut Walikota yang melihat kebutuhan masyarakat akan air bersih cukup tinggi. Apalagi warga yang bermukim dirumah-rumah bertingkat, air sulit naik sehingga harus menggunakan mesin pembantu. Dan jika kerjasama ini dilakukan akan bisa mengatasi persoalan. (ea)