Penerima Tamu Pangkosekhanudnas III Menunjukkan Sikap Tidak Bersahabat Kepada Wartawan

Medan, LasserNews.wordpress.com

Di hari awal yang fitri dan suci ini seharusnya sikap bersahabat dan kekeluargaan untuk saling bersilaturahmi bermaaf-maafan kepada sesama manusia. Tetapi ada juga ternyata manusia yang tidak mengerti makna hari lebaran idul fitri ini.

Hal ini terjadi di rumah dinas Pangkosekhanudnas III Yuyu Sutisna, Minggu (19/08) di Jalan Imam Bonjol no 56 Medan. Beberapa wartawan media cetak lokal dan media online yang ingin bersilaturahmi ke rumah dinas Pangkosedkhanudnas yang sedang mengadakan ‘open house’ di sana.

Sebelum bersilaturahmi ke rumah dinas Pangkosekhanudnas III, para wartawan tersebut telah bersilaturahmi di acara ‘open house’ di rumah dinas walikota Medan, Rahudman dan di rumah dinas Dan Lantamal I Belawan, Bambang Susilo di Jalan Sudirman Medan. Juga di rumah dinas Kapoldasu, Wishnu Amat Sastro. Di sana para wartawan dipersilakan dengan baik.

Namun hal sebaliknya terjadi di rumah dinas Pangkosekhanudnas III Yuyu Sutisna, para wartawan dari media cetak lokal dan media online saat ingin bersilaturahmi di hari lebaran nan fitri ini justru disambut dengan sikap yang tidak bersahabat kepada wartawan yang hendak bersilaturahmi di acara ‘open house’ tersebut.

Salah seorang penerima tamu laki-laki di rumah dinas Pangkosekhanudnas III yang berbadan tegap, hitam dan pendek berambut cepak mencegat para wartawan tersebut yang ingin bersilaturahmi ke sana. Laki-laki ini menanyakan kepada wartawan dari mana? Lalu dijawab,”Kami dari pers”. Wajah si lelaki yang berbadan tegap pendek tersebut sedikit berubah. Lalu menanyakan kepada wartawan ada urusan apa datang ke sana? Setelah dijawab hanya untuk bersilaturahmi saja. Sipenerima tamu lelaki yang berbadan pendek, tegap dan hitam tersebut buru-buru mengatakan akan menanyakan dahulu ke dalam rumah dinas Pangkosekhanudnas III apakah diterima atau tidak. Jadi wartawan hanya menunggu diluar pagar saja.

Tak lama kemudian lelaki tersebut datang dan mengatakan bahwa sudah ada wartawan di dalam jadi tidak diperkenankan masuk. Rendy, salah seorang wartawan dari media online heran kenapa di hari yang fitri ini ada pejabat yang tidak mau menerima tamu padahal hanya untuk bersilaturahmi dan saling bermaaf-maafan saja. Karena di hari lebaran maka para wartawan pun akhirnya pergi.

Yang menjadi pertanyaan bagi para wartawan apakah karena baru dilantik bulan Maret 2012 yang lalu sehingga Pangkosekhanudnas III merasa tidak perlu untuk bersilaturahmi dengan mitranya para wartawan yang ada di kota Medan meskipun dihari yang fitri ini. Apakah beliau hanya menerima para pejabat-pejabat saja yang berkunjung ke rumah dinasnya sebab yang dikatakan si penerima tamu tersebut yang datang berkunjung ke sana adalah bupati-bupati, kemudian Kapolresta dan anggotanya serta pejabat-pejabat yang lain.

Sebelum melanjutkan perjalanan ke tempat lain seorang wartawati berhenti sejenak menanyakan siapa nama si penerima tamu yang berbadan tegap, pendek dan hitam berambut cepak tersebut kepada penjaga Pos rumah dinas Pangkosekhanudnas III yang berbaju dinas tersebut. Apakah ajudan Pangkosekhanudnas III ataukah pihak keluarga Pangkosekhanudnas. Namun jawaban yang didapat setelah salah seorang penerima tamu wanita berbadan kurus dan berkulit putih mengatakan dari kejauhan,”Bilang saja tidak tau itu siapa.” (SR)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s