Warga Sabar Menunggu Hewan Qurban Tak Taunya Uang Qurban Dilarikan Sang Ketua Panitia

Medan, LasserNews.wp.com

Usai sholat Ied Adha 1433 H, Jum’at (26/10) warga Jalan Brigjen Katamso Kelurahan Kampung Baru Gg. Intan dan Gg. Jawa Kecamatan Medan Maimun dibuat heboh. Pasalnya hewan qurban yang ditunggu-tunggu sejak malam takbiran hingga usai sholat Ied Adha yang dilakukan di Musholla Al-Karim tidak kunjung datang. Usut punya usut ternyata Istofa (Topa) sang Ketua Panitia Qurban dilingkungan tersebut sudah tidak ada di rumahnya Jl Brigjen Katamso Gg Intan No 8C Kampung Baru saat warga ingin menanyakan mana hewan qurban yang akan disembelih. Rumah tersebut terkunci rapat tidak ada penghuninya. Bahkan istri dan anak-anaknya juga sudah minggat.

Hujan yang mengguyur deras dihari Ied Adha 1433 H tidak melunturkan semangat warga Gang Intan dan Gang Jawa berkumpul di halaman musholla Al-Karim sembari saling curhat atas rasa kecewaq yang dibvuat Topa, Ketua Panitia Qurban yang sangat tega melarikan uang hewan qurban tersebut. Saat dikonfirmasi kepada Agus, mantan wakil Nazir musholla Al-Karim sekaligus orang yang mengutip dana qurban warga Gang Intan dan Gang Jawa mengatakan bahwa sejak malam takbiran saat dihubungi melalui selular hape Topa sudah tidak aktif namun masih berfikir positif mengapa hewan qurban belum datang juga. “Jangan diberitakan dulu karena kami masih ingin menghubungi mertuanya di Titi Kuning Kecamatan Medan Johor siapa tau Topa dan keluarganya ada disana,” ucap Agus kepada LasserNews.

“Kejadian ini adalah yang pertama kalinya terjadi setelah Nazir musholla Al-Karim meninggal dunia Maret 2012 yang lalu,” ungkap seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya. Selama ini sejak bertahun-tahun acara qurban tetap terselenggara dengan baik dilingkungan ini tetapi belum setahun beliau meninggal dunia sudah seperti ini kejadiannya, lanjutnya.

Hingga saat berita ini diturunkan warga Gang Intan dan Gang Jawa Kelurahan Kampung Baru masih berkumpul di musholla Al-Karim. Juga pengurus Panitia Qurban dibidangnya masing-masing berkumpul membicarakan keterkejutan dan kekecewaan mereka atas kejadian yang tidak pernah terduga sebelumnya.

Sebagian warga yang berquban sudah ikhlas dan menurut sumber bahwa ada sebanyak 58 orang yang berqurban. Sedangkan satu orang dikenakan Rp. 1,2 juta. Belum lagi ada yang berqurban hewan kambing. Tapi kami coba dulu secara kekeluargaan untuk menemui keluarga istrinya dan menjelaskan duduk persoalan ini, demikian ucapan seorang warga Gang Intan saat ditanyakan apakah masalah ini akan berlanjut hingga ke kantor polisi nantinya. (SR)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s