PAD Sumut Lebih 4 Trilun Rupiah Setiap Tahunnya Tidak Transparan

Medan, LasserNews.wordpress.com

Saat berlangsungnya Workshop dan Diklat Pelayanan Prima Bagi Dinas Pendapatan Provinsi Sumatera Utara di Hotel Inna Dharma Deli Medan, 26-28 Desember 2012 yang lalu dengan tema “Pelayanan Prima dan Pengertian Pelayanan Prima Berdasarkan Konsep A3” yang dibuka oleh Kadis Pendapatan Daerah Provsu, Syafaruddin yang mengatakan bahwa tujuan dibuatnya workshop dan diklat tersebut bagi pegawai Dispenda Sumut adalah untuk meningkatkan kinerja SDM pegawai Dispenda ke depannya agar lebih ramah dalam melayani masyarakat Sumut yang ingin membayar pajak. Jika pegawai Dispenda dapat memberikan pelayan yang lebih ramah dan membuat nyaman si pembayar pajak secara otomatis Penghasilan Asli Daerah (PAD) Sumut juga akan meningkat.

Syafaruddin dalam kata sambutannya mengatakan bahwa PAD Sumut mencapai lebih dari Rp 4 triliun setiap tahunnya. Dan dirinya sangatlah mengharapkan agar para pegawai Dispenda untuk lebih dapat melayani masyarakat Sumut yang membayar pajak lebih baik lagi agar PAD semakin meningkat karena dari masyarakat Sumutlah sumber PAD. Dan pihak akan berusaha untuk membuat workshop tersebut 3 hingga 4 kali dalam setahun nantinya agar tercapai kualitas SDM Dispenda yang lebih baik lagi.

LasserNews.wp.com sempat menanyakan kepada Kadispenda Sumut, Syafaruddin di restoran Inna Dharma Deli tentang pemanfaatan PAD Sumut setiap tahunnya yang lebih dari Rp 4 triliun tersebut.

“PAD Rp 4 triliun diserahkan seluruhnya kepada Pemprovsu dan 55 persen PAD disumbangkan untuk APBD setiap tahunnya. Lalu APBD tersebut penempatannya oleh Badan Anggaran Pemprovsu dan sebagai anggaran anggota
dewan yang nantinya akan dibagikan kepada SKPD-SKPD”, ucap Syafaruddin kepada LasserNews.wp.com.

Saat ditanyakan apakah ada uang PAD yang bersumber dari masyarakat Sumut tersebut yang jumlahnya sangatlah lumayan digunakan kembali untuk kepentingan dan fasilitas masyarakat Sumut dan masyarakat Sumut telah dapat menikmatinya? Sedikit gugup Syafaruddin mengatakan bahwa PAD tersebut sebagian digunakan untuk membuat jalan-jalan dan juga acara workshop tersebut juga menggunakan uang PAD atau uang rakyat.

Seyogyanya jika Dispenda Dan Pemprovsu mengharapkan masyarakat Sumut untuk mau lebih baik membayar pajak alangkah baiknya jika Pemprovsu dan DPRDSU lebih transparan dalam menggunakan uang rakyat tersebut untuk memajukan Provinsi Sumut ini lebih baik sehingga dapat terwujud kesejahteraan masyarakat Sumut karena PAD ini setiap tahunnya mencapai lebih dari Rp 4 triliun buka lima tahun sekali. (SR)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s