Korban Malpraktik Lumpuh Setelah Disuntik

Medan, LasserNews.wordpress.com

Lagi-lagi kasus malpraktik terjadi lagi di Medan. Kali ini menimpa Marliana yang dipanggil Ana warga Jl Tuasan Gang Sedar, Kelurahan Sidu Rejo Kecamatan Medan Tembung.

Ana lumpuh tak lama setelah menerima suntikan dari oknum dokter anestesi di RS Sufina Aziz Medan. Diduga ada kesalahan dalam penanganan medis sehingga mengakibatkan kelumpuhan. Korban dan keluarga pun melaporkan
dugaan malpraktik itu ke Malpolresta Medan.

Korban menceritakan bahwa sebelumnya dirinya menjalani operasi cesar yang ditangani dr. Cha Wa Ja pada hari Senin (24/12/12) lalu. Kelumpuhan terjadi setelah menerima suntikan anestesi (pembiusan) yang dilakukan oknum dokter anestesi, dr Lui. Suntikan pertama dibagian pinggang kemudia dibagian punggung. Hal itu dilakukan dr Lui karena suntikan dibagian pinggang tidak berhasil atau tidak merasakan efek pembiusannya.

“Karena tidak berefek, dokter tersebut marah-marah dan mematikan seluruh peralatan medis termasuk alat bantu oksigen yang saya kenakan, setelah itu saya diberikan suntikan kedua barulah saya mati rasa,” ungkap Ana.

“Setelah menjalani operasi cesar saya melahirkan bayi perempuan dengan selamat pada hari Senin tahun lalu.” Namun pasca operasi tepatnya, Selasa (25/1) gejala kelumpuhan terjadi dimana Ana merasakan tubuhnya meriang dan tubuhnya lemas. Pada hari Jum’at (28/1) dirinya diizinkan pulang ke rumah oleh pihak rumah sakit.

“Tapi baru satu hari saya di rumah mulai dari pinggang ke bawah tubuh saya tidak dapat digerakkan bahkan buang air kecil pun terasa sakit. Saya muntah-muntah dan oleh perawat saya diberikan obat mag dan kemudian badan saya lebih enakan. Tapi setelah pulang barulah saya merasakan sakit dari pinggang ke kaki,” ujar Ana.

Senin (21/1) Marliana dengan suami mendatangi RS Sufina Aziz menemui dr Lui yang menyuntikkan anestesi ke tubuhnya. dr Lui meminta maaf namun tidak ada menunjukkan niat baiknya untuk bertanggung jawab, demikian Ana mengungkapkan di Mapolresta Medan.,

Kasat Reskrim Polresta Medan Kompiol Moch Yoris Marzuki SIK membenarkan adanya laporean tentang korban malpraktik. Pihaknya akan melakukan rekomendasi kepada IDI (Ikatan Dokter Indonesia). “Kami sedang menunggu surat rewkomendasi dari IDI dan jika memang ada kesalahan maka akan kita tindaklanjuti,” jawab Yoris. (SR)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s