Kebijakan Larangan Impor Buah Menguntungkan Buat Kesehatan

Medan, LasserNews.wordpress.com

Larangan pemerintah atas impor buah selama 6 bulan seharusnya membuat semangat petani buah lokal untuk meningkatkan kualitas buahnya sehingga produk buah lokal dapat berkembang, demikian Menteri Pertanian Suswono mengatakan.

Disisi lain bahwa kualitas buah impor juga belum terjamin lebih baik karena adanya temuan buah jeruk impor asal Tiongkok yang menggunakan pengawet berbahaya. Harga jeruk tersebut murah tapi sudah tidak layak konsumsi lagi dan terlihat segar karena telah dimanipulasi sedemikian rupa, ungkapnya.

Mayoritas produk hortikultura yang masuk ke Indonesia juga rentan penyakit sebab rute jauhnya buah tersebut untuk masuk ke negeri ini umumnya mengandung pengawet seperti jenis formalin yang tak jauh beda dengan zat pewarna. Buah impor umumnya berasal dari Tiongkok, Thailand, Amerika, New Zealand dan beberapa negara lainnya.

Menurut seorang PNS yang bertugas di Dinas Pertanian Sumut memaparkan proses pasca panen buah-buahan tersebut di luar negeri bahwa agar buah-buahan tersebut tidak membusuk karena proses panjangnya untuk masuk ke Indonesia ini; usai panen buah-buahan disimpan di gudang, lalu diawetkan dengan menggunakan lapisan sejenis lilin (parafin) untuk menghambat proses pembusukan buah dan menghasilkan penampilan buah yang lebih berkilat dan terlihar selalu segar. Untuk melihat buah yang mengandung formalin mudah; lihat saja tampilan warna buah bila cenderung keputihan dengan tekstur sedikit licin berarti buah tersebut mengandung formalin, saat mengupas buah jika daging buah dan kulitnya terpisah saat dikupas berarti buah tersebut mengandung formalin karena sudah terlalu lama disimpan dan dagingnya telah mengering sehingga buah tersebut rentan dengan ancaman kesehatan dan dapat mengakibatkan ganguan kesehatan diantaranya autis dan hiperaktif pada anak. Karena endapan logam dan kandungan bahan kimia yang dicampurkan pada buah impor sangatlah berbahaya.

Jadi buanglah anggapan bahwa buah atau sayur yang di dalamnya terdapat ulat bukanlah tidak baik buat kesehatan namun itulah pertanda buah atau sayur tersebut bebas bahan kimia sehingga ulat tersebut bisa bertahan hidup pada buah ataupun sayur-sayuran tersebut. (sr)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s