Panaihilir Minim Pendidikan Tinggi

Labuhanbatu, LasserNews.wordpress.com

“Mayoritas pelajar tamatan SMAN 1 di Kecamatan Panaihilir Kabupaten Labuhanbatu enggan melanjtkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi karena pola pikir masyarakat yang masih bertahan di masyarakat dan faktor ekonomi,” demikian ungkap Wakil Kepsek SMAN 1 Kecamatan Panai Hilir Labuhanbatu P Simbolon, Selasa (5/2).

Padahal sumber daya manusia tamatan SMAN 1 Panai Hilir tidak kalah saing dengan tamatan sekolah negeri lainnya. Hal ini disebabkan beberapa faktor seperti faktor ekonomi, pola pikir orangtua yang tidak mementingkan pendidikan tinggi untuk anaknya sehingga sering terjadi beberapa pelajar harus putus sekolah dan menikah, paparnya lebih lanjut.

Inilah tantangan kami sebagai pelaku pendidikan disini yang berusaha untu merubah pola pikir para orangtua pelajar agar mau membuat perubahan ke arah yang lebih baik lagi. Apalagi jika harus berakhir dengan pernikahan, jelas P Simbolon.

Sementara itu Wakil Bupati Pemkab Labuhanbatu Suhari Pane dan Sekretaris Dewan Pendidikan Labuhanbatu Tatang Hidayat Pohan memberikan motivasi kepada pelajar di SMAN 1 tersebut sebagai pencerahan buat para pelajar betapa pentingnya pendidikan ke perguruan tinggi buat pelajar yang berprestasi baik dari keluarga miskin atau pun kaya. Diharapkan para pelajar tidak memikirkan biaya dan berusahalah terus belajar agar mencapai prestasi sehingga dapat menimba ilmu yang setinggi-tingginya sebagai bekal kita ke depannya nanti.

Salah seorang orangtua pelajar SMAN 1 Panai Hilir mengatakan bahwa keengganan mereka untu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terkendala faktor ekonomi orangtua sehingga mereka lebih baik menikah setamat SMA. Namun jika pemerintah dapat memberuikan bantaun penuh tentang biaya pendidikan di perguruan tinggi mereka yakin akan banyak pelajar di Panai Hilir yang akan melanjutkan pendidikannya lagi. “Berapalah penghasilan kami disini sebvagai petani dan nelayan,” ungkap Hirmansyah. (sr)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s