Indikasi Kerugian Negara Rp 3 Miliar di PDAM Tirtanadi

Medan, LasserNews.wordpress.com

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Poldasu Kombes Pol Sadono Budi Nugroho mengatakan bahwa ditemukan indikasi kerugian negara yang mencapai Rp 3 miliar dalam pengadaan jasa penagihan rekening air PDAM Tirtanadi.

Jumlah kerugian tersebut baru dari hasil perhitungan sementara penyidik Poldasu sementara jadi kemungkinan jumlah tersebut bisa bertambah melalui audit BPKP (Badan dan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) Perwakilan Sumut, ujarnya.

Penyidik masih memerlukan kelengkapan dokumen lainnya untuk memperkuat data yang telah dimiliki. Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Poldasu telah menggeledah Kantor Koperasi PDAM Tirtanadi di Jl Petani Kecamatan Medan Kota, Jum’at (1/2) dengan tujuan mencari data terkait dugaan korupsi dalam pengadaan jasa penagihan rekening air di perusahaan milik Pemprovsu tersebut. Selain itu ada ikatan kerja sama antara PDAM Tirtanadi dan Koperasi Tirtanadi yang dinilai dilakukan tanpa mekanisme pengadaan barang dan jasa yang diatur dalam SK Direksi PDAM Tirtanadi. Dan keterangan telah diberikan Bendahara Koperasi Adiyawarstuti, Kabag Sumber Daya Manusia, Arifuddin dan Yapto sebagai sekuriti koperasi, demikian menurut Kasubbid Pengelola Informasi dan Data Bidang HUmas Poldasu, AKBP MP Nainggolan.

Penentuan nilai pembayaran/prestasi atas pekerjaan tersebut juga tidak didasarkan pada perhitunganteknis yang dapatdipertanggungjawabkan sehingga ada dugaan nilai pembayaran tersebut terlalu mahal, lanjutnya.

Salah satu pejabat PDAM Tirtanadi juga membeberkan bahwa masalah ini sebenarnya pernah dipersoalkan Badan Pengawas PDAM Tirtanadi karena prosedurnya yang tidak sesuai. Semestinya uang pembayaran rekening dari konsumen/pelanggan masuk dulu ke rekening milik PDAM Tirtanadi baru manajemen membayarkan jasa kepada koperasi. Namun yang sekarang terjadi malah sebaliknya, uang rekening masuk ke Koperasi lalu koperasi yang membayarkan kepada PDAM Tirtanadi. Jadi bisa dikhawatirkan dana penyertaan modal oleh Pemprovsu melalui APBD tersebut diselewengkan adalah anggaran untuk produksi air.

Ketua LSM Cahaya Madani, Syafaruddin Hasibuan SH menyesalkan kejadian ini dan berharap kasus dugaan korupsi di PDAM Tirtanadi ini dapat diproses hukum jika terbukti adanya penyimpangan dalam penagihan rekening air di PDAM Tirtanadi sebab selama ini masyarakat selalu mengeluh tentang pelayanan Tirtanadi baik kualitas maupun debit air. Jika biaya produksi air dikorupsi bagaimana PDAM Tirtanadi dapat melayani mayarakat seperti yang diharapkan. (SR)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s