Pemerintahan SBY, Pembodohan Bagi Rakyat Indonesia. Saatnya Untuk Revolusi!

Medan, LasserNews.wordpress.com

Sambutan terhadap acara pelantikan pengurus SIRI (Suara Independen Rakyat Indonesia), Jum’at (22/2) di Madani Hotel Jl SM Raja Medan sangatlah luar biasa. Dihadiri oleh berbagai LSM, FPI, para kyai, anggota DPRD SU fraksi PAN Kamaluddin Harahap dan juga Presiden SIRI DR.H. Eggy Sudjana dan seluruh pengurus DPW SIRI Sumut yang dilantik dan sejumlah wartawan dari teve swasta, media cetak juga wartawan elektronik. Ketua DPW SIRI terpilih adalah Zul Badri SH.

SIRI dalam setiap acara pelantikan pengurusnya selalu mengangkat issue nasional yang berkembang di Indonesia. Dan pada acara ini SIRI mengangkat issue diseputaran pilgubsu yang sebentar lagi berlangsung di Sumut dan juga mengenai para koruptor di Sumut yang belum tersentuh hukum.

SIRI adalah ormas yang muncul di Indonesia karena keadaan Indonesia yang semakin terpuruk dan semakin mencapai keterpurukan dalam masa 8 tahun pemerintahan SBY sebagai Presiden Indonesia. Pemerintahan SBY tidak mampu membendung hilangnya nilai-nilai moral, kebenaran menjadi suatu barang langka, harga diri dan martabat bangsa semakin memudar.

Bahkan media massa dan dunia kampus yang seyogyanya menjadi tonggak penjaga nilai berubah jadi semata komoditas politik, ekonomi dan wahana selebritas. Wartawan menjadi disfungsional tak berjalan sesuai yang diharapkan. Masyarakat Indonesia menyikapi moral secara acuh tak acuh dan penghormatan pada perbedaan menjadi salah satu prinsip agama pudar dan mengancam stabilitas dan solidaritas berbangsa.

Pemerintahan SBY malah membuat kebodohan dan kemiskinan semakin merajalela karena melalui UU 25 tahun 2007 tentang Penanaman Modal, SBY-Budiono merelakan modal asing menguasai tanah negara hingga 95 persen. Melalui Perpres 36 tahun 2010 SBY bahkan mengizinkan modal asing menguasai 95 persen hingga 99 persen sektor ekonomi, pertanian, energi, minyak dan gas, keuangan, perbankan hingga ritel. Pembangunan fisik berkembang namun orang miskin terabaikan dan memprihatinkan sementara orang yang seharusnya memperhatikan mereka malah justru melupakan mereka atau berpura-pura lupa dan membiarkan keadaan mereka dalam keadaan terjepit.

SIRI bukanlah Ormas yang mengandalkan proposal kesana kemari berdasarkan kedekatan seseorang kepada pejabat terhadap kelompok tertentu yang hanya untuk meningkatkan popularitas murahan dari para pejabat. Acara pelantikan pengurus DPW SIRI Sumut ini atas biaya pengurus SIRI sendiri. Tidak mungkin kita berbicara tentang pemberantasa korupsi kalau masih ada bantuan/proposal di luar dana APBN/APBD karena seharusnya semua bantuan haruslah tercantum di dana APBN/APBD. Karena itu Bantuan Sosial adalah merupakan sumber korupsi yang tidak terkontrol, Eggy Sudjana mengungkapkan hal tersebut dalam sambutannya.

SBY mengizinkan impor besar-besaran produk pertanian, pangan hingga hasil industri yang membuat petani makin miskin dan industri nasional ambruk sehingga Indonesia menjadi lahan jarahan kapitalisme asing dalam seluruh sendi kehidupan ekonominya. Kekayaan alam dikeruk dan diangkut keluar negeri. Minyak, gas, batubara dieksploitasi demi kebutuhan asing. Mineral, hasil hutan dan perkebunan dipersembahkan untuk membangun industri di negari imperialis dan rakyat Indonesia pada akhirnya hanya mendapatkan limbah beracun, kerusakan lingkungan, kehancuran hutan, bencana banjir, longsor yang terus berlangsung di seantero tanah air Indonesia, lanjutnya.

Pemerintahan SBY telah mengkhianati Sumpah Pemuda, Pancasila dan UUD’45 dan mengingkari sumpah yang diucapkan atas nama Tuhan. Pemerintahan SBY telah menggadaikan hampir seluruh kekayaan sumber daya alam Indonesia sehingga kesenjangan sosial semakin melebar, harga kebutuhan pokok, biaya pendidikan dan kesehatan tidak terjangkau. Teror dan intimidasi terhadap petani dan buruh semakin keji, konflik sosial dan pelanggaran HAM semakin merebak. Pemerintahan SBY demi kelanggengan kekuasaannya lepas tang dan melakukan pembiaran, demikian Eggy Sudjana berapi-api dalam sambutannya di acara pelantikan pengurus DPW SIRI Sumut.

Tidak ada lagi alasan untuk menunggu perubahan melalui Pemilu 2014 yang notabene digerakkan oleh politik uang. Satu-satunya jalan menyelamatkan bangsa ini adalah revolusi terhadap pemerintahan SBY-Budiono sebagai dalang korupsi-korupsi terbesar di negeri ini sehingga hutang negara terus menumpuk hingga mencapai Rp 2000 triliun lebih saat ini, lanjut Eggy. Dan disambut dengan tepuk tangan dari para undangan yang hadir.

Untuk itulah MKRI (Majelis Kedaulatan Rakyat Indonesia) serta cabang-cabangnya di 17 Provinsi di Indonesia mengultimatum pemerintahan SBY hingga tanggal 24 Maret 2013 agar mundur atau dilengserkan oleh rakyat Indonesia jika tidak dapat melakukan nasionalisasi tambang dan migas dan sejumlah masalah besar lainnya. Dan untuk revolusi ini peran media massa sangatlah dibutuhkan agar mampu memberitakan semua bentuk penyelewengan atau penyalahgunaan wewenang dari pembusukan mental masyarakat birokrasi yang terjadi di dalam pemerintahan SBY ini. Dengan niat terus beorientasi, fokus dan fungsional untuk dapat melaksanakan revolusi fungsional ini.(SR)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s