Bulan: Mei 2013

Suami Bawa Istri Muda, Istri Tua Tewas Bunuh Diri

Medan, LasserNews.wordpress.com

Mei Ling (40) seorang wanita warga perumahan Avros Indah dalam, ditemukan tewas berlumuran darah di lantai dasar rumahnya di Jalan Avros Kampung Baru Medan,Kamis (30/5) sekira pukul 12.30 WIB. Kondisi jenazah kepala bagian belakang pecah dari hidung keluar darah. Diduga Mei Ling bunuh diri melompat dari lantai 3 rumahnya.

Saat ini Apok (44) sedang diperiksa sebagai saksi dengan pembantu dan anaknya yang masih sekolah di Polsekta medan Kota Jalan stadion Medan. Juga orang tua Mei Ling berada di Polsekta Medan Kota sebagai saksi.

Menurut keterangan beberapa tetangganya yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga yang tinggal dibelakang rumahnya bahwa Mei Ling sering terdengar menangis disaat suaminya tidak pulang ke rumah. Dan sering terjadi percekcokan antara kedua suami istri tersebut.

Dan salah satu sumber mengatakan bahwa baru-baru ini Apok telah membawa istri mudanya ke rumah tersebut dan saat itulah mulai terjadi percekcokan besar diantara mereka. Jadi diduga Mei Ling Tewas bunuh diri karena cemburu tidak tahan dimadu oleh suaminya.

Awalnya keluarga Mei Ling tidak bersedia jika Mei Ling harus diotopsi dan segera dibawa untuk dikremasi, namun dengan penjelasan dari pihak kepolisian bahwa itu adalah tugas yang berwajib untuk mengetahui penyebab kematian Mei Ling lebih lanjut.

Kapolsek Medan Kota Hotman hanya menjawan ‘no comment’ saat ditanya Lassernews.wp.com apa penyebab kematian Mei Ling tersebut saat jenazah masih berada di TKP. Dan akan dijawab saat telah mendapatkan hasil otopsi.

Selain itu beberapa barang bukti dibawa ke Polsekta Medan Kota berupa kunci monyet, obeng, pisau dan tang yang ditemukan ada di rumah tersebut. (SR)

Iklan

Kota Medan Masih Sangat Butuh Ruang Terbuka Hijau

LasserNews.wordpress.com

Pemko Medan saat ini berusaha membenahi masalah kebersihan dan keindahan kota dan taman-taman kota yang ada di Medan untuk mendapatkan Adipura Kencana Tahun 2013. Dengan program Medan Bersih Sampah kota Medan mulai dapat mengatasi masalah sampah. Begitu juga dengan menanam pepohonan baru di sejumlah taman dan tempat yang ada di kota Medan.

Namun kehijauan pepohonan kota Medan dibandingkan dengan kota Surabaya masih kalah, dengan kata lain bahwa kota Medan masih harus terus menanam pohon-pohon baru yang nantinya dapat membuat kota Medan jauh lebih hijau dengan rindangnya pepohonan, demikian dikatakan Sudi R.J salah seorang staf Narasindo Tour & Travel kepada LasserNews.wp.com di kantornya Jalan Juanda Medan, Kamis (16/5).

“Coba lihat dan perhatikan Jalan SM Raja, Jalan Pulau Brayan, jalan-jalan ke arah Belawan, jalan ke sekitar Amplas, jalan Letda Sujono arah ke Tembung, Jalan Jamin Ginting dan Jalan Gatot Subroto dan jalan-jalan ke arah Kampung Lalang masih terlihat sangat gersang karena sedikt sekali pepohonan di daerah tersebut. Itu semua karena Ruang Terbuka Hijau (RTH) masih kurang selama ini Ruang Terbuka Hijau yang ada di kota Medan justru lebih banyak dimanfaatkan untuk membuat perumahan dan pertokoan dan pembangunan infrastruktur,” lanjut Sudi sembari mengatakan dirinya sebagai warga kota Medan tidak salah jika turut memberikan aspirasi dan masukan kepada Pemko Medan.

Menurut Sudi seyogyanya Pemko Medan harus terus dapat mengevaluasi kembali agar Ruang Terbuka Hijau diperjuangkan sehingga kota Medan akan terlihat lebih hijau dan rindang bahkan jika bisa diperjuangkan kehijauan dan kerindangan pepohonan sehingga warga masyarakat kota Medan dapat berjalan tanpa harus merasa kepanasan di bawah rindangnya pepohonan di siang hari karena teriknya panas matahari. Trotoar yang ada di kota Medan sebaiknya jangan terlalu sering dibongkar namun semestinya diperbaiki agar menjadi lebih bagus. Pohon-pohon yang akarnya mulai keluar dicari solusi bagaimana untuk mengatasinya dan dahan-dahan dan ranting serta pepohonan yang sudah tua dan rapuh agar diperhatikan jadi tidak menimpa orang-orang yang melewati jalan-jalan yang ada pepohonan tersebut seperti yang sering terjadi selama ini dan kerap melukai orang-orang yang tertimpa atau pun kenderaan yang juga penyok saat tertimpa pohon tumbang.

Selain itu sangatlah diharapkan penempatan tong sampah ada di setiap 50 meter hingga di setiap 100 meter sehingga masyarakat kota Medan dapat belajar mendisiplinkan agar dapat membuang pada tempat. Saat ini masyarakat kota Medan masih kurang menyadari arti kebersihan sehingga sesuka hatinya membuang sampah sembarangan di jalan-jalan. Jangan hanya disaat ingin mendapatkan piala Adipura baru sibuk untuk membenahi kota Medan yang hanya dilewati dan dipantau oleh tim Adipura, pungkas Sudi mengakhiri perbincangannya dengan LasserNews.wp.com. (SR)

MPI DPC Medan Johor Temukan Bukti Curangnya Surya Pemalsu Surat Silang Sengketa

Medan, LasserNews.wordpress.com

Dalam tempo singkat tim investigasi MPI Anti Korupsi DPC Medan Johor, Sabtu (4/4) berhasil mendapatkan bukti indikasi adanya pemalsuan yang dilakukan Surya si pengusaha sukses yang berdomisili di Jalan Willem Iskandar tentang Surat Silang Sengketa tanah yang terdapat di Jl Karya Jaya Gedung Johor Medan.

Tim investigasi MPI Anti Korupsi DPC Medan Johor merasa heran mengapa Surya si pemalsu Surat Silang Sengketa dan diduga telah memalsukan tanda tangan Lurah Gedung Johor masih terlihat bebas melakukan aktifitasnya seperti biasa.

Juga Lurah Gedung Johor Edwin Faisal yang telah melaporkan kasus pemalsuan tanda tangannya oleh Surya ke Polresta Medan pada 6 Februari 2013 yang lalu dengan nomor STTPL/333/K/II/2013/SKPT-RESTA Medan kelihatan tenang-tenang saja tanpa merasa ingin melanjutkan kasus ini lebih lanjut.

Sebelumnya di awal Januari 2013 tim investigasi telah datang ke kantor Lurah Gedung Johor menanyakan kepada Edwin Faisal apakah ada tanah yang akan dijual di daerah Gedung Johor tersebut. Edwin lalu menunjukkan surat tanah yang ada di sekitar Jalan Karya Jaya Gedung Johor. Setelah itu tim investigasi MPI Anti Korupsi DPC Medan Johor melakukan pertemuan dengan Edwin dan dari situ mulai diketahui adanya nama pemilik Surat Silang Sengketa yang ditandatangani oleh Lurah Edwin Faisal atas nama Jack Sibero dengan Nomor 593.7/2602/SK-SS/GJ/2012 bertanggal 14 Desember 2012, atas nama Terkelin Ginting dengan Nomor 593.7/2603/SK-SS/GJ/2012 bertanggal 14 Desember 2012 dan atas nama Andi Purnama dengan Nomor 593.7/2604/SK-SS/GJ/2012 bertanggal 14 Desember 2012. Tim investigasi segera mengkonfirmasikan tentang Surat Silang Sengketa yang ditandatangani Lurah Edwin Faisal tersebut namun Edwin mengatakan “Tidak ada itu!” sebanyak tiga kali kepada tim investigasi MPI Anti Korupsi  DPC Medan Johor.

Minggu lalu, awal Mei 2012 tim investigasi MPI Anti Korupsi DPC Medan Johor yang dikoordinatori Jhon F Girsang mendapatkan info bahwa antara pihak Surya dan Lurah Gedung Johor akan berdamai namun hal itu masih dalam taraf dugaan saja.

Saat tim investigasi MPI Anti Korupsi DPC Medan Johor menanyakan apakah pihak Surya dan Lurah telah berdamai kepada Juper Polresta Medan namun jawaban yang diberikan Juper Polresta Medan tidak tahu menahu dan disarankan supay tim investigasi MPI Anti Korupsi DPC Medan Johor menanyakan langsung kepada Lurah Gedung Johor Edwin Faisal.

Yang mengherankan tim investigasi MPI Anti Korupsi DPC Gedung Johor telah menemukan adanya bukti kecurangan dalam Surat Silang Sengketa tanah yang berlokasi di Jalan Karya Jaya  yang dilakukan oleh Surya dengan adanya tanda tangan Lurah Edwin Faisal.

Jadi kuat dugaan bahwa antara Surya dan Edwin telah melakukan kerja sama yang baik dalam hal pemalsuan Surat Silang Sengketa dengan nama-nama pemilik Surat Silang Sengketa yang diduga adalah nama rekayasa saja. Dan diduga Lurah Edwin Faisal melaporkan hal tersebut ke Polresta Medan adalah hanya untuk membersihkan dirinya dari hal yang telah dilakukannya bersama Surya sang pengusaha sukses tersebut. “Kami menduga bahwa Surat Silang Sengketa tersebut telah dipalsukan oleh Surya dan juga Lurah Edwin Faisal,” ujar Jhon F Girsang kepada LasserNews.wp.com pada Sabtu (5/4).

Tim investigasi MPI Anti Korupsi DPC Medan Johor sangat berharap agar pihak Polresta Medan agar serius dan segera menindaklanjuti kasus tersebut dan menangkap Surya yang telah memalsukan Surat Silang Sengketa yang terletak di sekitar Jalan Karya Jaya tersebut. (tim)

 

SMK Istiqlal Delitua Deli Serdang Bantu Siswa Miskin Tepat Sasaran

Delitua, LasserNews.wordpress.com

SMK Istiqlal Delitua dikepalai oleh Dra Rosmidar yang memiliki tingkat kesadaran yang tinggi untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di sekolah tersebut.

Rosmidar mengatakan kepada LasserNews.wp.com bahwa seorang Kepala Sekolah seharusnya mempunyai visi untuk meningkatkan dan berperan aktif dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, tekhnologi dan seni serta berupaya menyemaikan sekaligus mengembangkan nilai-nilai untuk mencerdaskan dan meningkan daya saing bangsa dalam sekolah yang dipimpinnya.

Untuk hal tersebut Rosmidar yang berparas menarik ini senantiasa untuk memberikan dana Bantuan Siswa Miskin (BSM) selalu tepat sasaran agar siswa miskin dapat belajar dengan baik di sekolah tersebut.

SMK Istiqlal Delitua memiliki lebih kurang 1600 orang siswa/i. SMK Istiqlal Delitua di bawah naungan Yayasan Istiqlal yang dipimpin oleh Jumino Suhadi. Seluruh dana bantuan untuk siswa/i miskin disalurkan sekitar 7 persen.  Dana bantuan tersebut dikelola oleh Kepala Sekolah sendiri dan Kelurahan. Karena data siswa/i miskin diperoleh dari Kelurahan yang ada di Delitua.

Selain itu Rosmaidar dan para pendidik di SMK Istiqlas berusaha agar siswa/i di sekolah tersebut agar dapat memiliki prestasi yang baiuk dengan membuat berbagai kegiatan ekstra kurikuler. Sehingga diharapkan usai tamat SMK para siswa/i telah mempunyai skill (keahlian) dan kompetensi masing-masing, demikian pungkas Rosmaidar kepada tim LasserNews.wp.com. (tim)

LSM Tuding Kapolres Nias Tak Bernyali Berantas dan Narkoba

Nias, LasserNews.wordpress.com

Semakin maraknya judi togel dan narkoba di Nias mendapat kecaman dari sejumlah LSM Nias untuk angkat bicara. Kapolres Nias AKBP Mardiaz Kusin Dwihananto MHum dituding tidak bernyali memberantas judi togel dan narkoba yang peredarannya telah lama berlangsung di kepulauan Nias tersebut.

Ketua LSM Gerakan Peduli Nias (GPN) Ododogo Lase kepada LasserNews.wp.com bahwa Kapolres Nias seperti tidak punya nyali untuk memberantas judi togel dan narkoba di Nias ini. Bahkan terkesan Kapolres Nias seperti tutup mata saja dengan kondisi ini.

“Dikhawatirkan maraknya judi togel dan narkoba di Nias akan membuat hancurnya hancurnya generasi muda karena dampak penggunaan narkoba sangatlah mencemaskan. Juga judi togel akan membuat masyarakat Nias menjadi pemimpi yang suka berangan-angan dengan membahas angka togel di hari-hari mereka,” tegas Ododogo Lase prihatin.

“Saya sebagai Ketua LSM Grerakan Peduli Nias menghimbau Kapolres Nias agar menabuh genderang perang terhadap judi togel dan narkoba! Karena dampak pemakaian narkoba dapat menurunkan drastis kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat kepulauan Nias sendiri sehingga akan menghambat pembangunan. Karena keberhasilan pembangunan di Nias adalah berhasilnya pimpinan daerah Nias mengatasi masalah narkoba,” lanjut Ododogo Lase.

Selanjutnya Ododogo Lase mengatakan jika Kapolres Nias tidak memperhatikan himbauan mereka maka LSM Gerakan Peduli Nias akan mengadukan hal tersebut kepada Kapolda Sumut agar dapat ditindaklanjuti.

LasserNews.wp.com yang mencoba mengkonfirmasikan hal tersebut kepada Kapolres Nias melalui selulernya Kapolres hanya bungkam tidak memberikan tanggapan apa-apa. (kariaman)

Polsekta Medan Baru Abaikan Pengaduan Masyarakat Saat Listrik Padam

Medan, LasserNews.wordpress.com

Tampaknya masyarakat yang mengadu di wilayah hukum Polsekta Medan Baru harus menelan kekecewaan saat listrik PLN padam. Kantor Polsekta Medan Baru tersebut gelap gulita hanya menggunakan penerangan seadanya dengan memasang lilin dan beberapa lampu emergency light.

Sementara itu komputer tidak bisa digunakan karena Polsekta Medan Baru tidak mempunyai genset sehingga masyarakat yang mengadu ke Polsek tersebut pun tidak bisa dilayani.

Kondisi ini dilihat dan diketahui saat LasserNews.wp.com menyambangi kantor Polsekta Medan Baru tersebut pada malam hari bersamaan dengan padamnya listrik PLN sekira pukul 22.55 WIB, Sabtu (13/4).  Suasana temaram yang terlihat dengan penerangan seadanya.

Pada saat yang sama tampak pula seorang warga masyarakat yang ingin membuat pengaduan ke Polsek tersebut namun tidak dapat dilayani dengan alasan lampu PLN padam sehingga komputer tidak bisa digunakan. Hanya disarankan agar menunggu sampai lampu listrik PLN menyala kembali.

AR, warga Padang Bulan yang akan membuat pengaduan ke Polsek tersebut hanya menggerutu kesal karena pengaduannya tidak dapat langsung dilayani.

“Bagaimana laporan saya bisa dibuat kalau harus menunggu lampu listrik PLN menyala kembali. Semestinya kantor Polsekta Medan Baru setidaknya memiliki genset yang gunanya saat listrik padam. Polsekta Medan Baru adalah abdi masyarakat jadi jangan sampai kinerjanya membuat masyarakat yang akan mengadu menjadi kecewa karena tidak bisa dilayani Polsek Medan Baru tersebut,” ungkap AR menahan rasa kecewa.

AR sangat kecewa dengan pengaduannya yang tak bisa dilayani oleh Polsek tersebut. ” Jauh-jauh saya datang untuk membuat pengaduan tetapi apa yang saya hadapi ternyata untuk mengantisipasi listrik PLN padam saja Polsekta tidak mampu menyediakan genset. Kantor Polsek harus mempunyai genset yang gunanya untuk mengatasi listrik PLN yang padam karena mereka harus 24 jam melayani masyarakat. Setahu saya setiap biasanya mempunyai genset bahkan hingga di pelosok sekali pun,” lanjut AR kesal.

LasserNews.wp.com mencoba mengkonfirmasikan hal ini kepada Kapolsekta Medan Baru Kompol Jean Calvin Simanjuntak melalui selularnya namun Kapolsek tersebut sepertinya mengelak memberi jawaban dan hanya mengatakan dirinya masih sibuk.

“Lain kali saja kita bicara karena saya sedang sibuk,” ujar perwira berpangkat melati satu ini. (kariaman)

Taman Margasatwa Medan Zoo Pilihan Sarana Rekreasi Keluarga

Medan, LasserNews.wordpress.com

Seekor ular Sanca Papua jenis Albertis yang sangat manis tampak melilit di tangan Saul, salah seorang pekerja di Taman Margasatwa Medan Zoo yang juga turut serta bersinergi dengan PD Pasar Kota Medan dalam kegiatan Gerakan Pasar Tahun 2013, Selasa (30/4).

Ular Sanca Papua dan seekor satwa primata turut berkunjung dalam mensosialisasikan Taman Margasatwa Medan Zoo di Pasar Kwala Bekala Medan tersebut. LasserNews.wp.com sempat juga bermain-main sejenak dengan ular sanca Papua yang belum diberikan nama tersebut karena baru saja berada di Medan Zoo. “Sanca Papua ini baru sekitar setengah bulan ada di Medan Zoo dan dikirimkan langsung dari Papua,” jelas Saul kepada LasserNews.wp.com.

Medan Zoo, Taman Margasatwa yang ada di Kota Medan ini berlokasi di Jalan Bunga Rampe IV no 100 Kelurahan Simalingkar B Kec. Medan Tuntungan. Medan Zoo merupakan salah satu sarana rekreasi yang ada di Kota Medan ini.

Di bawah naungan PD Pembangunan Kota Medan dengan Dirut PD Pembangunan Kota Medan Harmein Ginting Taman Margasatwa Medan Zoo telah mampu meningkatkan pengunjungnya dari sekitar 500an pengunjung setiap weekend dan hari Minggu du tahun 2011 kini telah mencapai 2000an pengunjung setiap minggunya, demikian Manager Medan Zoo Zainul Akbar Nasution menjelaskan kepada LasserNews.wp.com di Pasar Kwala Bekala Medan di sela-sela sosialisasi mereka membagikan brosur kepada masyarakat yang berbelanja di pasar tersebut.

Juga akan ada penambahan dua ekor harimau Menggala yang akan dikirimkan dari Ragunan Jakarta di bulan Mei 2013 ini, kata Zainul lebih lanjut. Medan Zoo sebagai taman margasatwa mempunyai peran dan fungsi sebagai konservasi tempat penangkaran satwa langka di luar habitatnya juga merupakan tempat sarana pendidikan yang dapat memberikan pengetahuan mengenai konservasi alam dan lingkungannya melalui peragaan maupun pertunjukan satwa serta menanamkan rasa cinta terhadapa satwa serta alam flora dan fauna dan sarana rekreasi dan hiburan bagi masyarakat kota Medan.

Selain berbagai macam satwa, Medan Zoo juga menyediakan berbagai permainan anak-anak, remaja dan dewasa seperti gajah tunggang, delman, kereta kencana, kereta api mini, mobil-mobilan, mandi bola, out bound, flying fox, ATV, dan panjat tebing.

Harga tiket masuk di hari biasa Rp 6.350,- dan hari libur Rp 9.350,-. Juga harga member card gratis bagi pembuka tabungan BRI Cabang Putri Hijau Medan. Rp 50.000,- bagi pelajar dan mahasiswa,  Rp 100.000,- bagi umum dan Rp 150.000,-  bagi ekslusif.

Selain itu disediakan juga lahan parkir yang luas, area istirahat yang sejuk, kantin, toilet dan musholla. (SR)