Kota Medan Masih Sangat Butuh Ruang Terbuka Hijau

LasserNews.wordpress.com

Pemko Medan saat ini berusaha membenahi masalah kebersihan dan keindahan kota dan taman-taman kota yang ada di Medan untuk mendapatkan Adipura Kencana Tahun 2013. Dengan program Medan Bersih Sampah kota Medan mulai dapat mengatasi masalah sampah. Begitu juga dengan menanam pepohonan baru di sejumlah taman dan tempat yang ada di kota Medan.

Namun kehijauan pepohonan kota Medan dibandingkan dengan kota Surabaya masih kalah, dengan kata lain bahwa kota Medan masih harus terus menanam pohon-pohon baru yang nantinya dapat membuat kota Medan jauh lebih hijau dengan rindangnya pepohonan, demikian dikatakan Sudi R.J salah seorang staf Narasindo Tour & Travel kepada LasserNews.wp.com di kantornya Jalan Juanda Medan, Kamis (16/5).

“Coba lihat dan perhatikan Jalan SM Raja, Jalan Pulau Brayan, jalan-jalan ke arah Belawan, jalan ke sekitar Amplas, jalan Letda Sujono arah ke Tembung, Jalan Jamin Ginting dan Jalan Gatot Subroto dan jalan-jalan ke arah Kampung Lalang masih terlihat sangat gersang karena sedikt sekali pepohonan di daerah tersebut. Itu semua karena Ruang Terbuka Hijau (RTH) masih kurang selama ini Ruang Terbuka Hijau yang ada di kota Medan justru lebih banyak dimanfaatkan untuk membuat perumahan dan pertokoan dan pembangunan infrastruktur,” lanjut Sudi sembari mengatakan dirinya sebagai warga kota Medan tidak salah jika turut memberikan aspirasi dan masukan kepada Pemko Medan.

Menurut Sudi seyogyanya Pemko Medan harus terus dapat mengevaluasi kembali agar Ruang Terbuka Hijau diperjuangkan sehingga kota Medan akan terlihat lebih hijau dan rindang bahkan jika bisa diperjuangkan kehijauan dan kerindangan pepohonan sehingga warga masyarakat kota Medan dapat berjalan tanpa harus merasa kepanasan di bawah rindangnya pepohonan di siang hari karena teriknya panas matahari. Trotoar yang ada di kota Medan sebaiknya jangan terlalu sering dibongkar namun semestinya diperbaiki agar menjadi lebih bagus. Pohon-pohon yang akarnya mulai keluar dicari solusi bagaimana untuk mengatasinya dan dahan-dahan dan ranting serta pepohonan yang sudah tua dan rapuh agar diperhatikan jadi tidak menimpa orang-orang yang melewati jalan-jalan yang ada pepohonan tersebut seperti yang sering terjadi selama ini dan kerap melukai orang-orang yang tertimpa atau pun kenderaan yang juga penyok saat tertimpa pohon tumbang.

Selain itu sangatlah diharapkan penempatan tong sampah ada di setiap 50 meter hingga di setiap 100 meter sehingga masyarakat kota Medan dapat belajar mendisiplinkan agar dapat membuang pada tempat. Saat ini masyarakat kota Medan masih kurang menyadari arti kebersihan sehingga sesuka hatinya membuang sampah sembarangan di jalan-jalan. Jangan hanya disaat ingin mendapatkan piala Adipura baru sibuk untuk membenahi kota Medan yang hanya dilewati dan dipantau oleh tim Adipura, pungkas Sudi mengakhiri perbincangannya dengan LasserNews.wp.com. (SR)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s