Bulan: Agustus 2013

Dona Yurike Sidabutar : Masyarakat Indonesia Pasti Sejahtera Jika Semua Anggota Dewan Rela Sumbangkan Semua Gajinya Untuk Rakyat

Medan, LN

Mengagetkan! LN dan rekan-rekan pers lainnya terkaget-kaget juga terharu saat Dona Yurike Sidabutar, caleg DPR RI Dapil Sumut I fraksi GERINDRA mengisahkan serunya perdebatan antara dirinya dan ibunya ketika mengatakan kepada ibunya bahwa seluruh gajinya 100% beserta uang reses 4 kali dalam setahun akan diserahkan kepada wilayah dapilnya, Dapil Sumut I (Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai dan Tebing Tinggi) selama 5 tahun jika dirinya terpilih sebagai anggota legislatif DPR RI Sumut I.

Dona Yurike Sidabutar, S.S caleg DPR RI Dapil I Sumut mengadakan pertemuan dengan sebagian tim suksesnya Dapil Sumut I di Saka Hotel Jalan Gagak Hitam (ringroad) Medan, Jum’at (17/8).

Uniknya sang caleg ini membuat Janji Iman dengan mengaktekan Janji Imannya di Notaris. Dalam Janji Imannya Dona menyatakan “Saya HARUS menyerahkan SELURUH GAJI (100%) dan UANG RESES saya (4 kali dalam setahun) kepada wilayah dapil saya (Dapil Sumut I yang meliputi wilayah Kota Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai dan Tebing Tinggi) SELAMA 5 (LIMA) TAHUN periode saya; UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT. Karena GAJI SAYA ADALAH UANG RAKYAT BUKAN UANG SAYA. Hingga seterusnya…

“Saya berdebat dengan ibu saya: Mami, saya akan serahkan seluruh gaji saya selama lima tahun yang berjumlah sekitar Rp 7,2 miliar termasuk uang reses 4 kali dalam setahun. Mami saya mneyarankan agar 50% saja yang diserahkan jangan seluruhnya. Perdebatan itu cukup lumayan juga,” lanjut Dona.

Namun yang berhak menerima uang tersebut adalah komunitas yang mendukung perjuangannya dengan cara membuat proposal yang berisi rincian anggaran untuk membuat bidang-bidang usaha kecil dengan nilai anggaran 2 hingga 5 juta per satu proposal/bidang usaha. Jika proposal lebih dari 50 proposal maka nilai tersebut akan berlaku. Bantuan diberikan 2 kali jika pada bulan ketiga usaha mengalami kerugian maka bantuan tidaka akan diberikan lagi. Dan proposal akan diterima paling lambat Maret 2014 mendatang. Setiap bidang usaha dikelola oleh dua orang dan diawasi oleh anggota-anggota komunitasnya masing-masing. Dan syarat lainnya bahwa harga harus lebih murah dari harga umumnya. Tujuannya adalah untuk masyarakat yang tidak termasuk komunitas tetapi masih dapat menikmati kesejahteraan tersebut.

Dan Dona Yurike memastikan jika dirinya berbohong atau ingkar janji maka dirinya akan mengundurkan diri dari jabatannya selaku anggota di DPR RI. Dan juga silakan lempar rumahnya dengan bom molotov dengan alamat terlampir di berkas Janji Imannya. Serta permalukan dirinya dan juga ludahi dirinya di rumah rakyat (DPR RI Senayan).

Dona melanjutkan pembicaraannya berapi-api sebab untuk perubahan total di Indonesia perlu adanya tindakan ekstrim dan berani mengambil sikap tegas akan gaji anggota Dewan. Jumlah anggota dewan se-Indonesia lebih kurang 21.000 orang dan jika semua anggota dewan melakukan hal seperti dirinya betapa sejahteranya rakyat Indonesia. Karena partai sebenarnya bukan ajang cari uang namun untuk MELAYANI RAKYAT.

Unik tapi nyata, begitulah penilaian LN terhadap sosok Dona Yurike Sidabutar yang berani mengambil sikap seperti itu bahkan telah mengaktekan Janji Imannya ke Notaris. Belum pernah dijumpai ada caleg yang berani berbuat seperti itu. Bisa jadi hal ini merupakan niat baiknya untuk mengurangi korupsi di Indonesia. Salut buat Dona Yurike Sidabutar! (SR)

Iklan

Ajudan Eldin Bersikap Tidak Mau Tau Dengan Wartawan LasserNews

Medan, LN

Acara halal bi halal di rumah Plt Walikota Medan, Dzulmi Eldin sebenarnya berlangsung dengan hangat dan kekeluargaan. Warga masyarakat Medan yang datang semua dapat bertemu dengan Eldin dan disambut hangat, Kamis (8/8).

Begitu juga dengan rekan-rekan wartawan dapat bersilaturahmi dengan baik di rumah kediaman Dzulmi Eldin. Namun diantara hangatnya sambutan kekeluargaan di rumah tersebut ada sebuah ketidaknyamanan di sana yang justru datangnya dari anggota Eldin.

Seperti biasa wartawan usai bersilaturahmi mendapatkan honor membuat berita namun pada saat pembagian honor berita tersebut wartawan LasserNews telah pulang ke rumah. Dan setelah menelpon salah satu wartawan bahwa honor membuat berita telah dibagikan kepada semua wartawan yang hadir tadi maka LasserNews disuruh kembali ke rumah Eldin dan menjumpai seseorang yang bernama Adnan yang menggunakan pakaian baju koko putih dan celana hitam serta menyandang tas.

Usai maghrib LasserNews kembali ke rumah Dzulmi Eldin dan menjumpai orang yang dimaksud. Namun ternyata ada di sana dua orang yang memakai baju koko berwarna putih serta menggunakan celana hitam juga menyandang tas. LasserNews meminta izin bertanya siapa yang bernama Adnan yang telah dikoordinasikan untuk media. Jawaban tak peduli di dapat LasserNews dari mereka dengan mengatakan “Di sini tidak ada orang yang bernama Adnan jadi kakak mungkin salah,” jawab salah seorang diantara mereka.

Akhirnya LasserNews menanyakan dimana Roby menantu Dzulmi Eldin yang telah mengarahkan Adnan untuk media pers. Dan salah seorang menunjukkan dimana Roby sedang duduk bersama istrinya. LasserNews segera menjumpai Roby dan menanyakan yang mana orang yang bernama Adnan. Roby segera menunjukkan bahwa Adnan ada di tempat dimana LasserNews bertanya tadi.

Tiba-tiba salah seorang dari mereka bergegas berlari ke arah LasserNews yang masih duduk dekat Roby dan istrinya.

Sungguh mengherankan bagi LasserNews mengapa mereka yang nyata-nyata tau ada orang yan bernama Adnan malah mengatakan bahwa di tempat tersebut tidak ada yang bernama Adnan sehingga seakan-akan LasserNews salah alamat menanyakan nama A D N A N tersebut. Apalagi di hari Idul Fitri 1434 H ini. Di hari orang-orang bersilaturahmi namun orang seperti Adnan bersikap seperti tidak peduli dan seperti ingin mempermainkan LasserNews seperti orang bodoh. (SR)

Dana CD PT TPL Diserahkan ke Masyarakat Samosir

Samosir, LN

Bupati Samosir Mangindar Simbolon, Selasa (30/7) menyerahkan dana Community Development (CD) dari PT Toba Pulp Samosir Lestari (TPL) berupa alat pertanian handtracktor, jalan usaha tani dan benih ternak kaki empat bagi enam kelompok tani di Pangururan.

“Sebagai warga negara kita berharap operasional PT TPL dapat berjalan dengan baik supaya masyarakat dapat menikmati dana untuk mengembangkan perekonomian masyarakat. Bantuan ini kiranya menjadi stimulan atau perangsang pengelolaan penerima bantuan CD. Alat pertanian yang diberikan dapat dipelihara dengan baik supaya dapat dimanfaatkan dengan baik sesama pengurus kelompok dan masyarakat lainnya,” terang Mangindar.

Mangindar mengharapkan agar masyarakat tetap melakukan pengawasan operasional PT TPL karena pengelola dan seluruh manajemen PT TPL Tbk adalah manusia biasa.

Sekretaris Tim Independen PT TPL Tbk, Hasudungan Butarbutar mengatakan CD tersebut dapat menjadi stimulan tambahan bagi mayoritas masyarakat Samosir sebagai petani. Dana CD adalah untuk hal yang produktif yang merupakan dampak positif kehadiran PT TPL Tbk. “Penerima bantuan CD TPL agar dapat memanfaatkannya dengan baik demi kepentingan bersama dan jangan sampai terjadi friksi dengan sesama penerima bantuan,” ujar Hasudungan.

Pimpinan TPL Tbk, Leo Hutabarat mengatakan akan tetap memberikan bantuan dana CD TPL kepada masyarakat disekitar konsesi PT TPL Tbk. “Masyarakat kiranya mampu menggunakan bantuan secara baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” Tutur Leo Hutabarat.

Asisten II Pemkab Samosir yang juga merupakan Koordinator dana CD TPL Tbk, Kampu Manik mengatakan bahwa CD PT TPL Tbk yang disalurkan adalah tahun buku 2010 sebesar Rp $24 juta kepada 6 kelompok tani. Bantuan terdiri dari empat unit handtarcktor, pembangunan jalan usaha tani di Desa Siallagan sepanjang 250 meter, 50 ekor benih ternak berkaki empat dan mesin pengelola kompos. (Jlhtbrt)