Walikota Tebingtinggi Terima Penghargaan Pembina K-3 Nasional


Umar Zunaidi Hasibuan.

Tebingtinggi, LN – Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan menerima penghargaan sebagai Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K-3) Nasional Tahun 2016 yang diserahkan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiridi Birawa Hotel Bidakara, Jakarta.

Kabag Humas PP Pemko Tebingtinggi, Bambang Sudaryono mengatakan, penghargaan serupa juga sudah pernah diterima pada tahun 2015, Wali Kota Tebingtinggi juga menerima penghargaan yang sama dari Menaker.

“Penghargaan itu diberikan atas komitmen wali kota dalam melakukan pembinaan Sistem Manajemen K-3 di Kota Tebingtinggi. Dalam acara tersebut Menaker juga akan menganugerahkanpenghargaanserupa pada 13 Gubernur dan 26 Bupati / Wali Kota se Indonesia,” ujar Bambang, dalam keterangan persnya, Kamis (19/5/2016).

Rencananya akan diserahkan Penghargaan Nihil Kecelakaan (Zero Accident Award) kepada 106 perusahaan di Provinsi Sumatera Utara, dan sebanyak 22 diantaranya adalah perusahaan dari Kota Tebingtinggi, termasuk Direktur RSUD Kumpulan Pane, Nanang Fitra Aulia dan Direktris RS Sri Pamela Medika Nusantara, Nina Zuliani.

 

“Pelaksanaan Sistem Menejemen K-3 di setiap perusahaan adalah suatu keharusan dalam rangka perlindungan dan peningkatan kesejahteraan pekerjaan – buruh. Sistem menejemen K-3 harus dibudayakan dalam menghadapi berbagai tantangan di era perdagangan bebas,” sebut Bambang mengutip ucapan Wali Kota Umar Zunaidi.

Umar juga mengucapkan terima kasih kepada pihak RSUD Kumpulan Pane dan RS Sri Pamela Medika Nusantara atas kerja keras yang telah dilakukan, sehingga mendapat penghargaan Zero Accident Award.

“Manajemen Sistem Manajemen K-3 di setiap rumah sakit adalah sangat penting untuk menjamin keselamatan dan kesehatan kerja paramedis dalam memberikan pelayanan prima kepada setiap pengguna jasa (pasien),” jelas Bambang.

Penghargaan itu diberikan atas komitmen Wali Kota Umar Zunaidi Hasibuan dalam Pembinaan K3 lewat berbagai kebijakan diantaranya, memberikan penghargaan pada pengusaha yang telah melaksanakan program K3 dan diberikan setiap tahun saat peringatan Hari Jadi Kota Tebingtinggi.

Melakukan kegiatan pencanangan bulan K3, serta pengawasan K3 di perusahaan. Sosialisasi lewat spanduk dan baleho, mengalokasikan dana APBD untuk kegiatan diklat ahli K3 Umum di Kota Tebingtinggi, serta mengusulkan perusahaan untuk mendapatkan zero eccident award.

Melalui Kabag Humas PP,  Wali Kota juga menyampaikan bahwa pelaksanaan Sistim Manajemen K3 harus dibudayakan dalam menghadapi perdagangan bebas. Pelaksanaan SMK-3 di setiap perusahaan merupakan satu keharusan dalam rangka perlindungan dan peningkatan kesejahteraan pekerja/buruh.

Sedangkan kepada Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) setempat diharapkan wali kota untuk terus melakukan pembinaan dan pengawasan yang intensif terhadap Sistim Manajemen K3 (SMK3) di setiap perusahaan yang beroperasi di Kota Tebingtinggi sesuai dengan undang-undang yang berlaku. (Tp)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: