Bulan: Juni 2016

Buka Puasa Bersama Jalin Silaturahmi Tingkatkan Pelayanan Polresta Medan

Mardiaz bilang salah satu fokus Polresta Medan adalah memerangi kejahatan penggunaan narkoba dan peredarannya di masyarakat.Ini adalah tahun kedua bagi Mardiaz melewati bulan suci Ramadhan sejak bertugas sebagai Kapolresta Medan pada Juni 2015 silam. Sebelumnya, polisi lulusan Akpol yang saat ini berpangkat tiga bunga sudut lima di pundaknya itu bertugas sebagai Wadir Reskrimum Poldasu.

Sementara itu Kabid Humas Poldasu AKBP Rina Sari Ginting SIK yang turut hadir mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kunjungan Kerja Kapoldasu dalam membahas program kerja di jajaran Polresta Medan terutama menjelang hari besar lebaran Idul Fitri 1437 H ini. Jajaran kepolisian semakin meningkatkan pelayanannya di terminal bus, bandara, tempat-tempat ibadah dan tempat keramaian lainnya.

“Setiap Polres sejajaran Poldasu akan dikunjungi oleh Bapak Kapoldasu.untuk meningkatkan silaturahmi dan membahas program kerja,”ujarnya.

 Tampak lebih dari 300 personel kepolisian hadir mengisi acara kunjungan kerja Kapoldasu, syukuran dan buka bersama itu. (SR)
Iklan

Sidak Ramadhan, Disperindag Medan Temukan Minuman Beralkohol

 

Sidak, Disperindag Medan Temukan Minuman Beralkohol
Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Medan, Irfan Syarif Siregar, dan Sekretaris Disperindag Kota Medan, Said Chaidir, saat memeriksa minuman kaleng beralkohol di salah satu super market, Senin (20/6)

Medan, LN

Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Medan, ditemukan puluhan kaleng minuman mengandung alkohol yang dijual di salah satu super market.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Medan, Irfan Syarif Siregar mengatakan, puluhan kaleng minuman mengandung alkohol tersebut ditemukan pihaknya di Swalayan Gloria, Jalan Gatot Subroto.

“Minuman alkohol kita temukan saat sidak di Swalayan Gloria. Saat kita temukan, minuman tersebut berada satu display dengan minuman ringan lainnya, dan itu tidak boleh dijajakan dan dijual sembarangan,” kata Irfan, Senin (20/6).

Dijelaskannya, minuman kaleng beralkohol yang ditemukan tersebut memiliki kadar alkohol mulai dari 2% hingga 4,9%. Untuk sementara minuman tersebut diturunkan pihak Disperindag Kota Medan dari display, sembari meminta pihak swalayan untuk meletakkannya di lokasi khusus.

Disperindag Medan Sidak Sejumlah Super Market

“Kalau bir, ini tidak etis karena di bulan Ramadan dan penempatannya juga terlalu terpampang ataupun terlihat jelas dan disandingkan dengan minuman kaleng lainnya,” jelasnya.

Irfan menyebut, puluhan botol minuman mengandung alkohol tersebut untuk kali ini tidak disita, karena sidak yang dilakukan bukan penyitaan, hanya peringatan. Namun kalau beberapa hari ke depan masih dilihat terletak di display yang sama, maka pihaknya akan lakukan penindakan tegas.

“Tadi kita juga sudah minta surat penjualan minuman beralkohol. Mereka bilang ada, tapi sudah beberapa waktu kita tunggu, nggak juga ditunjukkan kepada kita,” sebutnya.

Sementara seorang petugas keamanan Swalayan Gloria, Ahmad Harefa mengaku akan menyampaikan kepada atasannya apa yang telah diinstruksikan pihak Disperindag Kota Medan terkait temuan minuman beralkohol tersebut.

“Iya Pak, terima kasih, nanti akan kita sampaikan kepada atasan,” ucapnya.

Pihak Disperindag Kota Medan membagi dua tim dalam sidak kali ini, dan setiap tim akan datang ke sekitar 32-an super market maupun minimarket yang berada di Kota Medan. (ast)

 

BBPOM Medan Gelar Sidak Produk Makanan dan Kosmetik

BBPOM Medan Gelar Sidak Produk Makanan dan Kosmetik

BBPOM medan sidak produk makanan di Smarco Superstore Medan, Kamis (9/6)

Medan, LN

Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Medan, menggelar inspeksi mendadak ke Smarco Superstore, Ringroad City Walks di Jalan Ringroad/Gagak Hitam Medan, Kamis (9/6).

Kepala BBPOM Medan, M. Ali Bata Harahap mengatakan, sidak ini dilakukan untuk melihat dan mengecek produk-produk makanan maupun alat kosmetik yang tidak memiliki izin untuk diedarkan.

“Sidak ini digelar sebagai langkah pengawasan kita terhadap produk makanan dan produk kesehatan yang tidak ada izinnya. Apalagi memasuki hari-hari besar keagamaan, sering kedapatan produk yang tidak memiliki izin,” ujar Ali Bata.

Ali menambahkan, bertujuan untuk melindungi masyarakat dari produk pangan, kosmetik, obat-obatan dan lainnya yang tidak memenuhi syarat serta beresiko bagi kesehatan.

“Banyak masyarakat yang membeli produk makanan dan kosmetik sembarangan tanpa melihat izin edarnya. Apalagi banyak produk kita jumpai yang berasal dari luar Indonesia,” tambahnya. (ast)

Camat Medan Kota : Di Bulan Ramadhan Penuh Berkah Tetap Ciptakan Rasa Persatuan dan Kesatuan Serta Satukan Persepsi Dalam Mengayomi dan melayani Masyarakat

Medan, LN

Kegiatan buka puasa bersama dalam rangka menjalin silaturahmi antar unsur Muspika Kantor Camat Medan Kota diadakan di kantor Camat Medan Kota Jalan Stadion Medan, Jum’at (24/6). Tampak hadir Camat Medan Kota Syahrul Rambe S. Sos, Sekcam Medan Kota Ahmad SP, Kapolsek Medan Kota, seluruh perangkat Lurah Medan Kota, Karang Taruna, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Ketua PKK Kecamatan dan Ketua PKK Kelurahan Medan Kota dan tokoh-tokoh masyarakat.

Sebelum buka puasa ustadz Ulumuddin, SAg yang merupakan salah satu imam di Mesjid Raya Al-Mashun memberikan tausyiahnya sejenak. Beberapa pesan hikmah dalam tausyiahnya bahwa di bulan Ramadhan yang merupakan bulan suci yang penuh dengan hikmah, berkah, dan memiliki kedudukan yang agung di mata kaum muslimin. Hati umat Islam merasa bahagia dan senang setiap Ramadhan datang. Semangat untuk berbuat baik dan melaksanakan ketaatan meningkat. Menggelora semangat dalam jiwanya yang diikuti badannya sehingga merasa ringan melaksakanan ketaatan dan meninggalkan kemungkaran. Pastinya, perasaan ini akan dirasakan setiap muslim, selemah apapun imannya. Karena Ramadhan adalah bulan untuk melunakkan hati dan menentramkannya. Masa untuk saling tolong menolong dan bekerjasama dalam berbagai kebaikan dan ketaatan serta melaksanakan kebajikan-kebajikan. Pada bulan itu tergambar persatuan umat dalam beberapa aktifitas seperti buka puasa bersama yang diadakan di mana saja untuk memperkuat tali siturahmi.

Usai berbuka puasa pelaksanaan shalat Tarawih dilaksanakan di musholla yang ada di halaman belakang kantor Camat Medan Kota tersebut. Semua ini menjadi bukti nyata bahwa Ramadhan memiliki nilai dan kedudukan mulia di hati umat Islam.

Sekcam Medan Kota, Ahmad SP mengatakan bahwa kegiatan buka puasa di bulan Ramadhan 1437 H ini mengambil tema ‘Membangun Rasa Persatuan dan Kesatuan Untuk Pembinaan Ke Masyarakat dalam Rangka Menyatukan Persepsi Mengayomi dan Melayani Masyarakat’. (SR)

Mensos : Waspadai Permen Murah Dikemas Menarik Warna-Warni Mengandung Narkoba

Image result for waspadai permen murah mengandung narkoba
Image result for waspadai permen murah mengandung narkoba
Image result for waspadai permen murah mengandung narkoba
Image result for waspadai permen murah mengandung narkoba
Image result for waspadai permen murah mengandung narkoba
Image result for waspadai permen murah mengandung narkoba

 

Bengkulu, LN

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengim­bau para orangtua untuk lebih mengawasi jajanan buah hatinya terkait pene­muan makanan ringan me­ngan­dung narkoba yang dijual dalam bentuk permen seharga Rp1.000 per buah.

“Harganya murah, bentuk dan war­nanya unik-unik tapi mengandung nar­koba, jadi peranan orangtua menga­wasi anak-anaknya harus lebih ekstra,” kata Menteri saat menghadiri deklarasi kader wanita antinarkoba dan anti­kekerasan terhadap anak dan perem­puan di Masjid Al Huda Kota Beng­kulu, Jumat (17/6)

Menteri mengatakan bang­sa Indonesia meng­hadapi tantangan berat untuk menciptakan generasi yang tangguh dan cerdas. Sebab, upaya berbagai pihak untuk merusak masa depan gene­rasi pe­nerus juga semakin tinggi.

Beberapa fakta yang terjadi di ling­kungan masya­rakat bahwa pelaku ke­kera­san terhadap anak sudah dilaku­kan anak-anak. Demikian juga penjual­an narkoba tak jarang pela­kunya berusia anak-anak.

Dalam kasus permen mengandung narkoba menu­rut Menteri, harus dipan­dang dari sudut berbeda bahwa anak-anak membeli nar­koba, bukan membeli per­men.

“Sudut pandang ini akan membuat kita lebih hati-hati dan meningkatkan penga­wasan terhadap jajanan anak-anak,” ujarnya.

Oleh karena itu, Menteri mengapre­siasi gagasan Pe­ngu­rus Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) untuk membentuk dan mendeklarasikan kader wanita antinarkoba dan antikekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Ini pertama kali ada kelompok ma­syarakat yang secara proaktif mende­kla­­rasikan diri untuk meme­rangi nar­koba dan kekerasan terhadap perem­puan dan anak,” kata Mensos.

Ia mengharapkan gagasan dan ko­mitmen anggota LDII Provinsi Beng­kulu itu dapat menular ke kelompok ma­sya­rakat lainnya di daerah ini, ter­masuk ke provinsi lain.

Deklarasi yang digelar di Masjid Al Huda Kelurahan Tebeng, Kota Beng­kulu itu dilakukan sebanyak 500 anak perempuan yang didominasi usia remaja.

“Mereka menjadi duta bagi keluar­ganya, lingkung­an­nya dan minimal bagi dirinya sendiri untuk tidak terlibat pe­nyalahgunaan narkoba,” kata Wakil Ketua DPW LDII Provinsi Beng­kulu, Suharlan.

Perlu Komitmen

Terpisah, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Wa­seso menilai, diper­lukan komitmen ber­sama da­lam memberantas jaring­an narkoba di lapas-lapas.

“Harus dibangun komit­men bersama karena pena­nganan narkoba di lapas itu harus kita sikapi serius,” kata Kepala BNN, di Jakarta, Jumat.

Adanya pengungkapan baru-baru ini mengenai kasus narkoba jenis sabu di dalam pipa di Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, yang ternyata dikendali­kan dari dalam lapas, adalah buk­ti bah­wa jaringan narkoba di lapas masih te­tap ada. “BNN telah membuk­ti­kan jaringan (narkoba) di lapas itu masih ada,” kata­nya.

Pihaknya mengatakan upaya mem­per­ketat bahkan mengisolir para napi dilapas tidak membuat napi terbatasi geraknya. Hal itu diduga karena adanya keterlibatan oknum sipir.

“Walaupun sedemikian ketatnya di lapas itu, bahkan ada upaya mengisolir tetap saja mereka (napi) mampu me­ngen­dalikan narko­ba di luar (lapas). Mereka punya kemampuan dan mereka bisa memengaruhi oknum sipir. Mereka bisa punya alat komunikasi kalau tidak ada kaitannya dengan oknum aparat enggak mungkin. Itu sebabnya mereka masih bisa eksis,” katanya.

Sebelumnya BNN menemukan sembilan pipa yang berisi narkoba jenis sabu-sabu di salah rumah di kawasan RT. 01 RW. 012, Kelurahan Pen­ja­ringan, Jakarta Utara, Selasa (14/6). Dalam penggerebekan itu, BNN me­nyita sembilan buah pipa besi yang di da­lamnya terdapat sekitar 50 kilogram sabu kristal. Sabu tersebut diketahui merupakan kiriman dari Guangzhou, Tiongkok.

Dalam kasus ini, BNN menga­mankan lima tersangka, berinisial HE, EN, ED, GN dan DD. Tersangka ED, GN dan DD diamankan petugas di lokasi kejadian, sementara HE dan istrinya, EN, di­aman­­kan di rumahnya di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

“HE merupakan mantan napi Lapas Cipi­nang yang saat ini berstatus bebas bersyarat. Seolah tak jera, HE kembali berulah. Dalam bertransaksi, HE menggunakan identitas EN untuk membuka rekening dan alamat tujuan pengi­riman barang,” kata Budi.

Para tersangka yang ditangkap itu diken­dalikan napi yakni AK yang masih mendekam di La­pas Cipinang, Jakarta yang merupakan bagian dari ke­lompok terpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman, katanya. (astrid)

Gubsu Lantik 33 Pejabat Pemprovsu Eselon II dan III

 Foto para pejabat eselon II dan III lingkup Pemprovsu angkat sumpah saat dilantik Gubsu Ir H.T Erry Nuradi, Jum’at (17/6) di Aula Martabe
Medan, LN

Gubsu Ir HT Erry Nuradi MSi melantikan 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama(Eselon II) dan 21 Pejabat Administrator (Eselon III) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Jumat (17/6) di Aula Martabe Kantor Gubsu.

Hadir pada kesempatan itu Sekdaprovsu Hasban Ritonga SH, para Staf Ahli, Asisten Kepala SKPD dan PNS di lingkungan Pemprovsu.

Rotasi jabatan pertama kali dilakukan Gubsu setelah dilantik Presiden RI menjadi Gubernur Sumut definitive. Dia mengharapkan pejabat yang baru dilantik agar melaksanakan tugas sebaik-baiknya sebagai pelayan publik dan menempatkan diri sebagai agen perubahan atau agent of change. “Pejabat yang baru dilantik harus bisa menjadi agent of change,” ujar Gubsu

Dia mengatakan ada tiga perubahan yang mendasar yang harus dilakukan yakni yang pertama merubah paradigma, cara pandang paradigma lama ke paradigma baru. Selama ini publik memandang bahwa aparatur sipil negara (ASN) sebagai simbol kekuasaan dan menurutnya harus dirubah ASN sebagai simbol pelayanan.

Kedua, harus mampu merubah pola pikir dan prilaku. ?Ditengah situasi dan kondisi Pemprovsu yang saat ini cukup memprihatinkan tentu harus mampu melakukan revolusi mental dan merubah pola pikir, terutama pola pikir yang tidak baik pada masa-masa yang lalu,? jelasnya.

Dan yang ketiga, lanjut Gubsu, pejabat harus dapat merubah sikap dan perilaku yang kurang baik menjadi baik. “Tunjukkanlah bahwa saudara adalah pelayan masyarakat,” ujar Gubsu.

Pada kesempatan itu Gubsu juga mengharapkan agar pejabat yang baru dilantik dapat bertindak khususnya meningkatkan disiplin PNS yang akhir-akhir ini semakin menurun. “Sebagai pejabat yang baru dilantik agar menindak tegas PNS yang tidak disiplin,” tegas Gubsu. Karenahanya dengan disiplin good governance dan clean government dapat terwujud.

Adapun Pejabat yang dilantik Dr Ir Binsar Situmorang MSi MAP menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprovsu yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman yang saat ini dijabat Ir Ibnu Sri Hutomo MM yang sebelumnya mejabat Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setdaprovsu.

Ferlin Nainggolan yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan pada Sekretariat Daerah Provsu saat ini manjabat Kepala Badan Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Provsu.

Ir Riadil Akhir Lubis yang sebelumnya Staf Ahli Bidang Ekonomi, SDA dan Keuangan pada Sekretariat Daerah Provsu dilantik menjadi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provsu. Drs Bondaharo Provsu dilantik menjadi Kepala Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Provsu yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Perekonomian Setdaprovsu.

Nouval Mahyar, SH yang sebelumnya Kepala Biro Pemerintahan Setdaprovsu dilantik manjadi Staf Ahli Gubsu Bidang Hukum dan Pemerintahan Setdaprovsu. Sementara Ir Dinsyah MM yang sebelumnya menjabat Kadis Pengelolaan Sumber Daya Air Provsu dilantik menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi, SDA dan Keuangan pada Setdaprovsu.

Selanjutnya Rajali, S.Sos, MSP yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendapatan Provsu dilantik menjadi Kepala Dinas Kesejahteraan dan Sosial Setdaprovsu. Dan untuk posisi Kadis Pendapatan Provsu saat ini dijabat Dr H Sarmadan SH MM yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Pelayanan Perijinan Provsu.

Ir H Alwin MSi dilantik menjadi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provsu yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Penilitian dan Pengembangan Provsu. Nurlela SH MAP menjabat Kepala Biro Pemberdayaan Perempuan, Anak dan KB Setdaprovsu yang sebelumnya Sekretaris Korpri Provsu yang selanjutnya dijabat Drs H Muhammad Yusuf, MM yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Kemasyarakatan dan Sosial Setdaprovsu.

Selanjutnya untuk jabatan Eselon III di lingkungan pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Mulyadi Simatupang SP MSi dilantik menjadi Kepala UPT Dinas Pendapatan Binjai yang sebelumnya Kepala Bidang Sosial dan Budaya pada Badan Penelitian dan Pengembangan Provsu.

Isna SH dilantik menjadi Kepala UPT Penyuluhan Pendapatan Daerah Dispenda Provsu yang sebelumnya Kabid Pendidikan dan Pelatihan Teknis Badan Diklat Provsu. Drs Syahrul Irwan Nasution yang sebelumnya Kepala UPT Penyuluhan Pendapatan Daerah Dispenda Provsu dilantik menjadi Kabid Pendidikan dan Pelatihan Teknis Badan Diklat Provsu. Muhammad Faisal Hasrimy, AP MSi yang sebelumnya sebagai Kepala UPT Medan Selatan Dinas Pendapatan Provsu menjadi Kepala Bagian Humas Pimpinan, Keprotokolan dan Telekomunikasi pada Biro Umum Setdaprovsu yang sebelumnya dijabat Hendra Dermawan Siregar SSTP MSP yang saat ini menjadi Kepala Bidang Sosial dan Budaya Badan Penelitian dan Pengembangan Provsu.

Ita Safitri, SE saat ini menjabat Kepala UPT Medan Selatan pada Dispenda Provsu yang sebelumnya Kasi PKB UPT Dinas Pendapatan Medan Selatan Provsu. Drs Abdul Haris Rangkuty, MAP menjadi Sekretaris Badan Promosi dan Investasi Provsu yang sebelumnya Kabag Anggaran pada Biro Keuangan Setdaprovsu. Rudi Rinaldi, S.Sos M.AP yang sebelumnya Kasubbid Pemberdayaan Organisasi dan Pemuda pada Dinas Pemuda dan Olah Raga Provsu menjadi Kabid Bina Keolah Ragaan Dinas Pemuda dan Olah Raga Provsu.

Selanjutnya Dra Hamida Pasaribu staf pada Dinas Pendidikan Provsu saat ini menjadi Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi Dinas Pendidikan Provsu yang sebelumnya dijabat August Sinaga, SPd. SST dan selanjutnya menjadi Kepala UPT SMKN Binaan Provsu. Antony Sinaga SH MHum menjadi Kepala Bagian Penyuluh Hukum Biro Hukum Setdaprovsu yang sebelumnya Kepala UPT Dinas Pendapatan Provsu Pematang Siantar. Erlina Yudha Altius STTP MSI staf pada Dinas Pendapatan Provsu menjadi Kepala UPT Dinas Pendapatan Provsu Pematang Siantar. Drs Sudarto MAP yang sebelumnya Kepala Bagian Pembinaan Kehidupan Beragama pada Biro Binkemsos Setdaprovsu menjadi Kepala Bidang Pembinaan Ideologi dan Kewaspadaan Bangsa pada Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Provsu. Agus Tripriyono SE staf Balitbang Provsu menjadi Kabag Anggaran pada Biro Keuangan Setdaprovsu. Drs Muhammad D yang sebelumnya Kepala Bidang Pembinaan Idelogi dan Kewaspadaan Bangsa pada Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat menjadi Kepala Bagian Pembinaan Kehidupan Beragama pada Biro Bina Kemasyarakatan dan Sosial Setdaprovsu.

Jojor Sitorus Pane, S.Sos MSi menjadi Kepala Bidang Pembinaan SDM dan kelembagaan Perpustakaan pada Badan Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Provsu yang sebelumnya Kasubbid Pembinaan Kelembagaan Perpustakaan pada Badan Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Provsu.

Maruli Silitonga SE staf pada Dispora Provsu menjadi Kepala UPT Pelatihan Tranmigrasi pada Disnakertrans Provsu, Dra Hj Marwani Telaumbanua Staf pada Dinas Pendidikan Provsu menjadi Kepala Bidang Pendidikan Non Formal, Informal dan PAUD (PLS) pada Dinas Pendidikan Provsu.

Drs Afwan APT, MM sebelumnya Sekretaris Dinas Kesehatan Provsu menjadi Kepala UPT Pelayanan Ambulan dan Pengaduan Masyarakat pada Dinas Pendidikan Provsu yang bertukar tempat dengan Drs Agustama APT MKes. H Afifi Lubis SH Staf Badan Penelitian dan Pengembangan Provsu menjadi Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Provsu. (abd)

DPRD Medan Desak Perombakan Pejabat TRTB Medan

Medan, LN

Kalangan anggota DPRD Medan mendesak Walikota Medan Dzulmi Eldin segera merombak pejabat di Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan. Pasalnya, sejumlah rekomendasi DPRD Medan terkait bangunan bermasalah belum ditindaklanjuti TRTB.

Anggota DPRD Medan Parlaungan Simangunsong mengatakan, TRTB tidak tegas terhadap bangunan melanggar Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB) dan merusak estetika. Terkesan ada pembiaran dari oknum di Dinas TRTB sehingga rekomendasi untuk membnongkar bangunan yang merupakan DPRD Medan hasil rapat dengar pendapat (RDP) tidak pernah terealisasi.

“Ini (mengabaikan rekomendasi) pelecehan lembaga. Padahal rekomendasi itu keputusan hasil RDP DPRD bersama instansi terkait dan masyarakat. Itupun tak ditindaklanjuti. Ada hubungan apa pejabat Dinas TRTB dengan pemilik bangunan?” kata Parlaungan Simangunsong, akhir pekan lalu.

Dia mengatakan, beberapa pembangunan yang melanggar izin justru hanya direvisi. “Revisi, seolah-olah melegalkan penyimpangan. Kita harapkan ada reformasi birokrasi di Dinas TRTB Medan,” katanya.

Rekomendasi DPRD Medan yang belum ditindaklanjuti diantaranya, bangunan di Jalan Pelita I Kelurahan Sodorame Barat II Kecamatan Medan Perjuangan. Izin IMB hanya untuk 2 unit, namun yang dibangun sebanyak 7 unit. Rekomendasi hasil RDP Komisi D sudah disampaikan. Hingga kini, bangunan hampir rampung belum ada tindakan TRTB. Contoh lain lanjutnya bangunan Town House di Jalan Pelajar dan 23 unit bangunan di Jl Rela/Keruntung lingkungan 2 Kelurahan Sidorejo Kecamatan Medan Tembung, bangunan Villa Town di Jalan Kapten Muslim Gang Jawa.

Parlaungan mensinyalir ada sejumlah oknum pejabat di Dinas TRTB yang berkolusi dengan pengembang. “Banyaknya pelanggaran ini tidak hanya merusak estetika, tapi kebocoran PAD (pendapatan asli daerah),” katanya.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Medan H Jumadi menyampaikan hal yang sama. Jumadi menilai pejabat TRTB terkesan sepele (tidak menganggap ada) tugas anggota dewan. Kritikan dan masukan terkesan angin lalu. “Kita kesal terhadap pejabat Dinas TRTB yang tidak pernah menggubris kritik dan saran yang kita ajukan demi perbaikan kota dan penyelamatan PAD. Pejabat TRTB yang sekarang juga selalu bisa dikendalikan para pengusaha,” katanya.

Demi menyelamatkan PAD dan penataan keindahan kota Medan, dia pun mengusulkan agar Walikota Medan mengganti sejumlah pejabat di Dinas TRTB, mulai Kadis, Kabid, Kasi serta oknum yang terlibat melindungi bangunan melanggar izin. (abd)