Bulan: Juli 2016

Luhut : TPL Punya Andil Terbesar Atas Pencemaran Danau Toba

“Kalau dia tidak bisa (memperbaiki), evaluasi keberadaannya. Jangan karena terima Rp5 miliar, sudah senang, padahal mereka terima 500 juta dolar AS.”
Medan, LN.  Pencemaran yang terjadi di Danau Toba yang ditetapkan sebagai salah satu destinasi wisata nasional dinilai luar biasa sehingga diperlukan penanganan serius untuk mengatasinya.
Dalam dialog nasional di Medan, Senin, Menko Polhukam Luhut Panjaitan mengatakan jika tidak disiapkan langkah yang serius dan tegas dikhawatirkan pencemaran tersebut akan sulit diatasi dengan cepat.
Pihaknya mendukung Pemprov Sumut yang telah menyiapkan sejumlah rencana aksi untuk mengatasi pencemaran tersebut, terutama untuk mendukung program pengembangan Danau Toba.
“Karena lintas kabupaten, tidak usah ragu, saya dukung,” katanya dalam dialog dengan tema “peranan tokoh masyarakat dalam membina kehidupan berbangsa dan bernegara dalam bingkai NKRI itu”.
Foto : Kerusakan hutan di kawasan Danau Toba sehingga sisa vegetasi hutan tinggal 12% dari luas areal hutan di kawasan tersebut
Menurut Luhut, cukup banyak faktor penyebab pencemaran tersebut danau yang menjadi kebanggaan warga Sumatera Utara tersebut.
Salah satu perusahaan yang ikut memberikan andil dalam pencemaran tersebut adalah PT Toba Pulp Lestari (TPL) yang bergerak dalam produksi bubur kertas.
Untuk itu, perusahaan yang berlokasi di Kabupaten Toba Samosir tersebut perlu memperbaiki teknologinya, pengolahan limbahnya, dan memiliki HTI tersendiri agar tidak menebang hutan yang lain.
Pemangku kepentingan di Sumut juga diingatkan untuk tegas dalam menegakkan aturan, terutama jika mengetahui adanya praktik yang merusak lingkungan.
“Jangan karena diberi recehan, lalu lupa. Kita berdosa sama anak cucu. Cari makan masih banyak di tempat lain. Jangan di limbah kita mainkan,” katanya.
Mantan perwira tinggi TNI Angkatan Darat tersebut mengaku telah bertemu pimpinan TPL dan mengingatkan perusahaan tersebut untuk memperbaiki kinerjanya, termasuk memperbaiki jalan yang rusak akibat dilalui truk-truk milik perusahaan tersebut.
“Kalau dia tidak bisa (memperbaiki), evaluasi keberadaannya. Jangan karena terima Rp5 miliar, sudah senang, padahal mereka terima 500 juta dolar AS,” katanya di hadapan Gubernur Sumut HT Erry Nuradi, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Adhi Prawoto, dan puluhan tokoh masyarakat Sumut.
Gubernur Sumut HT Erry Nuradi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah rencana aksi untuk mengatasi pencemaran yang melanda Danau Toba tersebut.
Rencana aksi tersebut akan dilaksanakan hingga tahun 2018 dengan melibatkan tujuh kabupaten di sekitar Danau Toba yakni Simalungun, Karo, Samosir, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, dan Dairi.
Diantaranya rencana aksi itu adalah penghapusan aktivitas keramba jaring apung, peningkatan kualitas air Danau Toba, penghentian penebangan hutan, penataan kawasan, konservasi dan pendayagunaan sumber daya air, dan pengembangan infrastruktur.
Penghapusan aktivita keramba jaring apung tersebut akan dilakukan secara bertahap. “Kalau tidak bisa dihapuskan semua, bisa dilakukan dengan zonanisasi,” katanya.
Dialog tersebut ditutup dengan penandatanganan komitmen untuk menjalankan rencana aksi pengembangan Danau Toba oleh tujuh bupati yang disaksikan Menko Polhukam Luhut Panjaitan. (tyo)

Jaksa Agung : 14 Terpidana Dieksekusi Mati Akhir Pekan Ini Termasuk Freddy

Jaksa Agung: 14 Terpidana Dieksekusi Mati Akhir Pekan Ini, Freddy MasukJaksa Agung HM Prasetyo
Jakarta, LN.  Jaksa Agung HM Prasetyo memutuskan mengeksekusi mati 14 terpidana pada akhir pekan ini. Salah satu yang masuk dalam daftar nama tersebut adalah Freddy Budiman.
“Kalau tidak berubah 14 orang,” kata Prasetyo di kantornya, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Rabu (27/7/2016).
Menurut Prasetyo, persiapan sudah final. Perwakilan keluarga sudah datang, tim eksekutor sudah di Nusakambangan dan perwakilan kedutaan asing juga sudah berada di pulau penjara itu.
“Mudahan-mudahan nggak ada halangan (akhir pekan ini). Kalau semua sudah final, nggak ada yang kita tunda-tunda,” ucap Prasetyo.
Sejumlah nama yang disebut-sebut belakangan ini dipastikan masuk dalam daftar yang akan dieksekusi mati. Termasuk gembong narkoba Freddy Budiman, terpidana mati yang terus mengendalikan narkoba dari balik penjara bernilai puluhan miliar. Freddy juga membangun pabrik sabu di kamar penjara.
“Freddy masuk. Merry Utami masuk,” cetus Prasetyo.
Saat ini persiapan di pulau tersebut sudah selesai dilakukan. Proses sterilisasi terus dilakukan. Pulau tersebut sudah tidak bisa dimasuki masyarakat selain oleh petugas.
“Semua sudah diisolasi,” pungkas Prasetyo. (detik/com)

Jelang Eksekusi Mati Puluhan Mobil Masuk ke Nusakambangan Termasuk Mobil Dinas Polisi

Rabu 27 Jul 2016, 15:12 WIB
23 Mobil Masuk ke Nusakambangan, 17 di Antaranya Kendaraan Dinas PolisiMobil-mobil polisi masuk ke Nusakambangan

Gubsu Harapkan Merdang Merdem Masuk Kalender Pariwisata Sumut

Gubernur Hadiri Merdang Merdem Kota Medan 2016
Foto bersama Gubernur Sumatera Utara bersama Aron Merdang Merdem 2016

Medan, LN. Gubernur Sumatera Utara H T Erry Nuradi mengharapkan kegiatan Merdang Merdem yaitu perayaan suku Karo yang disebut juga Kerja Tahun dapat dilaksanakan rutin dan menjadi salah satu kalender pariwisata Sumatera Utara. Hal itu disampaikan Gubsu saat menghadiri acara Merdang Merdem Kuta Madan/ Kota Medan yang dilaksanakan di Monumen Guru Patimpus Jalan S. Parman, Medan, Jumat (15/7) Acara ini dihadiri oleh Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution dan tokoh tokoh Karo Sumut serta sekitar ratusan tamu undangan.

Kegiatan Pesta Tahunan tersebut diharapkan Gubsu menjadi ajang silaturahmi dan juga wahana melestarikan budaya Karo.  Pelaksanaan Merdang Merdem Kota Medan menurut Gubsu terasa bermakna karena digelar di monumen Guru Patimpus yang merupakan tokoh pendiri Kota Medan. “Pak Eldin dan Pak Akhyar sebaiknya memperhatikan kegiatan ini dan menjadi ini sebagai agenda rutin Kota Medan dan Provsu,” ujar Erry.

Pesta Tahunan atau Merdang Merdem bila dikemas secara baik menurut Erry layak masuk sebagai  salah satu atraksi pariwisata di Sumatera Utara. Kegiatan ini dikatakan Erry dapat menjadi salah satu Kalender Pariwisata Sumatera Utara.

Dalam kesempatan itu, Gubsu juga mengakui kelemahan pariwisata Sumut yang saat ini belum memiliki jadwal tahunan kegiatan (calendar of event) pariwisata yang terintegrasi. Kegiatan yang dilakukan selama ini seringkali pada waktu yang mepet dan tidak terprogram jauh hari. Saya berharap Sumut yang mempunyai 33 kabupaten/kota memiliki calendar of event bersama. “Kalau saja ada 1 event setiap kabupaten/ kota maka ada minimal 33 kegiatan setiap tahun. Belum lagi Tanah Karo yangg memiliki even lebih dari sekali dalam setahun ini bisa memperkaya calendar of event pariwisata kita,” ujar Erry.

Gubernur juga mengatakan Karo dan budayanya memperkaya dan menjadi salah satu kebanggaan Sumatera Utara.  “Masyarakat Karo memiliki tradisi dan kebudayaan yang kaya, terkenal mandiri dan pekerja keras. Karakter masyarakat  karo yang patut dibanggakan diantaranya  keharmonisan, persaudaraan, toleransi, sifat mudah menyesuaikan diri dan berpegang teguh pada prinsip-prinsip moral ,” ujar Erry.

Dengan sifat tersebut masyarakat karo dapat dengan mudah bergaul dengan etnis lainnya. “Banyak akademisi, politisi, birokrat dan pengusaha sukses yang lahir dari masyarakat Karo,” ujarnya.

Gubsu juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap bencana erupsi Gunung Sinabung yang berlangsung selama lima tahun dan hingga kini masih menjadi persoalan bagi Tanah Karo.  Dijelaskannya saat ini pemerintah berupaya menyelesaikan relokasi bagi sekitar 10 ribu pengungsi yang dulunya bertempat tinggal di radius 5 km. “Saya berharap kita semua, seluruh tokoh masyarakat Karo bisa mendukung agar persoalan ini bisa diselesaikan,” katanya.

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat Karo, Effendy Barus, mengatakan maksud kegiatan Merdang Merdem Kota Medan untuk mengenang kembali sejarah berdirinya Kota Medan. Sebelum menjadi kota disebut Kuta Medan. Guru Patimpus Sembiring Pelawi. Dengan memperingati, maka kita ikut mengenang jasa dan melanjutkan cita-cita pendahulu,” katanya.

Dikatakannya, tujuan diadakan Merdang Merdem sebagai ucapan syukur kepada Tuhan, sekaligus memperkenalkan sejarah berdiri Kota Medan kepada masyarakat. Selan itu untuk mempererat persatuan dan kesatuan masyarakat Karo dan turut serta membangun kebanggaan dan cinta tanah air.

Abdi Sembiring selaku ketua panitia kegiatan Merdang Merdem Kota Medan 2016 didampingi oleh Purnama Br Ginting (Mami Pur Ginting Petir) selaku sekretaris turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu demi suksesnya acara yang digelar.

“Mewakili seluruh panitia, saya sebagai Ketua Panitia mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu, sehingga dapat terlaksananya acara Merdang-merdem Kota Medan 2016,” ujarnya.

Abdi Sembiring juga berharap agar kegiatan Merdang-merdem yang dikenal juga dengan istilah Kerja Tahun tersebut dapat dijadikan agenda kegiatan Tahunan Pemko Medan dan anggarannya dapat ditampung di APBD Sumut atau Pemko Medan.

Acara menampilkan Opera Guru Patimpus dan adu perkolong-kolong serta dimeriahkan beberapa penyanyi Karo seperti Plato Ginting, Averiana Barus, Rezky Purba, Wisnu Bangun, Mpuh Sembiring, dan Gendang guro-guro aron. (SR)

 

 

Kota Tebingtinggi Kembali Raih Piala Adipura 2016

Tebingtinggi, LN. Walikota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan, menerima langsung Anugerah Piala Adipura untuk kedua kalinya, setelah tahun 2015 menerima piala yang sama. Piala Adipura 2016 diserahkan Wakil Presiden H Yusuf Kalla pada puncak acara Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kabupaten Siak Kepulauan Riau, Jumat (22/7).

Kota Tebingtinggi memperoleh Adipura untuk Kategori Kota sedang bersama 4 kota lainnya di Provinsi Sumatera Utara, dan ini untuk kedua kalinya setelah tahun 2015, prestasi ini merupakan kebanggaan warga Kota Tebingtinggi.

Kabag Humas PP Kota Tebingtinggi Drs Bambang Sudaryono yang ikut serta mendampingi Walikota dari Siak Riau melalui siaran persnya menyampaikan, Piala Adipura tersebut akan dibawa melalui jalan darat, dan diperkirakan akan tiba di Kota Tebingtinggi pada, Sabtu (23/7). “Penyambutan kedatangan Piala Adipura tersebut akan dimulai gerbang perbatasan Jalan Soekarno – Hatta Desa Paya Pasir Kecamatan Tebing Syahbandar yang merupakan jalan lintas Sumatera Tebingtinggi – Kisaran (Asahan),” papar Bambang.

Selanjutnya, diarak keliling Kota Tebingtinggi menuju titik kumpul Lapangan Merdeka Jalan Sutomo sekaligus puncak kegiatan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, dan diisi dengan pagelaran berbagai kegiatan diantaranya pameran dan perlombaan yang digelar Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Tebingtinggi.

Disampaikan Bambang Sudaryono, Piala Adipura tahun 2016 ini terasa lebih istimewa dari tahun 2015 lalu, karena merupakan kado untuk Walikota dan Wakil Walikota H Umar Zunaidi Hasibuan/H Oki Doni Siregar yang akan mengakhiri masa jabatannya pada 5 Agustus 2016 dan ulang tahun H Umar Zunaidi Hasibuan pada 1 Agustus yang genap memasuki usia 60 tahun.

Bambang berharap masyarakat Kota Tebingtinggi ikut bersama-sama menyambut kedatangan Piala Adipura ini dengan meriah. Namun, tetap menjaga ketertiban agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan, terutama yang menggunakan kendaraan bermotor roda dua mau pun roda empat. (SR)

Dewan Ulama Arab Saudi : Pokemon Go Bukan Ajaran Islam

Ulama Saudi Keluarkan Fatwa Soal Pokemon Go
Dewan Ulama Arab Saudi mengeluarkan fatwa mengenai permainan Pokomen Go.
Riyadh, LN
Dewan Ulama Arab Saudi mengeluarkan fatwa mengenai permainan Pokomen Go. Dalam pernyataannya, Dewan Ulama Saudi mengatakan, bahwa permainan Pokemon Go tidak

sesuai dengan ajaran Islam.

Fatwa yang dipakai sejatinya adalah fatwa yang pernah dikeluarkan Dewan Ulama Saudi 15 tahun lalu. Kala itu Dewan Ulama mengeluarkan fatwa mengenai permainan kartu Pokemon.

Dewan itu berpendapat, bahwa perubahan dari makhluk dalam permainan, yang diberi kekuasaan tertentu, sebesar penghujatan dengan mempromosikan teori evolusi. “Hal ini mengejutkan bahwa kata ‘evolusi’ telah banyak di lidah anak-anak,” bunyi fatwa itu, seperti dilansir Reuters pada Rabu (20/7).

“Permainan ini juga mengandung unsur-unsur lain yang dilarang oleh hukum Islam, termasuk syirik terhadap Allah dengan mengalikan jumlah dewa, dan perjudian, yang Allah telah larang dalam Al-Quran dan disamakan dengan anggur dan berhala,” sambungnya.

Fatwa itu menambahkan, simbol yang digunakan dalam permainan adalah simbol-sombol dari agama Shinto yang merupakan agama yang dianut oleh mayoritas warga jepang, Kristen, Freemasonry dan juga menggunakan simbol Zionisme global. (SR)

(dikutip dari reuters)

Wapres JK : Filipina Akan Menderita Jika Indonesia Hentikan Ekspor Batubara

Wapres JK: Filipina Akan Menderita Kita Setop Pengiriman Batu BaraWakil Pesiden Jusuf Kalla