Bulan: Agustus 2016

Muskot Percasi Medan I Sekaligus Pendaftaran Calon Ketua dan Pengurus Baru

MEDAN, LNPersatuan Catur Indonesia (Percasi) Medan akan melakukan pemilihan pengurus ketua umum dan pengurus baru di restoran Lucky King, Jalan Thamrin nomor 18. Pemilihan tersebut akan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Sekretaris panitia acara Widodo mengatakan, mereka akan memilih pengurus Percasi Medan untuk masa jabatan 2016 hingga 2020 mendatang. Pemilihan tersebut diadakan karena masa jabatan sebelumnya sudah habis padadi tahun 2016 ini.

Widodo mengatakan, untuk acara besok Percasi Medan akan mengundang 16 pengurus Percasi Kecamatan se-kota Medan untuk hadir dalam pemilihan ketua dan pengurus baru itu. Ia menegaskan, Kamis (11/8/2016), juga menjadi hari terakhir bagi orang yang ingin mencalonkan diri sebagai ketua umum Percasi Medan.

Kemudian hingga sore pukul 14.30 WIB, panitia masih menerima satu orang bakal calon (balon) ketua umum saja. Namun bagi siapa pun yang ingin mendaftar maka akan ditunggu sebelum pukul 00.00 dinihari, Jumat (12/8/2016).

“Sampai saat ini masih cuma satu orang bakal calon saja. Masih Pak Sonny Firdaus saja yang masih mendaftar, ” katanya.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kecamatan Medan Denai ini menjelaskan, nantinya ketua umum yang terpilih akan memilih sekretarisnya dan berbagai pengurus lainnya. Selain itu Widodo juga berharap agar ketua baru Percasi Medan mampu menggiatkan Olahraga catur di Kota Medan.

“Semoga ketua baru bisa membuat program kerja yang sangat bermanfaat untuk pecatur-pecatur Medan. Misalnya membuat kejuaraan catur memperebutkan piala ketua Percasi Medan dan berbagai kegiatan lain sejenisnya ,” ujarnya. (SR)

Iklan

Wartawan Tribun dan MNC TV Dianiaya Oknum TNI AU

Medan, LN – Dua orang wartawan menjadi korban penganiayaan oknum TNI Angkatan Udara dan Pasukan Khas Landasan Udara Suwondo, saat meliput aksi warga Sarirejo, Medan Kecamatan Medan Polonia Sumatera Utara, Senin (15/8/2016).
Kedua korban bernama Array Argus wartawan dari

Hasil gambar untuk foto wartawan yg dianiaya oknum TNI AU 15 agustus 2016
Keterangan : Foto wartawan MNC TV, Andri Syafrin yang dianiaya oknum TNI AU, Senin (15/8)
Hasil gambar untuk foto wartawan yg dianiaya oknum TNI AU 15 agustus 2016
Wartawan Tribun korban penganiayaan kearogansian TNI AU, Senin (15/8)

Tribun Medan (Tribunnews Network) dan Andri Safrin dari MNC TV itu dipukul dengan kayu, pentungan, dan senjata laras panjang. Mereka juga diinjak-injak oleh oknum tersebut. “Awalnya saya mau wawancara ibu-ibu warga sana.    Lagi duduk di sebelah ibu itu, saya ditarik, dihantam kayu broti itu, diseret-seret dan dipijak-pijak,” kata Array seperti dikutip Tribun Medan, Senin.

Array mengaku sebagai wartawan, tetapi pelaku terus memukulnya.

“Aku sudah teriak, aku wartawan, sambil menunjukkan identitasku. Tapi orang itu bilang, ‘Enggak urus! Enggak urusan saya itu!’ dan terus menyeret serta menginjak-injak,” kata dia.

Saat ini kedua wartawan sedang dirawat di ruang IGD RS Mitra Sejati. (SR)

Hotel Terbesar di Dunia Akan Dibuka di Mekkah

RIYADH – Sebuah hotel terbesar di dunia rencananya akan dibuka di kota suci umat Islam, Makkah, tahun depan. Hotel yang diberi nama Abraj Kudai itu akan berisi 10 ribu kamar dengan luas mencapai 1,4 juta meter persegi.

Selain berisi puluhan ribu kamar, hotel ini juga akan berisi 70 restoran, pusat perbelanjaan dan ballroom mewah. Hotel ini akan terbuka untuk umum, tapi lima lantai akan disediakan untuk keluarga kerajaan Saudi sebagai akomodasi liburan seperti dikutip dari laman Independent, Sabtu (13/8/2016).

Hasil gambar untuk foto abraj kudai di mekkah

Menurut Telegraph, arsitektur hotel ini seperti benteng gurun tradisional. Hotel terbesar di dunia ini akan terletak dua kilometer dari masjid terbesar di dunia, Masjidil Haram, yang mampu menarik sekitar lima juta Muslim setiap tahunnya saat musim ibadah haji atau umrah.

Pembangunan hotel ini menghabiskan data sebesar 2,7 miliar poundsterling. Pembangunan hotel ini didanai oleh Departemen Keuangan Arab Saudi dan dirancang oleh kelompok Dar al-Handasah, konsultan desain proyek internasional.

Pembangunan sejumlah tempat plesiran di Makkah ini mengundang kritikan dari direktur Islamic Heritage Research Foundation, Irfan Al-Alawi. Ia menyebutnya sebagai “Mekkah-Hattan” untuk menggambarkan kondisi kota Makkah saat ini.

“Semuanya telah tersapu untuk membuat jalan bagi barisan hotel mewah, yang menghancurkan kesucian tempat itu dan menetapkan harga yang tidak bisa dijangkau oleh jamaah haji biasa. Ini adalah hari terakhir Makkah. Ibadah haji seharusnya menjadi sederhana, bagian dari ritual sederhanam tetapi telah berubah menjadi sebuah pengalaman yang lebih dekat dengan Las Vegas, yang sebagian besar jamaahnya tidak mampu,” kata Al-Alawi. (sindoNews)