IndoTrEC 2016 Bahas Infrastruktur Yang Handal Guna Dukung KSPN

MEDAN, LN  –  Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bekerjasama dengan Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI) Jawa Barat dan Sumut menggelar Indonesia Traffic Engineering and Road Environment Camp (IndoTrEC) 2016 pada 23-24 November 2016 di Santika Premiere Dyandra Hotel, Medan.

IndoTrEC kali ini bertajuk ‘Better Connectivity  Attractive Region’ yang fokus membahas infrastruktur jalan dan jembatan berkonsep wilayah wisata.

Ketua Panitia, Idris Lubis menyebutkan, bahwa jalan dan jembatan yang baik bukan sekadar jalan yang dapat dilalui dengan cepat, namun jalan yang dapat dilalui dengan nyaman dan aman. Ia menegaskan, bahwa IndoTrEC kali ini akan fokus membahas pembangunan infrastruktur menuju Danau Toba.

“Kami akan mendukung program pemerintah yaitu pengembangan pariwisata nasional. Jalan umum dan jalan menuju tempat wisata itu berbeda. Masyarakat harus turut menikmati pembangunan jalan wisata bukan sekadar tempat pelintasan,” sebut Idris di Santika Premiere Dyandra Hotel Medan, Selasa (22/11/2016).

Jalan Menuju Danau Toba Harus Jalan Wisata, Bukan Sekadar Jalan Lintas

Acara ini akan dihadiri penggiat transportasi, akademisi dari berbagai universitas, dan para kepala daerah. Para peserta akan berdiskusi yang harapannya dapat menghadirkan inovasi baru untuk pembangunan sarana transportasi yang layak secara spesifik untuk Danau Toba.

“Kita mau mempertemukan temuan-temuan atau riset dari berbagai pihak tentang jalan yang cocok untuk kawasan pariwisata. Universitas yang dipastikan hadir itu Universitas Sumatera Utara dan Universitas Katolik Parahyangan. Kepala daerah juga kita undang, bahkan Bupati Banyuwangi besok dipastikan hadir,” sambungnya.

Sedangkan Ketua HPJI Jabar, Agus Bari mengungkapkan, untuk mensukseskan hal ini, perlu ditanamkan kerja sama lintas kementrian, yakni Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Pariwisata, Perhubungan, Lingkungan Hidup dan Perekonomian.

“Semua harus berperan. Kita sudah mengundang berbagai kementerian untuk ikut membahas hal ini. Perwakilan masing-masing dipastikan hadir, tapi kalau menterinya menunggu kabar di detik terakhir,” ucap Agus Bari.

IndoTrEC tahun  2016 ini dikaitkan  dengan pengembangan  wilayah yang diarahkan kepada penyiapan jaringan yang handal  pada kawasan-kawasan strategis, antara lain pariwisata,    pertanian, pangan dan industri.  Medan dipilih karena  dianggap tepat sebagai penguatan  konektivitas  ke Kawasan Strategis Pariwisata  Nasional (KSPN)  Danau  Toba yang  menjadi 10 prioritas utama pengembangan pariwisata nasional. (SR)

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s