Kategori: Ekonomi

PDAM Tirtanadi Medan Labuhan Kecewakan Konsumen

Medan, LasserNews

ES dengan raut wajah kecewa saat berbincang-bincang dengan Ketua LSM LASSER DPP Sumut, Sri Yuanita Chan tentang pelayanan PDAM Tirtanadi, Selasa (4/3). ES kecewa dengan pelayanan PDAM Tirtanadi Medan Labuhan yang diduganya telah melakukan penghitungan di meteran air minum di rumah kediamannya yang baru ditempatinya pertengahan September 2013 yang lalu di Pasar IV Barat D/S.

Awalnya ES menerima tagihan rekening dari PDAM Tirtanadi untuk bulan Agustus 2013 hanya sebesar Rp. 6.000,- saja. Kemungkinan karena baru menempati rumah dan juga ES dan istrinya tidak ada anak yang ikut tinggal di sana. Di bulan selanjutnya September 2013 penggunaan air (liter) di angka meteran 7050 dan jumlah yang dibayarkan sebesar Rp. 15.337,50,-. Namun anehnya di bulan Oktober dengan penggunaan air (liter) diangka meteran yang sama seperti di bulan September pemakaian (liter) 7050 menurun menjadi Rp. 6.000,- sama seperti ES baru menempati rumah barunya tersebut.

ES kaget saat di bulan berikutnya rekening melonjak hingga mencapai Rp. 42.649,00,- dengan pemakaian (liter) 16.420. Saat itu Kepala Cabang PDAM Tirtanadi Medan Labuhan adalah Syaiful Bahri Nasution, SE.

Saat ini Kepala Cabang PDAM Tirtanadi telah digantikan oleh Riri namun tagihan nrekening PDAM Tirtanadi tetap mencapai di atas 40 ribuan rupiah. Di bulan Februari rekeningnya Rp. 44.477,50,-

Hal inilah yang membuat ES kecewa bagaimana mungkin dengan kondisi tidak ada orang di rumah pagi hingga sore akan tetapi angka rekening mencapai Rp. 44.477,50,-?

Tim LasserNews lalu mendatangi Kacab Medan Labuhan, Riri untuk mengkonfirmasikan kenapa tagihan rekening ke konsumen terkesan acak-acakan, Selasa (18/2). Namun sambutan Riri tidak ramah malah bernada ketus kepada wartawan dan berucap, “Itu masih murah pak.”

Jawaban Kacab Medan Labuhan yang tidak memuaskan tersebut membuat ES kecewa karena sebagai konsumen sudah sangat dikecewakan pihak PDAM Tirtanadi. Apalagi air yang mengalir sangat kecil di rumahnya. Bahkan juru meter PDAM Tirtanadi tidak pernah datang karena sejak tagihan rekeningnya mencapai 40 ribuan rupiah, ES selalu menunggu hingga tanggal 15 di setiap bulannya.

Ternyata menurut ES ada lagi tetangganya TP yang terkejut tak mengerti karena petugas PDAM Tirtanadi mengatakan TP masih mempunyai hutang kepada PDAM Tirtanadi sebesar dua juta rupiah.

ES menduga adanya permaian dalam penghitungan pemakaian air PDAM Tirtanadi selama ini.

Ketua LSM LASSER DPP Sumut Sri Yuanita Chan mengatakan agar pihak konsumen sebaiknya jangan cuek dan permisif terhadap penghitungan tarif pemakaian air minum. Sebaiknya berhati-hati dan mengecek ualng kembali di meteran air masing-masing sebelum dibayarkan rekeningnya. Sebab konsumen atau pelanggan yang teliti akan menciptakan masyarakat yang kritis dan maju. Nilai air memang tidak seberapa namun jika penghitungannnya acak-acakan akan menciptakan pembohongan publik.

Diharapkan perusahaan BUMD khususnya PDAM Tirtanadi harus dikaji ulang atau dievaluasi kembali kinerjanya oleh tim auditor yang ada di Provinsi Sumut atau pun pusat. (tim)

Iklan

DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Sumut Tolak Kenaikan BBM

Medan, LN.wp.com

Ratusan massa yang menamakan dirinya Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPW FSPMI) Sumut yang juga tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) melakukan aksi damai menolak kenaikan BBM dan beberapa tuntutan mereka di depan kantor Gubsu Jl P. Diponegoro Medan.

Minggu Saragih, Ketua Koordinator Aksi dalam orasinya mengatakan bahwa pemerintah yang akan menaikkan harga BBM dianggap sangat tidak berpihak kepada nasib rakyat dan buruh dan malah akan memiskinkan rakyat Indonesia.

Kenaikan upah rata-rata buruh/pekerja tahun 2013 sebesar 18,23% akan tergerus dengan naiknya harga-harga kebutuhan pokok, perumahan, transportasi, kesehatan dll. Kenaikan upah buruh tersebut belum dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari. Konsumsi BBM bersubsidi semakin meningkat karena gagalnya pemerintah mengefektifkan pemakaian gas untuk pembangkit tenaga listrik, industri dan transportasi dalam negeri. Bahkan tak jarang kelangkaan gas terjadi di dalam negeri dan SPBG justru banyak tutup sementara gas Indonesia justru dijual ke luar negeri dengan harga yang sangat murah.

Selanjutnya pemadaman aliran listrik bergilir di Sumut marak terjadi yang pasti merugikan seluruh masyarakat karena listrik telah menjadi kebutuhan mendasar bagi masyarakat dalam segala hal. Bahkan ada indikasi bahwa pemadaman aliran listrik adalah untuk menimbun BBM karena issue kenaikan BBM yang begitu besar.

FSPMI menilai pemerintah pusat lamban dalam menentukan sikap kesejahteraan rakyat khususnya kaum buruh dan hal ini dibuktikan dengan belum dibentuknya aturan teknis pelaksanaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenaga Kerjaan yang akan menanggung seluruh biaya pengobatan disaat buruh sakit dan jaminan pensiunan buruh.

Situasi perburuhan di Sumut juga tidak baik dan banyak mengalami persoalan-persoalan dalam menuntut hak-haknya yang telah diatur dalam UU Ketenaga Kerjaan karena banyaknya pengusaha yang melanggar hukum tenaga kerja namun pihak Dinas Tenaga Kerja dan aparat hukum hanya diam tanpa bisa berbuat apa-apa.

Belum lagi rencana Gubsu terpilih Gatot Pujo Nugroho yang ingin menghapuskan sistem Upah Minimum Provinsi yang dipastikan akan menyengsarakan kaum buruh sebab para pengusaha akan sewenang-wenang memberikan upah murah kepada kaum buruh.

Selain itu FSPMI juga meminta pertanggungjawaban pihak Lion Air atas hilangnya satu unit Note Book inventaris DPW FSPMI Sumut sehingga FSPMI kehilangan data-data anggota FSPMI yang sangat berharga dan mengakibatkan kerugian dipihak FSPMI. Pihak Lion Air dianggap lalai dalam melayani konsumennya.

Pemerintah SBY akan memberikan kompensasi kenaikan BBM melalui BLSM (Bantuan Langsung Sementara Masyarakat) dan BLT (Bantuan Langsung Tunai) dianggap bermotif politis. Sementara itu pemerintah juga belum mampu mengendalikan kebebasan pasar yang dengan rencananya menaikkan harga BBM telah dimanfaatkan spekulan untuk menaikkan harga barang-barang.

Harri S. seorang pensiunan Pemko Medan mengatakan kepada LN.wp.com bahwa solusi pemerintah dengan Program BLSM dan BLT itu hanya bisa untuk makan satu hari atau dua hari satu keluarga. Sementara itu dalam sebulan ada 30 hari, lalu akan makan apa masyarakat yang tidak mampu dalam 29 harinya lagi. Sehingga BLSM dan BLT tidak sebanding dengan apa yang akan mereka rasakan dengan naiknya harga barang-barang setelah kenaikan BBM.

Jika pemerintah memberikan dana puluhan triliun untuk BLSM dan BLT kepada masyarakat yang tidak mampu akan jauh lebih baik jika dana tersebut digunakan untuk pembanguinan infrastruktur yang bisa menjadikan stimulus ekonomi bagi rakyat. Tenaga kerja akan terserap melalui proyek-proyek pembangunan jalan-jalan, jembatan dan lain-lain.

Sementara itu, seorang aktifis LSM Perisai Indonesia mengatakan bahwa semestinya pemerintah melakukan penghematan anggaran di sana sini dengan mengevaluasi dana APBN tahun 2013 yang telah disusun pemerintah. Terutama untuk belanja modal dan belanja pegawai. (tim)

MPI Sebagai Elemen Masyarakat Ingin Berikan Sumbangsihnya Kepada Masyarakat

Medan, LasserNews.wordpress.com

Saat berlangsungnya kegiatan Program Gerakan Bersih Pasar Tahun 2013 di Pasar Kwala Bekala Medan, Selasa (30/4) tampak puluhan  massa MPI Kecamatan Medan Johor turut serta berperan sebagai relawan dalam membersihkan Pasar Kwala Bekala Medan tersebut. Usai pemberian sapu lidi secara simbolik kepada Ketua DPC MPI Medan Johor oleh Dirut PD Pasar Benny Sihotang maka Busor langsung mengarahkan relawan MPI tersebut untuk membersihkan pasar Kwala Bekala.

Busor selaku pengelola Pasar Kwala Bekala dan jugaKetua MPI DPC Kecamatan Medan Johor saat ditanyakan perannya di sana mengatakan bahwa MPI Kecamatan Medan Johor sebagai salah satu elemen masyarakat dan dalam kegiatan ini adalah sebagai relawan yang ingin berperan serta dalam segala kegiatan yang ada sehingga dapat memberikan kerja nyata kepada masyarakat menuju masyarakat aman, makmur dan tentram.

Busor selaku pengelola Pasar Kwala Bekala senantiasa berkoordinasi dengan PD Pasar Kota Medan dalam kegiatan yang ada di pasar tersebut untuk lebih meningkatkan sisi positif agar masyarakat lebih memilih berbelanja di Pasar Kwala Bekala Medan karena berbelanja di pasar tradisional harga bisa ditawar, rasa kekeluargaan yang cukup tinggi dan tidak seboros berbelanja di pasar modern.

Pasar Kwala Bekala sendiri sejak dikelola oleh Busor yang mengatur bagian jaga malam, parkir dan kamar mandi dan juga kebersihan pasar tersebut sejak tahun 2012 yang lalu telah berusaha menciptakan suasana aman, bersih juga tidak pengap serta lebih kondusif di pasar tersebut.

Jhon F Girsang, Sekretaris DPC Kecamatan Medan Johor mengatakan bahwa sejak dikelola oleh Busor, Pasar Kwala Bekala Medan telah menjadi pasar tradisional yang jauh lebih bersih, lebih teratur dan lebih aman dibandingkan waktu sebelum dikelola Busor. “Kami sebagai massa MPI di sini sebagai relawan yang diarahkan Busor dalam tugas jaga malam, parkir dan kamar mandi  sehingga kami berusaha melaksanakan tugas tersebut dengan sebai-baiknya,” demikian penjelasan Jhon F Girsang kepada LasserNews.wp.com. (SR)

PD Pasar Kota Medan Giatkan Program Gerakan Bersih Pasar Tahun 2013

Medan, LasserNews.wp.com

PD Pasar Kota Medan beserta instansi lainnya yang terkait dan juga elemen masyarakat bersinergi dalam kegiatan Program Gerakan Bersih Pasar Tahun 2013 di Pasar Kwala Bekala Medan, Selasa (30/4). Program Gerakan Bersih Pasar di Pasar Kwala Bekala ini mengambil tema “Pasar Bersih, Sehat, Tertib & Aman Tanggung Jawab Kita Bersama.”

Dalam kegiatan ini hadir pula dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yakni PD Rumah Potong Hewan dan Medan Zoo Medan (Taman Margasatwa Medan) yang bersinergi dalam mensosialisasikan semua program yang telah dicanangkan Pemko Medan.

Selain itu Masyarakat Pancasila Indonesia (MPI) sebagai elemen masyarakat juga turut serta menunjukkan perannya dalam kegiatan Program Gerakan Bersih Pasar tahun 2013 di Pasar Kwala Bekala ini.

Dirut PD Pasar Benny Sihotang mengatakan bahwa dirinya berharap dengan diadakannya kegiatan Gerakan Bersih Pasar tahun 2013 ini akan dapat melestarikan keberadaan pasar tradisioanl yang ada di kota Medan. Benny juga mengatakan jika pasar tradisional di Pasar Kwala Bekala ini aman, bersih dan teratur maka masyarakat akan lebih senang berbelanja di tempat ini. Dan kegiatan ini akan tetap dilaksanakan ke berbagai pasar tradisonal lainnya yang ada di Kota Medan ini.

PD Rumah Potong Hewan juga dalam kegiatan ini sekaligus juga dapat berdialog tentang harga daging sapi dengan para pedagang daging.

Sedangkan jajaran Medan Zoo dalam kegiatan ini dapat mensosialisasikan keberadaan Taman Margasatwa Medan dengan membagikan brosur-brosur dan juga membawa beberapa satwa seperti ular Sanca Papua jenias Albertis dan satwa jenis primata yang telah jinak agar masyarakat tertarik berkunjung bersama keluarganya ke Medan Zoo yang berlokasi di Simalingkar B Kota Medan. (SR)

Hut Semen Andalas, Akan Semakin Tingkatkan Kualitas

Medan, LasserNews

Ratusan undangan PT  Lafarge Cement Indonesia tampak memadati lantai II dan lantai III Hotel Hotel Grand Aston Medan, Sabtu (27/4) malam. Malam tersebut adalah diselenggarakannya acara ulang tahun Semen Andalas yang terkemuka di negeri kita ini.

Acara tersebut dihadiri para pejabat, para pengusaha dan relasi bisnis PT Lafarge Cement Indonesia dan para undangan lainnya. termasuk juga beberapa artis top ibukota yang diundang untuk memeriahkan acara tersebut.

PT Lafarge Cement Indonesia adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang usaha semen yang memiliki nama besar yaitu Semen Andalas Indonesia. Hampir di semua sektor pembangunan di Indonesia mulai dari perumahan mau pun perkantoran dan juga gedung-gedung yang menjulang tinggi di Jakarta menggunakan semen Andalas Indonesia. bahkan dari sabang hingga Merauke juga telah menggunakan semen Andalas Indonesia sejak dahulu.

Para undangan yang hadir juga ditanyakan apakah pernah menggunakan produk semen Andalas Indonesia? Semuanya menjawab telah menggunakan semen Andalas Indonesia bahkan selalu memakai semen Andalas Indonesia setiap membangun sesuatu.

Untuk membahagiakan pelanggannya PT Lafarge Cement Indonesia dalam hari jadinya tahun 2013 ini memberikan doorprize kepada pemenang yang diundi untuk mendapatkan hadiah tiket pesawat Medan – Hongkong – Maroko pulang pergi termasuk biaya akomodasi/penginapan dibiayai sepenuhnya oleh perusahaan.

Pimpinan perusahaan PT Lafarge Cement Indonesia mengatakan bahwa terselenggaranya acara ini adalah karena kekompakan dan kerja sama yang baik dari seluruh pihak dalam perusahaan mulai dari pimpinan, staff dan karyawan yang salin bahu membahu dengan melakukan pekerjaannya hingga mampu berjalannya acara ini dengan sukses dan lancar. (SR)

 

 

 

Erwin Nasution Lantik P3RI Cabang PTPN IV

Medan, LasserNews

Dirut Erwin Nasution mengatakan sangat bahagia dapat hadir di tengah-tengah keluarga besar Persatuan Purnakaryawan Perkebunan Republik Indonesia (P3RI) Cabang PTPN IV, pada acara pelantikan/ pengukuhan pengurus P3RI periode 2013 – 2017, Selasa (9/4/2013) siang di Medan Club Medan.
Suasana pelantikan/ pengukuhan ini merupakan ajang untuk bertatap muka dan saling melepas rindu antara warga perkebunan yang bernaung dalam wadah P3RI. Suatu kebanggaan bagi saya bahwa musyawarah pemilihan ketua, yang dilaksanakan pada tanggal 20 Pebruari 2013 yang lalu telah melahirkan suatu kesimpulan yang baik bagi organisasi, secara demokratis dengan penuh integritas, kompetensi serta semangat dengan kepercayaan yang tinggi dari anggota, sebut Dirut Erwin Nasution.
Menyinggung mengenai perusahaan, Erwin Nasution mengatakan bahwa tahun 2012 telah dilalui dengan berbagai macam hambatan/ kendala, sehingga sedikit menurun dibanding tahun 2011, namun penurunan itu berlaku bagi PTPN/ Perkebunan kelapa sawit lainnya. Di tahun 2013 ini perkebunan kelapa sawit tidak sebaik tahun 2012, mengingat situasi perekonomian Asia dan Yunani serta Eropa yang belum stabil.
Saya merasa bahagia dan bangga, karena Pengurus/ Anggota P3RI yang ada telah memberikan pemikiran dan doa kepada perusahaan, agar perusahaan tetap maju dan berkembang, semoga perusahaan di tahun 2013 ini dapat berjalan dengan baik dan sukses.
Tampak hadir dalam acara Pembina P3RI (Erwin Nasution/Dirut, Andi Wibisono/Dirsdm), Ketua Umum Pengurus Besar P3RI RM Sitompul, MBA dan Sekum Drs. H. Idrus, SH, MM, Ak, penasihat P3RI Cab PTPN IV, Pengurus P3RI Cab PTPN I, PTPN II, PTPN III dan PTPN IV serta undangan lainnya.
Ketua Terpilih Mahyuzar Maimun, SE dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang telah diberikan dari anggota untuk memimpin kembali organisasi P3RI ini periode 2013 – 2017. Terimakasih juga disampaikan kepada pembina, penasihat, mudah-mudahan amanah yang diberikan dapat saya emban dengan baik bersama pengurus lain. Memang kepengurusan yang terbentuk agak gemuk dengan tujuan dapat mensosialisasikan seluruh program yang ada hingga ke bawah nantinya yang berkaitan dengan P3RI, misalnya kenaikan gaji pensiun, pelayanan kesehatan dan yang paling utama jalinan silaturahmi harus tetap dijaga dan ditingkatkan.
Sementara Ketua Umum PB P3RI RM Situmpul, MBA menyebutkan sangat bahagian dapat datang ke Medan dan melihat perkembangan 3 tahun terakhir kepengurusan P3RI Cab PTPN IV, program yang dilahirkan oleh PB sudah berjalan dengan baik di PTPN IV ini. Pengurus P3RI sebenarnya yang diandalkan selain pemikiran juga doa yang ikhlas dan khusus untuk kemajuan perusahaan masing-masing. Pengurus bahagia bukan karena materi, melainkan hanya perhatian yang diterima dari perusahaan.
Menjadi pengurus P3RI yang diharapkan adanya kemauan, waktu, kesehatan serta memiliki integritas agar organisasi dapat berjalan sesuai program, sebut RM Situmpul. Turut memberi sambutan Ketua SP-Bun PTPN IV Wispramono Budiman.
Seusai pelantikan/ pengukuhan pengurus P3RI Cab PTPN IV, salah satu pengurus H. Buana Ginting, SH membaca puisi hasil karyanya sendiri dengan judul “Purnakarya Menyeberang ke Medan Laga”. Tampak hening dan hikmat saat Buana Ginting membacakan puisi dengan penuh ekspresi dan suara yang jelas dan lugas. (SR)

Ekonomi Regional Timpang, Pasar Kerja Formal Indonesia Tumbuh Lamban

Jakarta, LasserNews.wp.com

Lima tahun terakhir ini perekonomian Indonesia tumbuh mengesankan bahkan termasuk salah satu yang terkemuka di dunia. Namun pertumbuhan ekonomi yang baik ini ternyata belum tersalurkan dengan baik ke pasar kerja sehingga pergeseran pekerja informal ke formal dalam tiga tahun terakhir justru stagnan.

Laporan Tren Ketenagakerjaan dan Sosial Indonesia 2012 Organisasi Buruh Internasional (ILO) yang disusun ekonom ILO, Emma Allen dan diluncurkan di Jakarta, Kamis (4/4) telah mencatat stagnannya pasar kerja di Indonesia ini.

Ketimpangan perekonomian regional membuat peralihan pekerja Informal ke formal masih berjalan lamban. Kegiatan ekonomi formal tahun 2012 baru 46,6 persen belum banyak bergerak dari tahun 1998.

Emma menilai bahwa berbagai rencana investasi infrastruktur serta manufaktur pemerintah dan swasta bakal mempercepat peralihan pasar kerja tersebut. Selanjutnya pemerintah harus membuat strategi yang tepat tahun 2013 namun investor justru memilih menunggu dan melihat perkembangan nasional.

Kondisi ini akan mempengaruhi penyerapan tenaga kerja dan tingkat pengangguran akan menurun, terutama di kalangan pencari kerja lulusan diploma dan universitas. Hal ini menunjukkan permintaan pasar kerja terhadap pencari kerja trampil dan terdidik meningkat.

Antara Agustus 2011 dan agustus 2012 sebanyak 1.137.755 lapangan kerja telah tercipta. Tingkat pengangguran menurun hampir di semua provinsi kecuali Aceh dan Sulawesi Tenggara. (kompas.com)