Kategori: Pendidikan

Prof. DR H. Paul Sirait SKM, MM, MKes Dikukuhkan Menjadi Guru Besar STIKES Sumut

Medan, LN. Bertempat di Santika Dyandra Medan berlangsung pengukuhan Prof. H. DR. Paul Sirait SKM, MM, MKes sebagai Guru Besar STIKES Sumut,  Kamis (13/4).
Dalam acara tersebut dihadiri Gubsu T. Erry Nuradi, dosen-dosen STIKES, civitas akademisi STIKES Sumut, tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh pendidikan Sumut.

Dalam kata sambutannya T. Erry menyebutkan bahwa perguruan tinggi tidak hanya berfungsi mencetak sarjana, master dan doktor saja namun juga seorang profesor atau guru besar.

Foto : Gubernur Sumut T. Erry Nuradi dan Guru Besar STIKES Sumut yang baru dikukuhkan di Santika Dyandra, Kamis (13/4).
“Guru Besar dan tidak disebut sebagai Dosen Besar, karena hal ini mengandung arti bahwa seorang Guru Besar pada hakikatnya adalah seorang pendidik sekaligus peneliti yang hasil penelitiannya ditunggu oleh masyarakat luas sebagai bagian dari wujud pengabdiannya,” ucap Tengku Erry saat menghadiri Pengukuhan Prof DR H Paul Sirait, SKM, MM, MKes sebagai Guru Besar bidang Ilmu Keperawatan pada Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Sumut di Hotel Santika Medan, Kamis (13/4/2017).
Dalam kesempatan itu, Gubsu Erry juga mengatakan bahwa membicarakan SDM kaitannya dengan daya saing suatu bangsa tidak dapat dipisahkan dari peranan Perguruan Tinggi sebagai kawah candara dimuka untuk melahirkan SDM yang berkualitas.
“Atas nama Pemerintah Provsu, pribadi dan keluarga, kami mengucapkan Selamat kepada Pak Paul Sirait serta keluarga atas raihan prestasi berupa jabatan akademik tertinggi sebagai Guru Besar. Masyarakat Sumut bangga karena kita tahu bahwa belum banyak akademis di bidang keperawatan yang telah mencapai jabatan akademik tertinggi ini,” tutur Erry.
T. Erry berharap, Prof Paul Sirait dapat memberikan solusi sekaligus motivasi khususnya bagi para dosen untuk terus memacu prestasi dalam pengembangan keilmuannya sehingga dapat pula mencapai jabatan akademik tertinggi sebagai dosen sudah barang tentu menjadi seorang Guru Besar. “Jadikan gelar ini sebagai spirit yang senantiasa membangkitkan inspirasi baru guna melahirkan karya-karya yang lebih brilian dan bermanfaat bagi khalayak umum,” tandas Erry.
Sebelumnya, Prof Paul Sirait dengan orasi ilmiahnya berjudul ‘Kemiskinan, Pelayanan Kesehatan dan Indeks Pembangunan Manusia’, menyebutkan bahwa kemiskinan merupakan salah satu masalah yang paling mendesak untuk segera diatasi terutama di negara berkembang dan negara miskin dimana angka kemiskinan di Sumut hampir sama dengan angka kemiskinan nasional yaitu 10,35 persen.
Ketua Yayasan STIKes Sumatera Utara Asman Karo-karo melaporkan bahwa Guru Besar Keperawatan yang ada di Indonesia masih 6 orang maka dengan dikukuhkannya tadi Prof Paul Sirait, jumlah  Guru Besar menjadi 7 orang. (SR)
Iklan

Pelaksanaan UN Tahun 2013 SMPN 2 Medan Berjalan Lancar, Aman dan Kondusif

Medan, HR

Pelaksanaan UN tahun 2013 di SMPN 2 Medan yang terletak di Jalan Brigjen Katamso Kampung Baru Medan Kecamatan Medan Maimun mulai tanggal 22 April hingga 25 April 2013 diharapkan dapat berjalan lancar, aman dan kondusif tanpa kendala yang berarti; baik dari pengiriman logistik Ujian Nasional (UN) tingkat SMP sederajat yang berupa naskah soal dan lembar jawaban juga dari panitia, pengawas maupun peserta ujian.

Hal ini disampaikan Kepala Sekolah SMPN 2 Medan  H Muslim Lubis MPd kepada HR, Selasa (23/4). “UN tahun 2013 ini jauh berbeda dari tahun sebelumnya karena UN ini terdiri dari paket naskah soal yang berbeda sehingga jika terdapat kesalahan pada pengisian LUJN maka peserta harus mengganti LJUN beserta naskah soal yang baru,” jelasnya.

 

Exif_JPEG_PICTUREExif_JPEG_PICTURE

Selanjutnya Muslim juga mengatakan bahwa pelaksanaan ujian Nasional pada tingkat SMP/MTs merupakan kelanjutan dari ujian nasional pada tingkat SMA/MA serta SMK sehingga menjadi estafet dari program nasional yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan kelulusan siswa/i se Indonesia. Peserta UN dari SMPN 2 Medan tahun 2013 ini berjumlah 325 siswa/i ditambah 5 siswa dari SMP Swasta Irafles yang menumpang ujian dan terdiri dari 18 ruangan.

“Saya berharap semua siswa/i SMPN 2 Medan dapat melaksanakan UN tahun 2013 ini dengan lancar, aman dan sukses baik dalam pelaksanaannya juga sukses prestasinya,” pungkas Muslim.

Walikota Medan, Rahudman Harahap pada, Selasa (23/4) juga menyempatkan diri meninjau jalannya pelaksanaan UN tahun 2013 di SMPN 2 Medan yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Parluhutan Hasibuan dan sejumlah pimpinan SKPD  jajaran Pemko Medan lainnya. Dalam peninjauan ini hanya satu siswa yang tidak hadir dikarenakan sakit. (jon)

Pelantikan Rektor dan Peringatan HUT ke-30 Yayasan Sari Mutiara Bidang Pendidikan

Medan, LasserNews.wordpress.com

Suasana meriah dan bersahaja tampak memenuhi kampus Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan. Hari itu, Selasa (29/1) acara pelantikan Rektor Universitas Sari Mutiara Indonesia, Dr. Dra. Ivan Elisabeth Purba, MKes sekaligus juga memperingati HUT ke-30 Yayasan Sari Mutiara di Bidang Pendidikan di Jl Kapten Pattimura No 79 Medan.

Tampak hadir dalam acara tersebut Dewan Pembina Yayasan Sari Mutiara Parlindungan Purba SH>MM, Ketua Badan Sari Mutiara Medan Drs. W. Purba, Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut dan Aceh, Prof. Dian Armanto, ketrua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (APTISI) Wil-I Sumut dan seluruh jajaran pengurus APTISI Sumut. Bupati/Walikota se-Sumut, para Rektor, Direktur dan Pimpinan Yayasan PTS se-Sumut, Kantor Wilayah I PT Bank Mandiri Tbk dan jajarannya, para Ketua/Pengurus Asosiasi Profesi Provsu, pengurus APINDO, PSMTI, dan INTI Sumut, Senat Universitas Sari Mutiara Indonesia, tokoh-tokoh masyarakat, civitas akademika Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan. Dr. Dra Ivan Elisabeth Purba MKes, Rektor Universitas Sari Mutiara Indonesia yang baru dilantik dalam kata sambutannya mengatakan bahwa dirinya merasa yakin akan dapat melaksanakan tugas barunya sebagai Rektor Universitas Sari Mutiara Indonesia dengan mengharapkan dukungan dan doa serta kerja sama dari Koordinator Kopertis Wilayah I dan juga dukungan dari Bupati/Walikota se-Sumut, Pemprovsu dan bantuan dukungan dari semua undangan.

Universitas Sari Mutiara Indonesia merupakan pengembangan STIKes Mutiara Indonesia dengan berbagai program studi yang dipercayakan pemerintah Republin Indonesia lewat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Diharapkan kehadiran Universitas Sari Mutiara Indonesia di Kota Medan ini dapat melengkapi keberadaan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta yang telah ada di Sumut ini. Dan Ivan Elisabeth berharap dengan adanya Universitas Sari Mutiara Indonesia ini dapat mengurangi tingkat pilihan masyarakat Sumut untuk kuliah ke perguruan tinggi di luar Sumut dengan meningkatkan tempat kuliah yang nyaman dan bermutu. (SR)

Panaihilir Minim Pendidikan Tinggi

Labuhanbatu, LasserNews.wordpress.com

“Mayoritas pelajar tamatan SMAN 1 di Kecamatan Panaihilir Kabupaten Labuhanbatu enggan melanjtkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi karena pola pikir masyarakat yang masih bertahan di masyarakat dan faktor ekonomi,” demikian ungkap Wakil Kepsek SMAN 1 Kecamatan Panai Hilir Labuhanbatu P Simbolon, Selasa (5/2).

Padahal sumber daya manusia tamatan SMAN 1 Panai Hilir tidak kalah saing dengan tamatan sekolah negeri lainnya. Hal ini disebabkan beberapa faktor seperti faktor ekonomi, pola pikir orangtua yang tidak mementingkan pendidikan tinggi untuk anaknya sehingga sering terjadi beberapa pelajar harus putus sekolah dan menikah, paparnya lebih lanjut.

Inilah tantangan kami sebagai pelaku pendidikan disini yang berusaha untu merubah pola pikir para orangtua pelajar agar mau membuat perubahan ke arah yang lebih baik lagi. Apalagi jika harus berakhir dengan pernikahan, jelas P Simbolon.

Sementara itu Wakil Bupati Pemkab Labuhanbatu Suhari Pane dan Sekretaris Dewan Pendidikan Labuhanbatu Tatang Hidayat Pohan memberikan motivasi kepada pelajar di SMAN 1 tersebut sebagai pencerahan buat para pelajar betapa pentingnya pendidikan ke perguruan tinggi buat pelajar yang berprestasi baik dari keluarga miskin atau pun kaya. Diharapkan para pelajar tidak memikirkan biaya dan berusahalah terus belajar agar mencapai prestasi sehingga dapat menimba ilmu yang setinggi-tingginya sebagai bekal kita ke depannya nanti.

Salah seorang orangtua pelajar SMAN 1 Panai Hilir mengatakan bahwa keengganan mereka untu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terkendala faktor ekonomi orangtua sehingga mereka lebih baik menikah setamat SMA. Namun jika pemerintah dapat memberuikan bantaun penuh tentang biaya pendidikan di perguruan tinggi mereka yakin akan banyak pelajar di Panai Hilir yang akan melanjutkan pendidikannya lagi. “Berapalah penghasilan kami disini sebvagai petani dan nelayan,” ungkap Hirmansyah. (sr)

SMPN 34 Medan Semakin Meningkatkan Kemajuan Prestasi Siswanya

Medan, LasserNews.wordpress.com

Saat memasuki halaman SMPN 34 Jalan Zein Hamid Gang Perbatasan Baru Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Medan Maimun, terasa nuansa kesejukan dan asri dari pepohonan yang ada di sekolah tersebut. Cat jingga yang terpoles rapi pada dinding sekolah menambah semarak dan dapat menambah semangat belajar para siswa/i yang belajar di sekolah tersebut.

Jaya Dwipa Tarigan SPd, Wakil Kepala Sekolah SMPN 34 MEdan yang ditemui wartawan LasserNews.wp.com di ruang kerjanya yang didampingi PKS Kesiswaan Asnan Surbakti SPd, Selasa (18/09) mengatakan bahwa sejak di bawah pimpinan Ibu Lesma Naibaho, SMPN 34 Medan semakin berkembang dan maju. Dengan jargon sekolah mereka “CERMAT” yang berarti cerdas, efektif, rajin, mandiri, aktif dan terampil untuk memacu semangat belajar dan prestasi para siswa yang belajar di sekolah tersebut.

Bahkan untuk membuat para siswa/inya terus mengingat jargon sekolah mereka, Lesma Naibaho selaku Kepala Sekolah SMPN 34 Medan bekerja sama dengan guru bidang studi Kesenian Rimaune Situmeang SPd membuat lagu “Mars SMP Negeri 34 Medan” yang bernuansa jargon sekolah SMPN 34 Medan tersebut dan dinyanyikan setiap upacara setelah menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu-lagu wajib.

Saat ditanyakan LasserNews tentang prestasi para siswa/i di sekolah tersebut Jaya melanjutkan ada siswa yang berprestasi dalam lomba baca Al-Qur’an, Rifqi Aulia Azizi Harahap. Dan diharapkan dengan fasilitas sekolah yang ada saat ini seperti lapangan olahraga bulu tangkis, futsal dan tempat latihan karate, Paskibra, paduan suara dan latihan alat musik angklung para siswa giat berlatih sehingga mampu mencapai prestasi yang diharapkan pihak Kepala Sekolah dan para guru pengajar di SMPN 34 Medan ini. “Selain semua itu sebagai mata pelajaran ekstra kulikuler ada lagi kegiatan Pramuka dan dokter muda,” lanjutnya.(SR)

“Mars SMP Negeri 34 Medan”
“CERMAT”

SMP Negeri tiga puluh empat, tempatku mengajar dan belajar.

Untuk membangun bangsa dan negara, serta mewujudkan cita-cita.

Cerdas, efektif, rajin, mandiri, aktif,trampil, berdiri sendiri.

Berfikir, berkarya, berkreasi, menjadi kebanggaan negeri.

Bertakwa pada Tuhan Maha Esa serta menciptakan yang insani.

Majulah bersama ‘tuk meraih prestasi cemerlang